Home » Avoskin Miraculous Refining Serum: Cek Ingredients & Manfaatnya

Avoskin Miraculous Refining Serum: Cek Ingredients & Manfaatnya

Avoskin Miraculous Refining Serum: Cek Ingredients & Manfaatnya

Skincapedia.com – Avoskin Miraculous Refining Serum hadir sebagai solusi perawatan kulit yang efektif, menawarkan kombinasi bahan aktif unggulan untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit. Serum ini diformulasikan dengan konsentrasi tinggi AHA, BHA, Niacinamide, serta Ceramide, didukung oleh ekstrak alami seperti raspberry dan krokot, yang bekerja sinergis untuk menghasilkan kulit yang lebih bersih, cerah, dan sehat.

Produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 240.000 untuk kemasan 30ml, menjadikannya pilihan menarik di pasaran serum eksfoliasi.

Avoskin Miraculous Refining Ampoule. Sumber: bukalapak

Penjelasan Komprehensif Mengenai Kandungan Avoskin Miraculous Refining Serum

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Water, Propylene Glycol, Glycolic Acid, Niacinamide, Salicylic Acid, Butylene Glycol, Amylopectin, Xanthan gum, Dextrin, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Fucus Vesiculosus Extract, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, Acer saccharum (Sugar Maple) Extract, Portulaca Oleracea Extract, Hydroxypropyl Bisstearamide MEA, Polyglutamic Acid, Tetrasodium EDTA, Sodium Hydroxymethylglycinate, Triethanolamine, Dipropylene Glycol, Behenyl Alcohol, Ceteareth-20, Cholesteryl Isostearate, Tricaprylin, Cetearyl Alcohol, Squalane, Cholesterol, Stearic Acid, Dimethicone, Phenoxyethanol.

Menganalisis Bahan-Bahan Aktif Kunci

Glycolic Acid 10%

Sebagai salah satu jenis AHA yang paling banyak diteliti, Glycolic Acid terbukti sangat efektif dalam eksfoliasi. Dengan konsentrasi 10%, bahan ini termasuk yang paling kuat di antara golongan AHA, mampu mengangkat sel kulit mati secara mendalam.

Niacinamide

Kandungan Niacinamide sebesar 2% dalam serum ini memiliki peran penting dalam memperkuat skin barrier. Ia bekerja dengan menstimulasi produksi free fatty acid, kolesterol, dan ceramide, yang esensial untuk menjaga kesehatan dan ketahanan lapisan pelindung kulit.

Salicylic Acid (BHA) 3%

Bahan aktif BHA ini berfungsi sebagai agen keratolitik yang efektif melepaskan ikatan antar sel kulit mati. Kemampuannya menembus lapisan kulit membantu membuka sumbatan pori-pori, membersihkan minyak berlebih, serta mengurangi komedo. Selain itu, Salicylic Acid juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang bermanfaat bagi kulit berjerawat. Bahan ini bekerja optimal pada rentang pH 3-4.

Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract

Ekstrak German Chamomile kaya akan senyawa bisabolol dan chamazulene. Keduanya dikenal memiliki khasiat anti-inflamasi dan skin-soothing yang sangat baik, serta memberikan perlindungan antioksidan bagi kulit.

Aloe Barbadensis Leaf Juice

Lidah buaya merupakan pelembap alami yang luar biasa dan memiliki sifat anti-inflamasi berkat kandungan salicylate, polysaccharides, magnesium laktat, dan c-glucosylchromone. Ia juga mengandung senyawa antibakteri dan mendukung proses penyembuhan luka serta regenerasi sel kulit.

Fucus Vesiculosus Extract

Dikenal juga sebagai bladderwrack, ekstrak alga cokelat ini kaya akan senyawa polifenol yang bersifat antioksidan kuat, efektif melindungi kulit dari dampak buruk polusi.

Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract

Ekstrak buah raspberry mengandung senyawa aktif seperti anthocyanins dan ellagitannins yang memberikan manfaat antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri.

Acer saccharum (Sugar Maple) Extract

Ekstrak dari pohon maple ini mengandung AHA alami seperti malic acid dan tartaric acid, yang secara lembut membantu mengikis sel kulit mati.

Portulaca Oleracea Extract

Ekstrak krokot kaya akan Vitamin A, C, E, mineral, asam amino, dan antioksidan. Senyawa seperti glutathione di dalamnya tidak hanya menutrisi kulit tetapi juga memiliki efek anti-inflamasi dan skin-soothing.

Hydroxypropyl Bisstearamide MEA

Bahan ini merupakan pseudo ceramide, sebuah ceramide sintetis yang dirancang menyerupai ceramide alami. Lebih mudah diformulasikan dibandingkan ceramide asli, bahan ini diklaim memiliki efektivitas yang sama dengan ceramide 3 dalam melembapkan kulit dan mendukung fungsi skin barrier.

