Skincapedia.com – Penjelajahan dunia perawatan kulit seringkali membawa kita pada penemuan produk-produk lokal yang tak kalah menarik dari merek internasional. Salah satunya adalah Adara Ultra Moist Moisturizer, sebuah produk yang menarik perhatian berkat klaimnya yang menjanjikan dan harga yang terjangkau. Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, produk ini ternyata telah mengantongi izin BPOM, sertifikat Halal dari MUI, dan telah teruji secara dermatologis, menjadikannya pilihan yang patut dipertimbangkan.
Bagi Anda yang penasaran ingin mengenal lebih jauh mengenai Adara Ultra Moist Moisturizer, mari kita bedah tuntas kandungan di dalamnya.
Adara Ultra Moist Moisturizer
|
|
| Adara Ultra Moist Moisturizer. Sumber Shopee |
Produk ini diklaim mengandung Saccharide Isomerate yang mampu memberikan dan menjaga kelembapan kulit hingga 72 jam. Selain itu, kombinasi Chamomile Oil dan Collagen diklaim dapat membuat kulit wajah terasa lebih kenyal dan sehat. Vitamin E dan Pro Vitamin B5 hadir untuk menutrisi dan merawat kulit yang terpapar sinar matahari, sementara UV Filter memberikan perlindungan tambahan saat beraktivitas di luar ruangan.
Dengan kisaran harga sekitar Rp30.000 untuk kemasan 30 gram, Adara Ultra Moist Moisturizer menawarkan nilai yang menarik.
Penjelasan Ingredients Adara Ultra Moist Moisturizer
Daftar Lengkap Ingredients:
Aqua, Propanediol, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Hydroxyethyl Acrylate / Sodium Acryloyldimethyl Taurate Glyceryl Stearate, Dimethicone, Propylheptyl Caprylate, Trehalose, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, PEG-100 Stearate, Phenoxyethanol, Propylene Glycol, Saccharide Isomerate, Cetyl Alcohol, Panthenol, Helianthus Annuus Seed Oil, Nigella Sativa (Seed) Extract, Phoenix Dactylifera (Fruits) Extract, Tocopheryl Acetate, Chlorphenesin, Glycerin, BHT, Disodium EDTA, Gluconobacter / Honey Ferment Filtrate, Chamomila Recutita Extract, Citric Acid, Sodium Citrate, Hydrolyzed Collagen, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate.
Bahan Aktif Utama yang Perlu Diperhatikan
Trehalose.
Merupakan sejenis gula yang memiliki kemampuan water-binding, berfungsi untuk menjaga kulit tetap terhidrasi.
Butyrospermum Parkii (Shea) Butter.
Berupa lemak yang diekstrak dari pohon kacang Afrika. Kaya akan fatty acid, berfungsi sebagai pelembap alami, memiliki sifat anti-inflamasi, dan baik untuk kesehatan skin barrier.
Saccharide Isomerate.
Sebuah moisturizer yang 100% bersumber dari tanaman. Bahan ini memiliki struktur yang mirip dengan karbohidrat alami pada lapisan terluar kulit, dan diklaim mampu menahan kelembapan lebih lama dibandingkan banyak moisturizer lainnya, bahkan hingga 72 jam.
Panthenol.
Dikenal sebagai Vitamin B5. Bahan ini membantu melembapkan kulit dengan mendukung produksi lipid alami yang esensial untuk kekuatan dan kesehatan mantel kulit. Panthenol juga bertindak sebagai agen anti-inflamasi dan pelindung kulit, membantu mengurangi iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan lain, serta mendukung proses pemulihan luka.
Helianthus Annuus Seed Oil.
Minyak biji bunga matahari ini kaya akan Vitamin E dan sekitar 60% terdiri dari asam lemak linoleic acid. Sifat anti-inflamasinya membantu kulit dalam mensintesis lipid, termasuk ceramide, yang berperan penting dalam memperbaiki dan menguatkan skin barrier. Selain itu, minyak ini juga memiliki efek menenangkan alami pada kulit, membantu mengurangi tanda-tanda stres kulit dan menenangkan iritasi.
Nigella Sativa (Seed) Extract.
Ekstrak dari habbatussauda atau black seed ini mengandung komponen aktif seperti thymoquinone, thymol, carvacrol, nigellimine, nigellicine, dan nigellidine. Senyawa-senyawa ini memiliki peran sebagai antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba, antijamur, antivirus, dan anti-jerawat. Ekstrak ini juga memiliki properti penyembuhan luka.
