Skincapedia.com – Bagi para penggemar perawatan kulit rumahan (DIY skincare), cuka apel tentu bukan lagi bahan yang asing. Sifat asamnya yang kuat memiliki kemampuan untuk memberantas bakteri penyebab jerawat serta mengangkat sel kulit mati. Tak heran jika cuka apel kerap direkomendasikan oleh para ahli sebagai salah satu alternatif alami untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk bruntusan.
Cara Menggunakan Cuka Apel untuk Mengatasi Bruntusan
- Campurkan 1 sendok makan cuka apel dengan 3 sendok makan air murni atau air matang.
- Masukkan larutan ini ke dalam botol semprot (spray).
- Aplikasikan pada wajah seperti menggunakan toner, terutama pada area yang bruntusan. Lakukan setiap sore setelah mandi dan malam hari sebelum tidur.
- Hindari penggunaan pada pagi atau siang hari karena toner cuka apel dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap cahaya (photosensitive).
- Ulangi pemakaian setiap hari dan amati perubahannya.
- Jangan lupa untuk tetap menggunakan sunscreen di pagi harinya, ya, Ladies.
Cuka apel memiliki sifat asam yang kuat. Penggunaan langsung pada kulit atau dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi. Perbandingan 1:3 antara cuka apel dan air dianggap sebagai dosis yang paling aman, bahkan untuk kulit sensitif. Namun, jika perbandingannya terlalu sedikit cuka apelnya, efektivitasnya akan berkurang. Oleh karena itu, perhatian khusus sangat diperlukan dalam penggunaannya.
Penting juga untuk diperhatikan bahwa sendok yang digunakan untuk mengukur cuka apel haruslah sendok plastik atau non-logam. Hal ini dikarenakan asam kuat dapat bersifat korosif, sehingga partikel logam dari sendok berpotensi larut ke dalam larutan toner cuka apel Anda.
Selain untuk masalah bruntusan, cuka apel juga menawarkan berbagai manfaat lain untuk kulit.
Manfaat Cuka Apel untuk Kulit
- Membantu regenerasi sel kulit mati dan meremajakan kulit.
- Mencerahkan kulit kusam.
- Membantu mengempeskan jerawat.
- Mencegah timbulnya komedo dan blackhead.
- Mengontrol produksi minyak berlebih pada wajah.
- Membantu mengecilkan tampilan pori-pori.
- Menyeimbangkan kadar pH alami kulit.
- Kandungan vitamin dan mineralnya mampu menutrisi kulit sehingga tampak sehat bercahaya.
Agar semakin yakin dengan berbagai manfaat cuka apel, mari kita kenali lebih dalam tentang bahan alami ini.
Apa itu Cuka Apel?
Cuka apel, atau dikenal juga dengan Apple Cider Vinegar (ACV), merupakan hasil fermentasi dari sari buah apel. Gula yang terkandung dalam buah apel diubah menjadi alkohol, yang kemudian difermentasi lebih lanjut menjadi cuka.
Sejarah Cuka Apel
Penggunaan cuka apel telah berlangsung ribuan tahun. Menurut realsimple.com, bahkan sejak lebih dari 2000 tahun yang lalu, Hipocrates, yang dikenal sebagai bapak kedokteran modern, telah memanfaatkan cuka apel sebagai disinfektan dan untuk merawat luka pada kulit.
Sifat Cuka Apel
Cuka apel memiliki sifat asam kuat dengan kadar pH berkisar antara 2-3 dan mengeluarkan bau yang cukup menyengat. Sifatnya antimikroba, antiviral, anti jamur, dan antiinflamasi. Meskipun baunya mungkin sedikit mengganggu indra penciuman, manfaat luar biasa yang ditawarkannya patut untuk diabaikan.
