Home » Cara Keramas yang Benar Agar Rambut Tidak Mudah Lepek

Cara Keramas yang Benar Agar Rambut Tidak Mudah Lepek

Skincapedia.com – Rambut lepek menjadi salah satu masalah yang kerap mengganggu penampilan sehari-hari.

Kondisi ini terjadi ketika kelenjar sebaceous di kulit kepala memproduksi minyak secara berlebihan, sehingga rambut tampak berat, berminyak, dan tidak segar. Namun, cara keramas yang salah justru bisa memperparah kondisi ini.

Melansir dari laman Hair Grant, kebiasaan mencuci rambut terlalu sering sebenarnya mendorong kulit kepala untuk memproduksi lebih banyak minyak sebagai respons perlindungan alami. Berikut adalah 5 tips keramas yang tepat untuk mengatasi rambut yang mudah lepek.

1. Kurangi Frekuensi Keramas

Banyak orang dengan rambut mudah lepek merasa perlu keramas setiap hari agar rambut tetap terlihat bersih. Padahal, kebiasaan ini justru kontraproduktif bagi kondisi kulit kepala.

Mencuci rambut setiap hari menghilangkan lapisan minyak alami yang berfungsi melindungi kulit kepala. Akibatnya, kulit kepala akan bereaksi dengan memproduksi lebih banyak sebum untuk menggantikan minyak yang hilang. Siklus ini terus berulang dan membuat rambut semakin cepat lepek.

Cobalah untuk keramas setiap dua hingga tiga hari sekali. Dengan konsistensi, kulit kepala akan perlahan menyesuaikan diri dan produksi minyaknya pun menjadi lebih seimbang.

2. Gunakan Sampo Khusus Rambut Berminyak

Ilustrasi kandungan sampo/ Foto: Freepik.com

Pemilihan sampo yang tepat sangat menentukan hasil perawatan rambut lepek. Melansir dari laman MonCornerB, sampo yang terlalu kaya kandungan nutrisi justru akan memberikan efek berminyak yang lebih parah pada rambut.

Pilih sampo yang diformulasikan khusus untuk rambut berminyak. Produk ini mengandung bahan-bahan yang membantu mengontrol produksi sebum sekaligus menyeimbangkan kulit kepala. Hindari sampo bertekstur krim yang cenderung terlalu berat untuk jenis rambut ini.

Sampo untuk rambut berminyak sebaiknya tidak mengandung bahan yang terlalu melembapkan agar keseimbangan minyak di kulit kepala tetap terjaga.

3. Gunakan Air Hangat, Bukan Air Panas

Suhu air saat keramas ternyata berpengaruh langsung pada kondisi rambut berminyak. Air panas justru mendorong peningkatan produksi minyak pada kulit kepala dan dapat membuka kutikula rambut secara berlebihan.

Sebagai gantinya, gunakan air hangat saat keramas untuk membersihkan kulit kepala secara menyeluruh sekaligus menjaga kutikula tetap tertutup rapat. Air hangat lebih efektif membersihkan kotoran dan sebum tanpa merangsang produksi minyak berlebih.

Perhatikan juga cara memijat kulit kepala saat keramas. Pijatan lembut selama sekitar dua menit sudah cukup untuk membersihkan kotoran tanpa terlalu merangsang kelenjar minyak.

4. Aplikasikan Kondisioner Hanya di Ujung Rambut

Aplikasikan kondisioner hanya di ujung rambut/Foto: freepik.com

Rambut berminyak tetap membutuhkan kelembapan agar tidak menjadi kering dan rapuh, terutama di bagian ujung. Namun, cara pengaplikasian kondisioner yang salah bisa memperburuk kondisi lepek pada rambut.

Kondisioner sebaiknya hanya diaplikasikan pada bagian ujung rambut, bukan pada area akar dan kulit kepala. Mengoleskan kondisioner hingga ke akar justru akan memberikan nutrisi berlebih pada kelenjar sebaceous dan membuat rambut semakin cepat berminyak.

Langkah yang sama berlaku pula untuk masker rambut. Fokuskan produk perawatan pada batang hingga ujung rambut saja agar manfaatnya tetap optimal tanpa memperparah kondisi lepek.

5. Eksfoliasi Kulit Kepala Secara Rutin

Eksfoliasi tidak hanya penting untuk kulit wajah, tetapi juga untuk kulit kepala yang mudah berminyak. Melansir dari laman Hair Grant, langkah ini membantu mengangkat sel kulit mati dan kotoran berlebih sebelum proses keramas dimulai.

Gunakan scrub rambut dan pijatkan dengan lembut menggunakan jari tangan atau sisir bergigi jarang pada kulit kepala. Eksfoliasi yang dilakukan secara rutin akan membantu mengoptimalkan proses pembersihan saat keramas sekaligus menjaga keseimbangan produksi sebum.

Artikel menarik Lainnya