Skincapedia.com – Haple, sebuah merek produk kecantikan lokal yang telah terdaftar di BPOM dan diproduksi oleh PT. Pillars Cosmetiklon Indonesia, menawarkan berbagai solusi perawatan kulit. Salah satu produk unggulannya adalah Haple Blue Moon Moisturizer, sebuah pelembap berbahan dasar air yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari.
Produk ini diformulasikan untuk memberikan kelembapan optimal, membantu menyeimbangkan kondisi kulit, mencerahkan, serta merawat kulit berjerawat. Lebih jauh lagi, Haple Blue Moon Moisturizer diklaim dapat mencegah munculnya kerutan dan meringankan masalah hiperpigmentasi, inflamasi, serta bekas jerawat. Dengan harga Rp99.000 untuk kemasan 30ml, pelembap ini menawarkan kombinasi manfaat yang komprehensif.
|
|
| Haple Bluemoon Moisturizer. Foto by adzkiajm FD Member |
Manfaat Utama Haple Blue Moon Moisturizer:
- Memberikan kelembapan intensif pada kulit.
- Membantu menjaga keseimbangan alami kulit.
- Mencerahkan tampilan kulit wajah.
- Efektif dalam merawat kulit yang rentan berjerawat.
- Berkontribusi dalam pencegahan tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan.
- Membantu mengurangi tampilan hiperpigmentasi, inflamasi, dan bekas jerawat.
Penjelasan Mendalam Mengenai Ingredients Haple Bluemoon Moisturizer
Daftar Lengkap Ingredients:
Aqua, Rosa Damascena (rose) flower water, glyserine, vitis vinivera seed oil, Isohexadecane, simmondsia chinensis seed oil, cetearyl alcohol, glyseryl stearate, alpha arbutin, niacinamide, Rosa canina (rose hip) seed oil, glycyrrhiza glabra root extracts, Aloe barbadensis leaf juice, Camellia sinensis leaf extracts, Inositol, Citrus medica limonum (lemon) extracts, avena sativa (oat) kernel extracts, octyl palmitate, phenoxyethanol, PEG-100, Mg Stearate+, Gitu kola extracts, Panax gingseng root extracts, polyacrylamide, c13-14 isoparaffin, c9-11 pareth 6, sodium hyaluronate, carbomer, polysorbate-60, foeniculum vulgare fruit extract, Humulus lupulus (hops) extracts, Mellisa officinalis leaf extracts, viscum album (mistletoe) leaf extracts, Chamomile recutita flower extracts, Achillea millefolia extracts, tocoperyl acetate, triethanolamine, Tetrasodium edta.
Analisis Bahan Aktif Kunci:
Rosa Damascena (rose) flower water.
Air mawar atau rose hydrosol ini kaya akan antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi. Manfaatnya mencakup melembapkan, menenangkan kulit, dan bertindak sebagai astringent ringan yang membuat kulit terasa lebih rileks.
Vitis Vinivera Seed Oil.
Dikenal sebagai grape seed oil, minyak ini mengandung grape seed proanthocyanidins yang merupakan antioksidan super kuat, bahkan lebih unggul dari Vitamin C dan E. Kemampuannya melindungi kulit dari paparan sinar UV dan radikal bebas, sekaligus membantu mengurangi pigmentasi dan tanda penuaan. Kandungan linoleic acid di dalamnya juga bersifat anti-inflamasi, melembapkan, dan mendukung kesehatan skin barrier.
Simmondsia Chinensis Seed Oil.
Minyak jojoba adalah wax-ester yang strukturnya sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia, menjadikannya skin-identical ingredient. Teksturnya ringan, mudah meresap, efektif menjaga skin barrier, dan memberikan kelembapan tanpa rasa lengket atau berat.
Alpha Arbutin.
Senyawa alami yang berasal dari bear berry ini berfungsi sebagai turunan dari hydroquinone, yang efektif memblokir proses pembentukan melanin penyebab pigmentasi.
Niacinamide.
Vitamin B3 ini adalah agen pencerah kulit yang populer dan aman. Niacinamide berperan dalam memicu sintesis ceramide untuk memperkuat skin barrier, bertindak sebagai cell communicator, mengatur produksi minyak, serta memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-jerawat.
