Home » Sunscreen Chingu by Kiyowo: Cek Ingredients Pentingnya!

Sunscreen Chingu by Kiyowo: Cek Ingredients Pentingnya!

Sunscreen Chingu by Kiyowo: Cek Ingredients Pentingnya!

Skincapedia.com – Sunscreen Chingu by Kiyowo hadir dengan formula SPF 50 yang diklaim aman untuk kulit berjerawat, menawarkan perlindungan dari sinar matahari serta sensasi sejuk yang menyegarkan.

Produk ini telah mengantongi persetujuan BPOM dan diformulasikan agar aman bagi penderita jerawat jamur, tidak menyumbat pori-pori (non-comedogenic), serta memiliki fungsi ganda yang praktis untuk wajah dan tubuh. Keberadaan ekstrak greentea dalam komposisinya menambah nilai plus bagi pemilik kulit rentan berjerawat.

Sunscreen Chingu by Kiyowo memiliki beberapa keunggulan utama:

  • Perlindungan SPF 50
  • Memberikan sensasi dingin (Cooling Sensation)
  • Telah disetujui oleh BPOM
  • Aman untuk jerawat jamur (Acne Fungal Safe)
  • Tidak menyebabkan komedo (Non-Comedogenic)
  • Fungsi 2-in-1 untuk wajah dan badan, mudah diaplikasikan
  • Melindungi kulit dari dampak negatif paparan sinar matahari
  • Mengandung ekstrak greentea yang aman untuk kulit berjerawat

Sunscreen chingu by kiwoyo SPF 50

Dengan nomor registrasi BPOM NA 18211701083, produk ini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp19.000 untuk kemasan 60 ml.

Penjelasan Detail Ingredients Sunscreen Chingu by Kiyowo

Komposisi Lengkap:

Titanium dioxide, sodium Acrylate/sodium acrylolyl dimethyl taurate/Acrylamide Copolymer, ethylhexyl methoxycinnamate, sodium hyaluronate, phenoxyethanol, Propylene Glycol, glyserine, Camelia sinensis (leaf) extract, Propylene Glycol, Aqua, sodium benzoate, citric acid, potassium sorbate, fragrance, parfum component, dan finished fragrance.

Bahan Aktif Unggulan:

Sodium Hyaluronate

Merupakan skin identical ingredient yang memiliki kemampuan luar biasa dalam menarik dan menahan kelembapan dari udara di sekitarnya, lalu mengikatnya pada kulit. Hal ini memastikan kulit tetap terhidrasi optimal sekaligus menjaga fungsi skin barrier.

Camelia Sinensis (Leaf) Extract (Ekstrak Greentea)

Kaya akan polifenol, terutama catechin, ekstrak greentea memiliki sifat antioksidan, pelindung UV, antikarsinogenik, dan antiinflamasi. Senyawa ini efektif menghambat kerusakan DNA dan mampu mengaktifkan enzim perbaikan DNA.

Agen Pelindung Matahari (Sunscreen Agents):

Titanium Dioxide

Sebagai mineral sunscreen atau physical sunscreen, titanium dioxide memberikan perlindungan broad spectrum. Keunggulannya meliputi keamanan yang lebih tinggi dan stabilitas foto. Meskipun kurang elegan secara kosmetik, ia juga memiliki properti penyerap minyak atau agen mattifier.

Ethylhexyl Methoxycinnamate

Senyawa ini berfungsi sebagai penyerap sinar UVB. Meskipun termasuk dalam kategori sunscreen generasi lama, ia memiliki kelemahan yaitu kurang photostable (mengalami penurunan efektivitas hingga 10% setelah 35 menit terpapar matahari). Namun, kelebihannya terletak pada tekstur yang ringan dan populer di kalangan konsumen.

