Control Zero – Beta Pore Serum

Serum ini diformulasikan dengan kombinasi dua bahan aktif unggulan, yaitu niacinamide sebesar 4% dan salicylic acid sebesar 2%. Kedua kandungan ini memiliki peran penting dalam membersihkan pori-pori yang tersumbat oleh kotoran, minyak, dan sel kulit mati. Dengan demikian, serum ini efektif dalam mengurangi produksi minyak berlebih pada wajah sekaligus memperbaiki tampilan pori-pori yang membesar.

Control Zero Beta Pore Serum. Sumber shoppee

Lebih lanjut, serum ini diperkaya dengan ekstrak akasia yang dikenal memiliki efek skin lifting. Kandungan ini juga berkontribusi dalam memperbaiki tekstur kulit, menjadikannya terasa lebih halus dan kenyal.

Untuk informasi harga, produk ini ditawarkan dalam dua varian ukuran:

10 ml seharga Rp 62.000,-

30 ml seharga Rp 139.000,-

Control Zero Beta Pore Serum telah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA18200107611.

Penjelasan Ingredients Control Zero Beta Pore Serum

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Aqua, Niacinamide, Butylene Glycol, Salicylic Acid, Acacia extract, Ethoxydiglycol, Glycerin, Xanthan Gum, Phenoxyethanol, Aloe Barbadensis Leaf Juice Powder, Allantoin, Xylitylglucoside, Anhydroxylitol, Disodium EDTA, Xylitol, Glucose

Analisis Bahan Aktif Unggulan

Niacinamide 4%

Niacinamide, atau Vitamin B3, dikenal luas tidak hanya karena kemampuannya mencerahkan kulit (skin brightening), tetapi juga memiliki sifat anti-inflamasi dan berperan sebagai regulator sebum. Berbagai penelitian menunjukkan efektivitas niacinamide dalam mengatasi masalah jerawat. Sebuah studi yang menggunakan 4% niacinamide selama 8 minggu dilaporkan mampu memperbaiki kondisi jerawat pada 82% partisipan, bahkan menunjukkan hasil yang sedikit lebih baik dibandingkan penggunaan gel clindamycin 1%.

Salicylic Acid 2%

Salicylic acid adalah bahan aktif yang sangat populer dalam formulasi perawatan kulit anti-jerawat. Manfaatnya meliputi pengendalian minyak berlebih, pembersihan komedo atau blackhead, serta mengatasi jerawat. Konsentrasi antara 0,5% hingga 2% dianggap aman untuk penggunaan sehari-hari. Penting untuk dicatat bahwa penggunaan salicylic acid 2% dalam serum ini tidak menimbulkan sensitivitas terhadap paparan sinar matahari (sun sensitivity).

Ekstrak Akasia (Acacia extract)

Ekstrak akasia mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, glikosida, dan flavonoid. Senyawa-senyawa ini memberikan efek antioksidan dan anti-inflamasi. Selain itu, ekstrak akasia dapat membantu mengurangi gejala iritasi pada kulit dan mempercepat proses penyembuhan luka, termasuk luka bekas jerawat.

Bubuk Jus Daun Lidah Buaya (Aloe Barbadensis Leaf Juice Powder)

Kandungan ini berfungsi sebagai pelembap kulit (skin moisturizing), memberikan efek menenangkan (soothing), dan meredakan iritasi (calming). Selain itu, bubuk jus lidah buaya juga mendukung proses pemulihan luka pada kulit.

Allantoin

Allantoin adalah senyawa alami yang memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan membantu proses regenerasi serta pemulihan luka pada kulit.

Aquaxyl™

Aquaxyl™ merupakan kompleks bahan yang terdiri dari tiga komponen utama:

  • Xylitylglucoside
  • Anhydroxylitol
  • Xylitol

Bahan-bahan ini berasal dari gula tumbuhan dan memiliki kemampuan hidrasi kulit 3D yang unik. Aquaxyl™ bekerja dengan mengatur sirkulasi kelembapan di berbagai lapisan kulit. Mekanismenya melibatkan stimulasi produksi asam hialuronat, lipid, dan Natural Moisturizing Factor (NMF) alami kulit. Kompleks ini cocok dan kompatibel untuk semua jenis kulit.

Peran Bahan Pelengkap dalam Formulasi

  • Aqua: Air sebagai pelarut utama.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Ethoxydiglycol: Bertindak sebagai pelarut, humektan, dan peningkat penetrasi bahan aktif ke dalam kulit. Kandungan ini juga berfungsi sebagai efficacy-booster, memaksimalkan kinerja bahan aktif lainnya.
  • Glycerin: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan yang efektif menarik kelembapan.
  • Xanthan Gum: Pengental alami yang memberikan tekstur pada serum.
  • Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga kestabilan produk.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam, mencegahnya bereaksi dengan formula dan mempengaruhi kinerja produk.
  • Glucose: Molekul gula yang memiliki properti mengikat air (water-binding), berfungsi sebagai humektan, dan menambah kekentalan formula.

Kesimpulan Mengenai Control Zero Beta Pore Serum

✔️ Control Zero – Beta Pore Serum memiliki formulasi yang kuat dengan 6 bahan aktif utama yang difokuskan untuk mengontrol jerawat dan produksi sebum. Keunggulan serum ini adalah tidak membuat kulit menjadi kering, berkat tambahan kandungan Aquaxyl yang menjaga hidrasi kulit.

✔️ Kombinasi sinergis antara Niacinamide dan Salicylic Acid sangat efektif dalam mengatasi berbagai permasalahan kulit berminyak, kusam, rentan berjerawat, serta pori-pori yang terlihat besar.

✔️ Dengan kandungan Niacinamide 4%, serum ini juga berkontribusi dalam pencegahan dan pemudaran bekas jerawat (Post-Inflammatory Hyperpigmentation atau PIH).

✔️ Formulasi produk ini tergolong simpel dan bebas dari:

✔️ Alkohol

✔️ Pewangi (Fragrance)

✔️ Paraben

✔️ Formula bebas minyak (oil-free) dan tidak menyumbat pori (non-comedogenic).

✔️ Aman untuk penderita fungal acne.

✔️ Diklaim sesuai untuk semua jenis kulit, termasuk kulit remaja dan kulit sensitif.

✔️ Juga diklaim aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.