Home » Azarine Miraclear: Serum Peeling Herbal Ampuh Atasi Jerawat

Azarine Miraclear: Serum Peeling Herbal Ampuh Atasi Jerawat

Azarine Miraclear: Serum Peeling Herbal Ampuh Atasi Jerawat

Skincapedia.com – Azarine, sebuah merek lokal yang mungkin belum banyak beredar di pasaran, namun menawarkan kualitas produk yang patut diacungi jempol. Penulis artikel ini sendiri mengaku terkesan dengan variasi produknya yang kaya akan bahan aktif dan ekstrak tanaman, ditambah lagi dengan harga yang sangat terjangkau. Rasa penasaran pun akhirnya mengerucut pada salah satu produk unggulannya, yaitu Azarine Miraclear Herbal Peeling Serum.

Brand lokal Azarine memang menarik perhatian. Meskipun jarang terlihat di etalase toko kosmetik besar, produk-produknya seringkali hadir dengan formulasi yang mengesankan, penuh dengan bahan aktif dan ekstrak tumbuhan. Yang lebih mengejutkan lagi adalah harganya yang sangat bersahabat. Kali ini, penulis ingin mengulas lebih dalam mengenai serum AHA BHA terbaru dari Azarine, Azarine Miraclear Herbal Peeling Serum.

Azarine peeling serum. Foto by mbakaneh FD Member


Kandungan Lengkap Azarine Miraclear Herbal Peeling Serum:

Aqua, Glycolic acid, propanediol, portulaca oleracea extract, citrus lemon fruit extract, carica papaya fruit extract, aloebarbadensis leaf juice, salycilic acid, bisabolol, lactic acid, sodium hyaluronate, solanum lycopersicum fruit extract, niacinamide, galactomyces ferment filtrate, centela asiatica extract, sodium PCA, chlorphenesin, polyquaternium-7, phenoxyethanol, xanthan gum.

Ulasan Mendalam Kandungan Azarine Miraclear Peeling Serum

Bahan Aktif Unggulan

  1. Glycolic acid.
  2. Portulaca oleracea extract (ekstrak krokot).
  3. Citrus lemon fruit extract (ekstrak lemon).
  4. Carica papaya fruit extract (ekstrak pepaya).
  5. Aloe barbadensis leaf juice (lidah buaya).
  6. Salycilic acid.
  7. Bisabolol.
  8. Lactic acid.
  9. Sodium hyaluronate.
  10. Solanum lycopersicum fruit extract (ekstrak tomat).
  11. Niacinamide.
  12. Galactomyces ferment filtrate.
  13. Centella asiatica extract (ekstrak pegagan/cica).
  14. Sodium PCA.

Keterkejutan penulis terhadap banyaknya bahan aktif dalam serum ini sangat beralasan. Jarang sekali ditemukan produk skincare lokal yang menggabungkan begitu banyak ekstrak tumbuhan. Keunggulan ini bahkan bisa disejajarkan dengan produk skincare Korea. Keistimewaan lainnya adalah penggunaan ekstrak tumbuhan lokal yang akrab dijumpai, seperti krokot, lemon, pepaya, lidah buaya, dan tomat, yang bahkan sering digunakan dalam masker DIY.

Analisis Bahan Aktif Berdasarkan Fungsinya:

1. Peeling Agent (AHA & BHA)

  • AHA (Alpha Hydroxy Acid):

    • Glycolic acid: Merupakan AHA alami yang berasal dari tebu.
    • Lactic acid: AHA yang diekstrak dari susu atau yogurt.
    • Ekstrak tumbuhan sumber AHA: Citrus lemon fruit extract, carica papaya fruit extract, solanum lycopersicum fruit extract.

    AHA bekerja pada lapisan permukaan kulit untuk mengangkat sel kulit mati. Manfaatnya meliputi hidrasi, stimulasi produksi kolagen, mengembalikan kelembapan dan kekenyalan kulit, mencerahkan kulit kusam, menyamarkan garis halus dan hiperpigmentasi, serta meratakan tekstur dan warna kulit. Namun, AHA dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari.

