Skincapedia.com – Acnes Oil Control Toner merupakan produk pelengkap dari Acnes Milk Cleanser, namun penggunaannya tidak harus selalu bersamaan. Seperti halnya toner merek lain, toner ini dapat digunakan secara mandiri. Acnes Oil-Control Toner dirancang khusus untuk perawatan kulit berminyak dan berjerawat.
Produk ini diperkaya dengan delapan ekstrak tumbuhan pilihan dan agen antibakteri yang efektif dalam mengontrol minyak berlebih, mengecilkan tampilan pori-pori, serta melawan bakteri penyebab jerawat.
|
|
| Acnes Oil Control Toner. Foto by ayubangun FD member |
Berdasarkan ulasan di Female Daily, produk ini meraih rating 3,9 bintang, dengan 76% dari 338 pengguna menyatakan cocok menggunakan Acnes Oil-Control Toner. Produk ini tersedia dalam kemasan 110ml dengan harga sekitar Rp 25.000.
Penjelasan Ingredients Acnes Oil Control Toner
Ingredients:
water, ethoxydiglycol, butylene glycol, capryolyl glycine, triethnolamine, methylparaben, peg-50 hydrogenated castor oil, allantoin, fragrance, disodium edta, urea, yeast amino acid, trehalose, inositol, taurine, betaine, phenoxyethanol, potassium sorbate, propylene glycol, glucose, aeculus hippoxartanum seed extract, salvia officinalis leaf extract, equisetum arvense extract, tussilago farfara leaf extract, rosmarinus officinalis leaf extract, urtica doica extract, chamomilia recutita flower extract, melissa officinalis leaf extract, propyl paraben, citric acid
Bahan Aktif
Allantoin
Senyawa ini memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing), sangat efektif untuk kulit yang iritasi, berjerawat, dan sensitif. Allantoin membantu meminimalkan iritasi dari bahan aktif lain dan mendukung proses penyembuhan luka pada kulit.
Urea
Meskipun sering diasosiasikan dengan pupuk, urea adalah senyawa organik yang secara alami terdapat dalam tubuh manusia. Urea termasuk dalam Natural Moisturizing Factor (NMF) yang berperan menjaga kelembapan lapisan kulit terluar. Sebagai skin-identical ingredient, urea membantu menjaga keseimbangan kadar air pada stratum korneum, sehingga kulit tetap terhidrasi.
Yeast Amino Acid
Asam amino yang berasal dari ragi ini juga berfungsi sebagai NMF. Asam amino merupakan komponen penting dari pelembap alami kulit, menyumbang sekitar 40% dari NMF. Fungsinya adalah menjaga keseimbangan moisture barrier, melindungi kulit dari faktor eksternal. Produksi NMF, termasuk asam amino, cenderung menurun seiring bertambahnya usia.
Trehalose
Gula jenis ini memiliki kemampuan mengikat air (water-binding) yang sangat baik, membantu menjaga kulit tetap terhidrasi.
Inositol
Bagian dari lechitin, inositol berfungsi sebagai humektan. Bahan ini mampu menarik kelembapan dari udara sekitar dan menahannya di lapisan kulit, mencegah kulit mengalami dehidrasi.
Taurine
Asam amino yang juga diproduksi oleh tubuh ini berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit. Dalam skincare, taurine berfungsi sebagai anti-fatigue, memicu sirkulasi energi antar sel kulit, memberikan efek re-energizing, dan meminimalkan tanda-tanda kelelahan pada kulit, sehingga kulit tampak lebih sehat dan berseri.
Betaine
Diperoleh dari buah bit, betaine memiliki kemampuan melindungi kulit (skin-protection) dan melembapkan. Sebagai osmoprotektan, betaine unik karena mampu mengatur keseimbangan kadar air di dalam sel kulit.
8 Plant Extract
- Aesculus hippocastanum seed extract: Ekstrak biji Horse Chestnut ini memiliki sifat anti-inflamasi dan mempercepat penyembuhan luka. Memberikan efek segar pada kulit, sering digunakan dalam toner.
- Salvia officinalis leaf extract: Ekstrak daun clary sage memiliki kemampuan antibakteri, antijamur, anti-inflamasi, dan mengontrol minyak. Sangat cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat meradang.
- Equisetum arvense extract: Ekstrak tanaman Horsetail dikenal sebagai antibakteri, anti-inflamasi potensial, dan antioksidan.
- Tussilago farfara leaf extract: Ekstrak daun herbal Coltfoot memiliki sifat astringent, mengontrol minyak, dan menyamarkan tampilan pori-pori.
- Rosmarinus officinalis leaf extract: Ekstrak daun rosemary kaya akan antioksidan, anti-inflamasi, antibakteri, astringent, dan oil control.
- Urtica dioica extract: Ekstrak daun Nettle bersifat anti-alergi, anti-iritasi, astringent, dan antibakteri, menjadikannya ideal untuk perawatan kulit berjerawat.
- Chamomilla recutita flower extract: Ekstrak bunga chamomile mengandung antioksidan dan senyawa bisabolol (sekitar 30%) yang memiliki kemampuan anti-inflamasi dan menenangkan kulit.
- Melissa officinalis leaf extract: Ekstrak daun lemon balm memiliki sifat antimikroba, antijamur, anti-inflamasi, dan membantu menyeimbangkan produksi sebum.
Bahan Pelengkap
- Water
- Ethoxydiglycol: Berfungsi sebagai pelarut, humektan, dan peningkat efikasi bahan aktif.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Capryloyl Glycine: Asam amino sintetis yang mencegah kehilangan kadar air kulit sekaligus berfungsi sebagai penguat pengawet (preservatives booster).
- Triethanolamine: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Methylparaben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,4%.
- PEG-50 Hydrogenated Castor Oil: Emulsifier.
- Fragrance
- Disodium EDTA: Menetralisir ion logam yang dapat mengganggu kestabilan formula.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 2%.
- Potassium Sorbate: Pengawet.
- Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Glucose: Gula yang berfungsi sebagai humektan dan memiliki kemampuan mengikat air.
- Propyl Paraben: Pengawet dengan konsentrasi maksimum 0,19%.
- Citric Acid: Pengatur pH yang bersifat asam.
Kesimpulan
Acnes Oil Control Toner dapat dikatakan sebagai produk yang “bertanggung jawab”. Kombinasi ekstrak tumbuhan yang bersifat astringent dan oil control, diperkaya dengan banyak humektan dan beberapa skin-identical ingredients, memastikan bahwa efek oil control tidak berlebihan hingga menyebabkan kulit kering. Toner ini tidak hanya mengatur produksi sebum, tetapi juga melindungi kulit dari dehidrasi.
Kulit yang terhidrasi dengan baik berkontribusi pada kesehatan kulit secara keseluruhan. Kulit yang sehat mendukung pergantian sel yang lancar, mencegah penumpukan sel kulit mati yang dapat menyebabkan kekusaman.
Semua agen antibakteri dalam produk ini berasal dari ekstrak tumbuhan. Sebagian besar ekstrak tumbuhan juga memiliki sifat anti-inflamasi, menjadikannya ideal untuk menenangkan kulit berjerawat yang meradang.
Produk ini tidak mengandung alkohol dan memiliki pH yang seimbang.
Namun, toner ini tidak fungal acne safe. Bagi pemilik kulit sensitif dan alergi, disarankan untuk tetap berhati-hati terhadap ekstrak tumbuhan yang mengandung minyak esensial, seperti ekstrak Clary Sage dan Rosemary.