Polyglutamic Acid

Berbasis asam amino glutamic acid, Polyglutamic Acid adalah bahan skin identical yang memiliki kemampuan mengikat air hingga 3-5 kali lebih baik daripada hyaluronic acid. Ini menjadikannya bahan yang sangat baik untuk menjaga kelembapan dan kesehatan skin barrier.

Squalane

Merupakan bahan skin identical yang berfungsi sebagai pelembap kulit dan membantu menjaga fungsi skin barrier.

Peran Bahan Pelengkap dalam Formula

  • Water: Basis utama formula.
  • Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • Butylene Glycol: Sama seperti Propylene Glycol, berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • Amylopectin: Pengental alami yang berasal dari pati singkong.
  • Xanthan Gum: Pengental alami yang umum digunakan dalam produk kosmetik.
  • Dextrin: Pengental alami lainnya yang membantu mengatur tekstur produk.
  • Tetrasodium EDTA: Agen pengkelat yang mencegah ion logam bereaksi dengan formula, menjaga stabilitas produk.
  • Sodium Hydroxymethylglycinate: Pengawet yang melepaskan sejumlah kecil formalin.
  • Triethanolamine: Pengatur pH yang bersifat basa.
  • Dipropylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • Behenyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental, dan penstabil emulsi.
  • Ceteareth-20: Pengemulsi yang membantu mencampurkan bahan minyak dan air.
  • Cholesteryl Isostearate: Ester kolesterol yang berfungsi sebagai emolien, pengemulsi, dan pengental.
  • Tricaprylin: Campuran gliserin dan asam kaprilat yang berfungsi sebagai emolien dan agen pelembut kulit.
  • Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang menambah kekentalan formula sekaligus menstabilkan emulsi.
  • Cholesterol: Bahan skin identical yang berfungsi sebagai emolien.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang bersifat emolien, menambah kekentalan, dan menstabilkan emulsi.
  • Dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif, membantu mengunci kelembapan dan memberikan efek halus pada kulit.
  • Phenoxyethanol: Pengawet umum dalam produk perawatan kulit.

Kesimpulan Mengenai Avoskin Miraculous Refining Serum

Avoskin Miraculous Refining Serum secara efektif menggabungkan 10% Glycolic Acid dan 3% Salicylic Acid untuk eksfoliasi mendalam. Konsentrasi 10% Glycolic Acid dianggap ideal untuk eksfoliasi, bahkan beberapa sumber menyebutkan aman untuk penggunaan harian bagi kulit yang terbiasa, meskipun ini lebih umum di kalangan pengguna kulit Barat yang cenderung lebih tebal. Penting diingat bahwa Glycolic Acid dan Salicylic Acid bekerja paling optimal pada pH 3-4, di mana efektivitasnya dapat berkurang di atas pH 4.

Serum ini sangat direkomendasikan untuk mengatasi kulit kusam, tekstur kasar, jerawat, bruntusan, kulit berminyak, dan komedo. Keunggulan lainnya adalah adanya bahan-bahan yang bersifat skin soothing, serta kandungan Niacinamide, Polyglutamic Acid, dan pseudo ceramide yang membantu menjaga integritas skin barrier selama proses eksfoliasi. Ditambah lagi dengan bahan-bahan emolien yang melengkapi formula.

Frekuensi penggunaan yang disarankan adalah 2-3 kali seminggu, atau 3-4 kali seminggu tergantung toleransi kulit. Pengguna dengan kulit sensitif disarankan memulai dengan 2 kali seminggu, sementara kulit yang lebih resisten dapat menyesuaikan frekuensi pemakaian. Kunci utamanya adalah mendengarkan respons kulit dan menemukan ritme penggunaan yang paling nyaman agar kulit tetap terawat tanpa mengalami iritasi.

Produk ini bebas dari alkohol, pewangi, dan paraben, serta diformulasikan untuk digunakan pada rutinitas malam hari (PM Routine) dan tidak perlu dibilas. Serum ini juga oil-free, namun perlu diperhatikan potensi komedogenik dari beberapa kandungannya seperti ceteareth-20 (2), cetearyl alcohol (2), squalane (1), dan dimethicone (1).

Avoskin Miraculous Refining Serum diklaim aman digunakan mulai usia 15 tahun. Bagi pengguna dengan kulit sensitif, sangat dianjurkan untuk melakukan patch test terlebih dahulu. Produk ini tidak direkomendasikan untuk penderita fungal acne karena adanya kandungan Cholesteryl Isostearate dan stearic acid. Efek samping yang mungkin timbul termasuk rasa perih atau sedikit rasa “clekit-clekit” saat pemakaian awal.

Dapatkan produk ini di Official Store.

Artikel menarik Lainnya