Phoenix Dactylifera (Fruits) Extract.
Merupakan ekstrak dari buah kurma. Kaya akan antioksidan, Vitamin A, C, B Complex, glukosa, dan fruktosa. Ekstrak ini memiliki sifat anti-inflamasi, melembapkan kulit, dan dapat meningkatkan elastisitas kulit.
Tocopheryl Acetate.
Bentuk stabil dari Vitamin E. Berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit, serta membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV.
Gluconobacter / Honey Ferment Filtrate.
Fermentasi madu memiliki manfaat sebagai agen pengelupasan alami (natural peeling), yang membantu mengangkat sel kulit mati sehingga kulit tampak lebih cerah dan terawat.
Chamomila Recutita Extract.
Ekstrak bunga chamomile ini mengandung komponen utama bisabolol yang sangat baik untuk meredakan kemerahan, iritasi, dan mengurangi sensitivitas kulit.
Hydrolyzed Collagen.
Kolagen yang telah dihidrolisis memiliki ukuran molekul yang lebih kecil, memungkinkannya untuk meresap lebih dalam ke dalam kulit, membantu menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.
Bahan Pelengkap dan Fungsinya
- Aqua: Air, sebagai pelarut utama.
- Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan yang berasal dari gula jagung.
- Ethylhexyl Methoxycinnamate: Agen tabir surya kimiawi yang melindungi dari sinar UVB. Perlu dicatat bahwa bahan ini tidak stabil terhadap sinar UV dan dapat rusak jika terpapar langsung dalam waktu lama.
- Hydroxyethyl Acrylate / Sodium Acryloyldimethyl Taurate Glyceryl Stearate: Pengental sintetis yang berfungsi menambah kekentalan formula sekaligus menstabilkan emulsi.
- Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien. Membentuk lapisan di permukaan kulit yang memberikan sensasi halus, lembut, dan membantu mengunci kelembapan.
- Propylheptyl Caprylate: Emolien yang memberikan efek lembut dan lembap pada kulit.
- PEG-100 Stearate: Agen pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula.
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
- Propylene Glycol: Pelarut, bersifat skin identical (mirip dengan komponen alami kulit), dan humektan.
- Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Chlorphenesin: Pengawet tambahan.
- Glycerin: Pelarut, humektan, dan bersifat skin identical.
- BHT: Antioksidan sintetis yang mencegah formula teroksidasi.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam agar tidak bereaksi dengan formula.
- Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
- Sodium Citrate: Pengatur pH atau pengawet.
- Potassium Sorbate: Pengawet.
- Sodium Benzoate: Pengawet.
Kesimpulan Mengenai Adara Ultra Moist Moisturizer
Kelebihan:
- Kandungan bahan aktif yang cukup beragam untuk ukuran produk dengan harga terjangkau.
- Fokus bahan aktif utamanya adalah untuk menghidrasi dan menenangkan kulit.
- Mengandung kombinasi bahan yang sangat baik untuk mendukung kesehatan skin barrier, seperti Shea Butter, Sunflower Oil, Panthenol, Trehalose, dan Saccharide Isomerate.
- Diklaim cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak, rentan berjerawat, dan sensitif.
- Cocok digunakan pada rutinitas pagi (AM routine) karena adanya agen tabir surya.
- Aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.
- Telah teruji BPOM, bersertifikat Halal, dan Dermatology tested.
- Bebas alkohol dan pewangi (fragrance-free).
- Bebas paraben.
- Meskipun tidak oil-free, potensi komedogeniknya cenderung rendah dan biasanya diklaim non-comedogenic, meskipun beberapa bahan seperti Shea Butter, PEG-100 Stearate, dan Cetyl Alcohol memiliki potensi komedogenik level rendah hingga sedang.
|
|
| Tekstur Adara Ultra Moist Moisturizer. Sumber: gopicky |
Pertimbangan:
- Agen tabir surya yang terkandung di dalamnya mungkin belum cukup memberikan perlindungan maksimal terhadap sinar UV, terutama UVA.
- Produk ini mungkin tidak aman untuk fungal acne (jerawat jamur) karena adanya beberapa bahan seperti Shea Butter, Minyak Sunflower, Propylheptyl Caprylate, dan PEG-100 Stearate yang diketahui dapat memicu pertumbuhan jamur Malassezia.