Rosa Canina (Rose Hip) Seed Oil.
Minyak biji rose hip kaya akan asam lemak esensial seperti linoleic acid (51%), linolenic acid (19%), dan oleic acid (20%). Asam lemak ini juga merupakan skin-identical, yang krusial untuk menjaga integritas skin barrier, mengurangi inflamasi, melembapkan, dan mendukung regenerasi kulit. Selain itu, kandungan Vitamin E (tocopherol) dan carotenoids (pro-Vitamin A) berfungsi sebagai antioksidan pelindung kulit.
Glycyrrhiza Glabra Root Extracts.
Ekstrak licorice dikenal luas sebagai agen depigmentasi yang menghambat aktivitas enzim tyrosinase, sehingga efektif mencegah pembentukan pigmentasi. Ekstrak ini juga memiliki potensi anti-inflamasi yang kuat.
Aloe Barbadensis Leaf Juice.
Ekstrak lidah buaya memiliki sifat melembapkan yang luar biasa, menenangkan, dan menyejukkan kulit. Kandungan antioksidan, vitamin, dan mineralnya membantu mempercepat proses penyembuhan luka.
Camellia Sinensis Leaf Extracts.
Komponen utama dari teh hijau ini adalah polyphenol, khususnya catechin, yang memiliki kemampuan antioksidan, melindungi dari sinar UV, bersifat anti-karsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini juga mampu menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA, serta memberikan efek astringent dan menenangkan kulit.
Citrus Medica Limonum (Lemon) Extracts.
Ekstrak lemon kaya akan antioksidan, Vitamin C, dan asam organik yang efektif mencerahkan kulit dan meratakan warna kulit.
Avena Sativa (Oat) Kernel Extracts.
Ekstrak oatmeal berfungsi sebagai agen penenang kulit (skin-soothing), antioksidan, dan pelindung kulit. Sangat direkomendasikan untuk kulit sensitif, kering, gatal, dan iritasi.
Ginkgo Biloba (Ginkgo) Extracts.
Dikenal sebagai ekstrak cica (Centella Asiatica), bahan ini mengandung komponen bioaktif seperti madecassic acid, madecasoside, asiaticoside, dan asiatic acid. Sangat baik untuk merawat kulit iritasi, kemerahan, dan sensitif. Juga mampu memicu produksi kelembapan alami kulit, memiliki properti penyembuhan luka, dan bermanfaat untuk kulit berjerawat.
Panax Ginseng Root Extracts.
Ekstrak ginseng mengandung antioksidan dan phytonutrients. Penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak ginseng dapat meningkatkan kadar kelembapan, mengurangi tekstur kulit kasar, meratakan warna kulit, dan meningkatkan kekencangan kulit.
Sodium Hyaluronate.
Merupakan skin-identical ingredient yang memiliki kemampuan luar biasa untuk mengikat air hingga 1000 kali berat molekulnya. Berperan vital dalam menjaga kelembapan dan elastisitas kulit, serta mendukung kesehatan skin barrier.
Foeniculum Vulgare Fruit Extract.
Ekstrak biji adas memiliki sifat antiseptik, antibakteri, antioksidan, dan anti-inflamasi. Mengandung essential oil yang bermanfaat bagi kulit.
Humulus Lupulus (Hops) Extracts.
Ekstrak tanaman hops kaya akan phytohormone yang dapat menstimulasi produksi kolagen. Selain itu, memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan menenangkan kulit (skin soothing). Cocok untuk kulit kering dan matang karena dapat memicu sirkulasi kulit.
Melissa Officinalis Leaf Extracts.
Ekstrak daun lemon balm populer digunakan dalam perawatan alami untuk mengatasi masalah kulit berkat sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan antijamurnya.
Viscum Album (Mistletoe) Leaf Extracts.
Mengandung antioksidan, antibakteri, dan antivirus yang bermanfaat untuk meningkatkan elastisitas kulit.
Chamomile Recutita Flower Extracts.
Ekstrak German Chamomile mengandung senyawa bisabolol dan chamazulene yang berfungsi sebagai agen anti-inflamasi dan penenang kulit (skin soothing), serta memiliki kandungan antioksidan.
Achillea Millefolia Extracts.
