Skincapedia.com – Implora Peeling Serum hadir sebagai solusi efektif untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan wajah dari komedo serta jerawat. Produk ini tidak hanya membersihkan, tetapi juga menutrisi, melembapkan, dan mencerahkan kulit berkat kandungan kombinasi AHA, BHA, PHA, Licorice Extract, dan Aloe Vera Extract.
Dengan harga yang terjangkau, sekitar Rp 35.000 untuk kemasan 20ml, Implora Peeling Serum menawarkan manfaat eksfoliasi yang mendalam.
|
|
| Implora Peeling Serum. Sumber shopee |
Penjelasan Mendalam Ingredients Implora Peeling Serum
Komposisi Lengkap:
Aqua, butylene Glycol, propylene Glycol, glycolic acid, glyserine, succinic acid, silanediol salicylate, Ethoxydiglycol, peg-40 hydrogenated Castor oil, trideceth-9, sodium lactate, sodium pca, hydroxypropyl methylcelluloce, DMDM hydantoyn, glycyrrhiza glabra root extract, triethanolamine, sodium hydroxide, tetrasodium edta, Iodopropynyl butylcarbamate, fructose, glycine, Inositol, lactic acid, niacinamide, urea, glabridin, benzoic acid, sodium benzoate, sodium methyl Paraben, sodium chloride, terry-dry freeze fried or spray fried aloevera powders. Propyl Paraben.
Bahan Aktif Unggulan:
Glycolic Acid: Sebagai salah satu jenis AHA yang paling banyak diteliti, glycolic acid memiliki molekul terkecil di antara AHA lainnya, memungkinkannya penetrasi lebih dalam untuk pengangkatan sel kulit mati yang efektif. Ini menjadikannya salah satu AHA paling kuat dan terbukti secara ilmiah.
Succinic Acid: Senyawa unik ini memiliki sifat antimikroba, anti-inflamasi, dan mengontrol minyak berlebih. Dengan kemampuan eksfoliasi yang lembut, succinic acid membantu membersihkan pori-pori, mendukung regenerasi sel, melindungi kulit dari radikal bebas, dan mengembalikan pH alami kulit.
Sılanediol Salicylate: Merupakan kombinasi dari organic silicium dan salicylic acid. Bahan ini dikenal karena kemampuannya menenangkan kulit (soothing), anti-inflamasi, melindungi kulit sensitif, melawan jerawat, sekaligus memberikan efek melembapkan.
Sodium PCA: Merupakan komponen alami kulit (skin identical) dan bagian dari Natural Moisturizing Factor (NMF). Sodium PCA berperan penting sebagai hidrator kulit dan penguat lapisan pelindung kulit (skin barrier).
Glycyrrhiza Glabra Root Extract (Ekstrak Akar Manis): Mengandung glabridin yang efektif menghambat produksi enzim tyrosinase yang memicu pembentukan melanin. Selain itu, senyawa Glycyrrhizin di dalamnya memiliki potensi anti-inflamasi yang kuat.
Glycine: Sebagai asam amino, glycine memiliki manfaat melembapkan kulit dan membantu proses penyembuhan luka.
Lactic Acid: Jenis AHA lain yang membantu mengikis sel kulit mati. Lactic acid juga dikenal karena kemampuannya melembapkan, sebagai antioksidan, serta menjaga keseimbangan mikrobioma dan lapisan asam pelindung kulit (acid mantle).
Niacinamide (Vitamin B3): Bahan multifungsi yang mencerahkan kulit, meredakan peradangan, mengatur produksi sebum, dan efektif melawan jerawat.
Urea: Mirip dengan sodium PCA, urea adalah komponen skin identical dan NMF yang berfungsi sebagai hidrator kulit dan mendukung kesehatan skin barrier.
Glabridin: Senyawa turunan dari ekstrak akar manis yang merupakan agen pencerah kulit (skin-whitening/depigmenting). Glabridin mampu menghambat pembentukan pigmen yang disebabkan oleh paparan sinar UV.
Terry-dry Freeze Fried or Spray Fried Aloevera Powders: Bentuk olahan dari gel lidah buaya yang bermanfaat untuk melembapkan kulit, menenangkan (soothing), dan membantu proses pemulihan luka pada kulit.
Bahan Pelengkap Pendukung:
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- Butylene Glycol, Propylene Glycol, Ethoxydiglycol: Berfungsi sebagai penetration enhancer untuk membantu bahan aktif terserap lebih baik.
- Glycerine: Merupakan skin identical yang membantu menjaga kelembapan kulit.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil & Trideceth-9: Berperan sebagai pengemulsi, membantu mencampurkan bahan berbasis minyak dan air.
- Sodium Lactate: Komponen skin identical yang menjaga hidrasi.