BHA (Beta Hydroxy Acid):

Salicylic acid: BHA ini bekerja lebih dalam ke pori-pori, efektif mengatasi komedo (blackhead dan whitehead), mengontrol produksi minyak berlebih, serta memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri. Sangat cocok untuk kulit berjerawat, berminyak, dan rentan komedo. BHA juga membantu menjaga kebersihan pori-pori sehingga tampak lebih kecil, serta membantu mengatasi milia. Keunggulan BHA adalah tidak membuat kulit menjadi fotosensitif.

2. Bahan Penenang Kulit (Skin-Soothing)

  • Aloe barbadensis leaf juice (lidah buaya).
  • Bisabolol: Senyawa yang berasal dari bunga chamomile, diketahui memiliki sifat menenangkan.
  • Centella asiatica extract (ekstrak pegagan/cica): Selain antibakteri, cica juga efektif menenangkan kulit yang meradang, sehingga sering ditemukan dalam produk anti-jerawat.

3. Bahan Pelembap

  • Sodium hyaluronate: Memiliki kemampuan mengikat air hingga 100 kali berat molekulnya sendiri, memberikan hidrasi yang optimal.
  • Sodium PCA (Pyrrolidone Carboxylic Acid): Merupakan komponen alami kulit yang berfungsi sebagai pelembap kuat, menjaga kadar air kulit agar tetap terhidrasi.

4. Bahan Pencerah Kulit (Skin-Brightening)

Glycolic acid, ekstrak krokot, ekstrak lemon, ekstrak pepaya, lactic acid, ekstrak tomat, dan niacinamide.

5. Bahan Unggulan Lainnya

Galactomyces ferment filtrate: Jamur yang difermentasi dan difiltrasi, kaya akan vitamin, asam amino, dan enzim. Penelitian menunjukkan galaktomisis dapat mengecilkan pori, mengurangi sebum, dan mengatasi jerawat.

Bahan Pelengkap

Aqua (pelarut), propanediol (pengencer alami), chlorphenesin (pengawet), polyquaternium-7 (pengental), phenoxyethanol (pengawet), dan xanthan gum (pengental alami).

Kesimpulan dan Panduan Penggunaan

Siapa yang Paling Cocok Menggunakan Serum Ini?
Serum AHA dan BHA ini ideal untuk kulit kusam, berjerawat, berminyak, dan memiliki pori-pori besar.

Apakah Aman Digunakan Setiap Hari?
Untuk kulit normal, kering, dan sensitif, disarankan untuk tidak digunakan setiap hari. Gunakan selang-seling, sekitar 2-3 kali seminggu, atau saat komedo sedang banyak.

Potensi Mencerahkan Kulit?
Ya, serum ini dapat membantu mencerahkan kulit. Kandungan AHA dan BHA bekerja mengikis sel kulit mati yang menyebabkan kekusaman. Munculnya sel kulit baru yang sehat akan membuat wajah tampak lebih cerah. Ditambah lagi dengan adanya Niacinamide (Vit B3) dan ekstrak tumbuhan kaya Vit C.

Kemungkinan Purging?
Purging adalah reaksi umum saat menggunakan bahan aktif seperti Vitamin C murni, retinol, AHA, dan BHA. Jadi, kemungkinan purging bisa saja terjadi.

Potensi Breakout?
Risiko breakout tergantung pada sensitivitas kulit. Selain kandungan asam, ekstrak lemon dan pepaya juga bisa memicu sensitivitas pada kulit tertentu.

Cara Penggunaan yang Benar?
Karena mengandung AHA dan BHA, penggunaan serum ini perlu hati-hati. Jika kulit sensitif, gunakan selang-seling di malam hari saja, dan wajib gunakan sunscreen di pagi harinya. Untuk kulit yang lebih kuat, bisa digunakan setiap malam sebelum pelembap atau sleeping mask, namun tetap wajib menggunakan sunscreen minimal SPF 30 di pagi hari.

Aman untuk Ibu Hamil?
Secara umum, salicylic acid perlu dihindari oleh ibu hamil. Namun, jika konsentrasinya rendah (2% atau kurang) dan digunakan secara topikal, umumnya dianggap aman.

Artikel menarik Lainnya