Bahan Pelengkap Penting:

  • Sodium Acrylate/Sodium Acryloyl Dimethyl Taurate/Acrylamide Copolymer: Berfungsi sebagai pengental sintetis dan penstabil emulsi.
  • Phenoxyethanol: Digunakan sebagai pengawet.
  • Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, dan penetration enhancer.
  • Glycerin: Berperan sebagai pelarut, skin identical ingredient, dan humektan.
  • Aqua: Air, sebagai pelarut utama.
  • Sodium Benzoate: Pengawet.
  • Citric Acid: Berfungsi sebagai pengatur pH yang bersifat asam.
  • Potassium Sorbate: Pengawet.
  • Fragrance, Parfum Component, dan Finished Fragrance: Memberikan aroma pada produk.

Kesimpulan Mendalam Mengenai Sunscreen Chingu By Kiyowo

Sunscreen Chingu By Kiyowo dapat dikategorikan sebagai sunscreen hybrid karena menggabungkan dua jenis agen pelindung matahari: titanium dioxide (fisik) dan octinoxate (kimiawi). Dengan klaim SPF 50, produk ini seharusnya mampu melindungi kulit dari paparan sinar UVB hingga 98%. Namun, sayangnya, nilai PA (perlindungan terhadap UVA) tidak dicantumkan.

Meskipun titanium dioxide secara teknis juga memberikan perlindungan UVA, dan posisinya yang berada di urutan pertama dalam daftar komposisi menunjukkan konsentrasi yang paling tinggi, efektivitas perlindungan broad spectrum-nya mungkin memerlukan dukungan lebih dari bahan tambahan. Formulasi yang cenderung sederhana di sini menjadi catatan.

Produk ini diperkaya dengan dua bahan aktif utama, yaitu sodium hyaluronate dan ekstrak greentea, yang berperan sebagai humektan dan antioksidan untuk menjaga kelembapan dan melindungi kulit dari radikal bebas.

Keunggulan lain dari Sunscreen Chingu By Kiyowo meliputi:

  • Formula bebas minyak (Oil-free)
  • Tidak menyumbat pori-pori (Non-comedogenic)
  • Bebas alkohol
  • Bebas paraben
  • Bebas silikon
  • Aman untuk jerawat jamur (Fungal acne safe)

Menariknya, meskipun diklaim memberikan sensasi dingin (cooling sensation), produk ini tidak mengandung menthol. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai sumber sensasi sejuk yang ditawarkan.

Dengan daftar bahan yang sangat sederhana, produk ini dinilai aman dan tidak mengandung zat-zat berbahaya atau mencurigakan, sehingga kelulusannya oleh BPOM sangatlah tepat.

Dari segi harga, Sunscreen Chingu By Kiyowo menawarkan nilai yang luar biasa. Dengan Rp19.000, konsumen mendapatkan 60 ml produk, sebuah penawaran yang sangat menggiurkan.

Berdasarkan ulasan pengguna, tekstur produk ini cenderung sedikit encer, tidak meninggalkan white cast, namun memberikan efek tone-up yang tipis.

Sebelum dan sesudah menggunakan Sunscreen Chingu by kiwoyo SPF 50.

Catatan Pribadi Penulis:

Terdapat sedikit keraguan mengenai klasifikasi formulasi sunscreen ini. Produk ini tampaknya bukan water-based karena urutan pertama komposisinya bukan aqua, namun juga bukan waterless karena masih mengandung aqua. Klasifikasinya sendiri masih menjadi misteri.

Formulasi yang begitu sederhana untuk sebuah sunscreen menimbulkan pertanyaan. Agen sunscreen kimiawi umumnya larut dalam minyak, namun tidak terlihat adanya agen pengemulsi dalam daftar bahan. Demikian pula, titanium dioxide yang merupakan mineral dan cenderung sulit diformulasikan, tidak didukung oleh agen dispersan atau setidaknya emolien/slip agent.

Pertanyaannya, apakah sodium acrylate/sodium acryloyl dimethyl taurate/acrylamide copolymer cukup memadai sebagai penstabil emulsi?

Hal-hal inilah yang membuat penulis merasa ada yang kurang pas. Mungkin ini juga menjadi alasan mengapa sunscreen ini hanya mencantumkan nilai SPF dan tidak menyertakan nilai PA. Wallahualam.

Artikel menarik Lainnya