Home » Mata Uang yang Tepat untuk Investasi di Tengah Penguatan Dolar AS

Mata Uang yang Tepat untuk Investasi di Tengah Penguatan Dolar AS

Skincapedia.com – Investasi dalam valuta asing (valas) dapat menjadi cara efektif untuk meningkatkan keuntungan finansial. Prinsip dasarnya adalah membeli mata uang asing saat nilainya rendah dan menjualnya kembali ketika nilainya meningkat, sehingga mendatangkan profit.

Baru-baru ini, Indonesia mencatat rekor baru dalam nilai tukar mata uang. Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dilaporkan menembus angka Rp18 ribu pada pagi hari ini, 4 Juni 2026. Menurut data Bank Indonesia, kurs jual untuk 1 USD tercatat sebesar Rp18.020,65, sementara kurs beli berada di angka Rp17.841,35. Dolar AS sendiri merupakan salah satu mata uang yang dianggap baik untuk investasi.

Ketika memutuskan untuk berinvestasi dalam mata uang asing, sangat penting untuk memperhatikan berbagai faktor ekonomi yang memengaruhi pemilihan instrumen investasi. Berdasarkan tinjauan dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa rekomendasi mata uang yang dinilai baik untuk investasi.

1. Dolar AS (USD)

Dolar AS adalah mata uang untuk investasi terbaik. USD digunakan untuk berbagai transaksi di seluruh dunia.

Dolar Amerika Serikat memegang peranan paling signifikan dalam transaksi global, menjadikannya mata uang yang paling berpengaruh di dunia. Situs DBS melaporkan bahwa USD juga dikenal sebagai mata uang yang stabil. Investasi dalam dolar AS cenderung menjanjikan karena sifatnya yang berlawanan dengan inflasi. Tren penguatan nilainya juga terlihat jelas dalam kondisi pasar terkini.

2. Euro (EUR)

Euro termasuk mata uang yang baik untuk investasi. Mata uang ini adalah mata uang utama di Eropa dan nilainya stabil.

Euro merupakan mata uang utama yang digunakan di wilayah Eropa, menempatkannya sebagai mata uang terkuat kedua setelah dolar AS. Kekuatan ekonomi negara-negara maju di Eropa menjadi pendorong utama nilai tukar mata uang ini. Euro dianggap sebagai valas yang menjanjikan karena nilainya yang cenderung lebih tinggi dibandingkan dolar AS, dengan fluktuasi yang relatif lebih stabil.

3. Franc Swiss (CHF)

Swiss Franc termasuk mata uang untuk investasi.

Menurut situs Pegadaian, Franc Swiss masuk dalam daftar mata uang terbaik untuk investasi karena dianggap aman. Stabilitas ekonomi Swiss yang kuat, yang ditandai dengan tingkat pengangguran rendah, sistem perbankan yang maju, Produk Domestik Bruto (PDB) yang tinggi, serta fokus pada dukungan mata uang nasional, berkontribusi pada reputasinya sebagai aset investasi yang aman.

4. Yen (JPY)

Mata uang Yen termasuk mata uang baik untuk investasi. Nilainya stabil.

Yen Jepang (JPY) adalah salah satu valas favorit investor. Mata uang ini memiliki pengaruh signifikan di pasar global, termasuk penggunaannya dalam berbagai transaksi di negara-negara Asia. Selain itu, Jepang memiliki tingkat inflasi yang rendah, surplus neraca perdagangan, dan nilai JPY cenderung menguat bahkan di tengah kondisi krisis global. Oleh karena itu, Yen sering dianggap sebagai pelindung nilai investasi yang efektif.

5. Poundsterling (GBP)

Nilai Poundsterling termasuk kuat sehingga cocok untuk investasi

Poundsterling juga merupakan salah satu mata uang yang memiliki pengaruh besar di dunia. Meskipun pasca-Brexit terjadi berbagai perubahan pada nilai tukar GBP, penurunannya tercatat lebih kecil jika dibandingkan dengan mata uang lainnya. Hal ini menunjukkan ketahanan mata uang Inggris tersebut di tengah gejolak ekonomi global.

Artikel menarik Lainnya