Ekstrak Yarrow, tanaman herbal pengobatan tradisional, memiliki properti antioksidan, regenerasi kulit, menenangkan, penyembuhan luka (antibakteri), menutrisi, dan restoratif. Berkontribusi dalam mengembalikan dan menjaga vitalitas kulit.
Tocopheryl Acetate: Vitamin E ini berperan sebagai antioksidan, melembapkan kulit, dan melindungi formula dari oksidasi.
Bahan Pelengkap:
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- Glycerine: Pelarut, skin-identical, dan humektan yang menarik kelembapan.
- Isohexadecane: Emolien dan pelarut yang memberikan efek lembut dan halus pada kulit.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental tekstur, dan penstabil emulsi.
- Glyceryl Stearate: Agen pengemulsi.
- Inositol: Bagian dari lechitin, berfungsi sebagai humektan yang menahan kelembapan di kulit.
- Octyl Palmitate: Juga dikenal sebagai ethylhexyl palmitate, emolien yang mengunci kelembapan, agen pelicin (slip agent), pengental, dan penstabil emulsi.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- PEG-100: Pelarut dan pengemulsi.
- Mg Stearate+: Magnesium stearate, berfungsi untuk mengentalkan tekstur dan menstabilkan emulsi.
- Polyacrylamide: Pengental sintetik.
- C13-14 Isoparaffin: Emolien, pelarut, dan pengental produk.
- C9-11 Pareth 6: Pengemulsi.
- Carbomer: Pengental sintetik.
- Polysorbate-60: Pengemulsi.
- Triethanolamine: Pengatur pH (basa).
- Tetrasodium EDTA: Agen pengkelat untuk menetralkan ion logam.
Kesimpulan Mengenai Haple Bluemoon Moisturizer
Produk ini hadir dengan kombinasi yang kaya, mengandung sekitar 20 bahan aktif dan 15 ekstrak tumbuhan, menawarkan manfaat yang komprehensif.
- Untuk skin brightening, produk ini diperkaya dengan alpha arbutin, niacinamide, ekstrak licorice, dan ekstrak lemon.
- Dukungan untuk skin barrier datang dari grape seed oil, jojoba oil, rose hip oil, niacinamide, cica, oatmeal, Panax Ginseng, sodium hyaluronate, dan glycerine.
- Bagi pemilik kulit kering, kandungan seperti grape seed oil, jojoba oil, rose hip oil, aloevera, sodium hyaluronate, dan inositol akan sangat membantu.
- Manfaat antioksidan dan anti-inflamasi tersebar luas di hampir seluruh ekstrak tumbuhan, niacinamide, dan ketiga jenis minyak yang digunakan.
- Untuk merawat kulit berjerawat, produk ini mengandung niacinamide, cica, teh hijau, rose water, ekstrak adas, ekstrak yarrow, ekstrak mistletoe, dan ekstrak lemon balm.
Tekstur produk ini cenderung thick atau kental.
|
|
| Tekstur Haple Bluemoon Moisturizer. Foto by greentea4lyfe FD Member |
Produk ini bebas alkohol, pewangi, paraben, dan silikon. Periode setelah dibuka (PAO) adalah 6 bulan.
Namun, perlu diperhatikan bahwa Haple Bluemoon Moisturizer tidak oil-free dan memiliki potensi komedogenik dari beberapa bahan seperti cetearyl alcohol (2), grape seed oil (1), jojoba oil (2), rosehip oil (1), dan terutama octyl palmitate (4).
Oleh karena itu, produk ini sangat sesuai untuk jenis kulit normal cenderung berminyak, sensitif, dan kombinasi, kecuali bagi yang memiliki kecenderungan mudah berjerawat (comedogenic prone). Dengan rutinitas eksfoliasi yang teratur, potensi komedogenik dapat diminimalisir.
Produk ini dapat digunakan baik dalam rutinitas pagi (AM) maupun malam (PM).
Penting untuk dicatat bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung minyak, glyseryl stearate, octyl palmitate, dan polysorbate 60.
Selain itu, produk ini belum dilengkapi dengan agen sunscreen, sehingga penggunaan tabir surya tetap direkomendasikan saat beraktivitas di luar ruangan.