Pilihlah Cuka Apel yang Berkualitas
Cuka apel berkualitas adalah yang mengandung “mother”, yaitu lapisan endapan atau ampas yang terbentuk selama proses fermentasi. Inilah mengapa cuka apel berkualitas seringkali terlihat “keruh” atau tidak jernih. “Mother” hanya dapat ditemukan dalam cuka apel berlabel “raw unfiltered”, yang menandakan cuka apel tersebut masih mentah, tidak melalui proses pemanasan atau penyaringan. Di dalam “mother” terkandung koloni bakteri baik dan berbagai enzim yang berfungsi sebagai agen antijamur, antiviral, dan antibakteri.
Kandungan Nutrisi pada Cuka Apel
Buah apel sendiri kaya akan vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit. Kunci utamanya adalah memilih cuka apel berlabel “raw unfiltered” agar kandungan vitamin dan mineral dalam buah apel tetap utuh dan tidak rusak akibat proses pemanasan.
Berikut adalah beberapa kandungan vitamin dan mineral dalam buah apel yang berkhasiat untuk merawat kesehatan kulit:
Vitamin A: Merupakan antioksidan kuat yang mampu menangkal efek radikal bebas dan sangat penting untuk regenerasi sel kulit.
Vitamin B1: Meningkatkan sirkulasi darah ke kulit, sehingga membantu mempercepat proses regenerasi sel.
Vitamin B2: Membantu menjaga kesehatan kulit dan mencegah peradangan pada kulit yang rentan berjerawat.
Vitamin B6: Membantu meringankan berbagai masalah kulit.
Vitamin C: Sebagai antioksidan kuat dan anti-aging, vitamin C juga mampu memicu pembentukan jaringan kolagen dalam kulit.
Vitamin E: Melembapkan kulit, bertindak sebagai antioksidan, dan menangkal efek buruk paparan sinar UV.
Selain vitamin di atas, cuka apel juga mengandung mineral penting untuk kesehatan kulit:
Kalsium: Berperan dalam mempercepat regenerasi kulit. Menurut National Cancer Research Institute di AS, kalsium dapat membantu mencegah kanker kulit dengan menstimulasi pembentukan antioksidan dan mengatur pigmen kulit untuk perlindungan dari sinar UV.
Tembaga: Bersama Vitamin C dan Zinc, tembaga berperan dalam pembentukan elastin, serat yang menopang struktur kulit dari dalam.
Zat Besi: Menjaga kesehatan sel-sel tubuh, kuku, rambut, dan kulit.
Magnesium: Mineral ini bermanfaat untuk meningkatkan elastisitas dan kekenyalan kulit.
Mangan: Berperan penting dalam produksi kolagen dan elastin, serta menjaga kesehatan kulit.
Potassium: Membantu menjaga kadar air dalam sel kulit tetap stabil.
Selenium: Melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV.
Sodium: Menjaga kadar air dalam kulit sehingga mencegah kekeringan.
Zinc: Membantu mempercepat penyembuhan luka, bersifat antiinflamasi, antibakteri, serta mampu menyerap minyak berlebih pada kulit.
Cuka apel juga mengandung beberapa acid, yaitu:
- Acetic acid: Penelitian menunjukkan bahwa asam ini memiliki sifat anti jamur dan antimikroba, sehingga sangat baik untuk merawat infeksi kulit dan masalah seperti jerawat, rosacea, dermatitis, dan eksim.
- Citric acid: Merupakan Alpha Hydroxy Acid (AHA) yang berfungsi mengikis sel kulit mati dan memicu pergantian sel, sehingga dapat menyamarkan kerutan dan noda hitam di wajah.
- Malic acid: Juga merupakan AHA. Asam malat adalah senyawa yang memberikan rasa asam pada buah apel atau pir.
Masya Allah, sungguh luar biasa manfaat cuka apel ini. Jangan hanya terpaku pada baunya, Ladies, tapi rasakanlah manfaatnya!
Punya masalah kulit? Yakinlah Cuka Apel solusinya! 😉😉😉
Sumber:
www.everydayhealth.com
www.realsimple.com
https://www.myfermentation.com/non-alcoholic/what-is-apple-cider-vinegar-ze0z1905zwoo