- Hydroxypropyl Methylcellulose: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- DMDM Hydantoin, Iodopropynyl Butylcarbamate, Benzoic Acid, Sodium Benzoate, Sodium Methyl Paraben, Propyl Paraben: Merupakan pengawet yang penting untuk menjaga stabilitas produk dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme. Konsentrasi paraben disebutkan sesuai standar yang diizinkan.
- Triethanolamine & Sodium Hydroxide: Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) untuk memastikan produk berada pada tingkat pH yang aman dan efektif.
- Tetrasodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang membantu menstabilkan formula.
- Fructose & Inositol: Berfungsi sebagai skin hydrator untuk menjaga kelembapan kulit.
- Sodium Chloride: Berperan sebagai pengental formula.
Menariknya, sebagian besar bahan pelengkap pada serum ini serupa dengan serum Implora lainnya, kecuali beberapa bahan yang di-bold di atas.
Kesimpulan Evaluasi Bahan Implora Peeling Serum
- Kandungan AHA: Terdiri dari glycolic acid dan lactic acid. Meskipun persentasenya tidak tertera, kehadiran keduanya menjanjikan eksfoliasi yang efektif.
- Kandungan BHA: Diwakili oleh silanediol salicylate. Bahan ini dapat dianggap sebagai versi salicylic acid yang lebih baik, lebih ramah untuk kulit sensitif, memberikan kelembapan, dan tidak menyebabkan kekeringan.
- Kandungan PHA: Serum ini tidak secara spesifik mencantumkan PHA klasik seperti lactobionic acid, gluconic acid, atau gluconolactone.
Namun, kehadiran Succinic Acid menjadi daya tarik utama. Berasal dari batu amber atau tumbuhan seperti tebu dan tomat, succinic acid bukanlah AHA, BHA, atau PHA, melainkan memiliki sifat serupa BHA, yaitu antimikroba, anti-inflamasi, mengontrol minyak, dan mampu melakukan eksfoliasi lembut. Sifat-sifat ini menjadikannya sebagai “Newest Anti Acne Ingredient” yang potensial.
Berkat kemampuannya yang beragam, succinic acid lebih berfokus pada penanganan jerawat dibandingkan efek peeling yang kuat. Sifat peelingnya yang ringan membuatnya cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Succinic acid sendiri bukanlah bahan baru, dulunya hanya digunakan sebagai pH adjuster, namun kini ditemukan potensinya sebagai bahan aktif multifungsi.
|
|
| Succinic acid: bahan aktif anti acne terbaru. |
Implora Peeling Serum kemungkinan menjadi produk lokal pertama yang memanfaatkan succinic acid sebagai bahan aktifnya. Serum ini sangat direkomendasikan bagi yang memiliki masalah jerawat, sekaligus mengandung tiga bahan pencerah: licorice, niacinamide, dan glabridin.
Keunggulan lainnya termasuk dilengkapi dengan skin identical, NMF, dan skin hydrator untuk menjaga kelembapan kulit. Produk ini juga bebas alkohol dan pewangi, sehingga minim risiko iritasi.
Saran Penggunaan: Dianjurkan dipakai hanya pada malam hari, dengan frekuensi 2-3 kali seminggu, dan wajib dibilas setelah 10 menit pemakaian. Serum ini bersifat oil-free dengan potensi komedogenik rendah.
Perhatian: Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung peg-40 hydrogenated Castor oil. Bagi Anda yang memiliki alergi terhadap paraben, perlu diperhatikan keberadaannya dalam formula.
Niacinamide Setelah Eksfoliasi: Amankah?
Jawabannya adalah boleh, asalkan digunakan setelah proses eksfoliasi selesai, bukan bersamaan. Mengaplikasikan AHA dan Niacinamide secara bersamaan atau berlapis (layering) tidak disarankan karena keduanya bekerja pada rentang pH yang berbeda dan dapat saling mengganggu efektivitasnya. Namun, karena Implora Peeling Serum digunakan selama 10 menit lalu dibilas, aplikasi niacinamide setelahnya tidak akan mengganggu kinerja AHA, sebab proses eksfoliasi sudah berakhir.
Selain itu, niacinamide sangat baik untuk memperkuat skin barrier. Penting untuk memperhatikan konsentrasi niacinamide; kadar 2-5% ideal untuk skin barrier, sementara konsentrasi yang lebih tinggi terkadang dapat menyebabkan kekeringan atau iritasi.
Untuk serum eksfoliasi yang bersifat leave-on (tidak dibilas), disarankan memberi jeda minimal 30 menit sebelum menggunakan niacinamide, atau lebih baik lagi, gunakan niacinamide di hari yang berbeda untuk menghindari potensi interaksi.

✔️ Dapatkan produk ini di Official Store.


