Skincapedia.com – Hobi mengoprek daftar bahan (ingredients) produk skincare di internet, hingga merinci fungsi masing-masing, memberikan kepuasan tersendiri. Hal ini memungkinkan pemahaman yang lebih baik mengenai bahan mana yang benar-benar bermanfaat bagi kulit dan mana yang sebaiknya dihindari, sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam memilih produk agar tidak menimbulkan masalah baru.
Dalam artikel ini, kami akan mengulas secara mendalam daftar bahan pada Citra Aloe Vera Gel, menyusul ulasan sebelumnya mengenai Herborist Aloe Vera Gel.
Mungkin saja, setelah Herborist habis, pilihan selanjutnya akan beralih ke produk Citra.
|
|
| Citra Aloevera Gel. Foto by IMazmurini22 FD Member |
Berikut adalah daftar lengkap bahan yang terkandung dalam Citra Aloe Vera Gel:
Water, Glycerin, Niacinamide, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Mentha Piperita (Peppermint) Leaf Extract, Tocopheryl Acetate, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Perfume, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Benzophenone-4, Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid, Sodium Hidroxide, Disodium EDTA, Glucose, Sodium Carbonate, Propylene Glycol, Sodium Chloride, Lactic Acid, Sodium Sulfate, Phenoxyethanol, Methylparaben, Sodium Benzoate, Potassium Sorbate, CI 19140, CI 42090.
Ulasan Bahan Aktif (Active Ingredients) Citra Aloe Vera Gel
Bahan Aktif Utama
- Niacinamide: Dikenal sebagai Vitamin B3, bahan ini merupakan bintang dalam perawatan kulit. Niacinamide mampu mengatasi berbagai masalah kulit, mulai dari dehidrasi, hiperpigmentasi, jerawat, hingga penuaan dini. Kelebihannya adalah cocok untuk semua jenis kulit. Kabar baiknya, bahan ini berada di urutan ketiga dalam daftar komposisi.
- Aloe Barbadensis Leaf Extract: Ekstrak daun lidah buaya ini berfungsi sebagai antioksidan. Ia mampu melembapkan, menenangkan kulit yang kemerahan, bengkak, dan gatal. Selain itu, bahan ini juga efektif mencegah gejala sunburn serta memberikan efek sejuk dan menyejukkan pada kulit yang terbakar.
- Mentha Piperita (Peppermint) Leaf Extract: Ekstrak daun mint ini memberikan sensasi sejuk atau cooling effect pada kulit. Bahan ini juga sering digunakan sebagai pewangi alami. Namun, perlu diperhatikan bahwa di beberapa sumber, peppermint mendapatkan peringkat yang kurang baik karena berpotensi memicu sensitivitas atau alergi pada sebagian individu dengan kondisi kulit tertentu.
- Tocopheryl Acetate: Merupakan bentuk Vitamin E. Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan, melembapkan kulit, dan membantu menangkal efek buruk dari paparan sinar ultraviolet.
Bahan Pelengkap yang Perlu Diperhatikan
➡️ Selain bahan aktif, terdapat pula bahan pelengkap yang bermanfaat bagi kulit, terutama yang bersifat emollient (pelembut kulit) dan humectant (meningkatkan kadar air di lapisan kulit). Bahan-bahan tersebut antara lain: Glycerin, Glucose, Propylene Glycol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil.
➡️ Perfume: Komponen pewangi ini terletak di tengah daftar komposisi. Produk Citra lainnya yang pernah diulas, yaitu Citra Tomato, memiliki aroma yang cukup kuat. Meskipun demikian, produk ini tetap digunakan secara bergantian karena kandungan bahan-bahannya yang dinilai baik.
➡️ PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Bahan ini berasal dari minyak jarak (castor oil) yang umumnya dianggap aman. Namun, masalahnya, bahan ini mengandung asam lemak yang sangat disukai oleh jamur malassezia, yang merupakan salah satu penyebab fungal acne. Fungsi utamanya dalam formulasi skincare adalah sebagai pengemulsi yang membantu melarutkan parfum dalam basis air. Menghindari bahan ini memang cukup sulit karena banyak produk skincare lain juga menggunakannya. Selain itu, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil juga memiliki sifat emollient atau pelembut kulit. Bagi yang tidak memiliki masalah fungal acne, bahan ini tidak perlu dikhawatirkan.
➡️ Sesuai dengan klaim pada label produk, Citra Aloe Vera Gel ini mengandung agen pelindung sinar matahari, yaitu:
- 1). Benzophenone-4: Mampu menyerap sinar UVB dan sebagian kecil UVA. Namun, sebagai agen pelindung tunggal, kekuatannya dianggap lemah.
- 2). Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid: Berfungsi menyerap sinar UVB. Kedua bahan ini termasuk dalam kategori chemical sunscreen yang sempat menuai kontroversi terkait isu kesehatan dan lingkungan. Karena tidak tercantum nilai SPF pada label, kemungkinan besar fungsinya sebagai pelindung dari sinar matahari tidak terlalu signifikan.
➡️ Sodium Hydroxide, Sodium Sulfate: Berperan sebagai pengatur pH (pH adjuster) dalam formula agar bekerja secara optimal. Namun, paparan berlebihan terhadap kedua bahan ini dapat berisiko menyebabkan iritasi kulit karena sifatnya yang basa. Untungnya, produk ini juga mengandung Lactic Acid yang bersifat asam. Jika posisinya di urutan atas, Lactic Acid berfungsi sebagai eksfoliator. Namun, karena letaknya di urutan bawah, ia lebih berperan sebagai pH adjuster yang dapat menyeimbangkan sifat basa dari Sodium Hydroxide dan Sodium Sulfate, sehingga mengurangi potensi iritasi pada kulit.
➡️ Sodium Chloride: Atau yang lebih dikenal sebagai garam. Fungsinya adalah untuk meningkatkan kekentalan formula agar lebih nyaman digunakan. Namun, perlu diwaspadai bahwa bahan ini memiliki potensi komedogenik yang tinggi, yaitu skor 5.
➡️ Phenoxyethanol, Methylparaben: Keduanya adalah pengawet. Baik paraben maupun phenoxyethanol memiliki reputasi yang kurang baik terkait isu kesehatan. Menghindari kedua jenis pengawet ini seringkali sulit dilakukan karena keterbatasan pilihan produk yang terjangkau.
Demikian ulasan mendalam mengenai daftar bahan pada Citra Aloe Vera Gel. Jangan ragu untuk mencoba produk ini setelah membaca ulasannya. Berdasarkan tinjauan di FemaleDaily, produk ini mendapatkan rating 4,84% dan direkomendasikan oleh 350 pengguna, menunjukkan bahwa mayoritas pengguna merasa cocok dengan produk ini. Kami menantikan pengalaman Anda dalam menggunakan produk ini.

