Skincapedia.com – Memiliki kulit sehat bercahaya impian banyak orang. Berbagai produk perawatan kulit pun terus bermunculan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah Dorskin Matcha Glow Dream Mask. Masker ini diklaim sebagai produk 2-in-1 yang berfungsi sebagai pelembap dan masker tidur, menawarkan solusi praktis untuk mendapatkan kulit yang lebih sehat dari hari ke hari.
Dorskin Matcha Glow Dream Mask hadir dengan formula yang ringan, dirancang untuk bekerja saat Anda terlelap. Produk ini menjanjikan hidrasi mendalam, menenangkan kulit, serta mencerahkan di pagi hari. Keunggulan utamanya terletak pada kandungan tiga antioksidan yang diklaim efektif meredakan dan mengurangi bekas jerawat yang kemerahan.
|
|
| Dorskin Matcha Glow Dream Mask. Sumber: shopee |
Klaim Produk:
- Membantu melindungi kulit dari dampak radikal bebas.
- Membantu menjaga skin barrier Anda.
- Membantu melembapkan kulit.
- Membantu mencerahkan wajah.
- Membantu menenangkan kulit kemerahan dan mengurangi noda bekas jerawat.
- Membantu menutrisi kulit agar lembap dan kenyal.
Dengan harga sekitar Rp 129.000 untuk kemasan 30 gram, produk ini menawarkan serangkaian manfaat yang menjanjikan bagi kesehatan kulit.
Penjelasan Ingredients Dorskin Matcha Glow Mask
Daftar Lengkap Ingredients:
Aqua, Xanthan Gum, Propylene Glycol, Aloe Vera Leaf Extract, Butylene Glycol, Glycerin, Isononyl Isononanoate, Paraffinum Liquidium, Centella Asiatica Leaf Extract, Ethyl Macadamiate, Arbutin, Polyacrylamide C13-14 Isoparaffin, Laureth-7, Cetyl Alcohol, Cetearyl Alcohol, Glyceryl Stearate, PEG-40 Stearate, Ceteareth-20, Phenoxyethanol Fragrance, Camellia Sinensis Leaf Extract, CI 19140, CI 42090, CI 73015.
Bahan Aktif Utama
Ekstrak Aloe Vera Leaf Extract
Dikenal luas sebagai agen pelembap yang luar biasa, ekstrak lidah buaya kaya akan antioksidan. Kandungan vitamin A, C, dan E, serta enzim di dalamnya tidak hanya menutrisi kulit, tetapi juga memiliki efek menenangkan dan menyegarkan. Lebih jauh lagi, lidah buaya dikenal dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.
Ekstrak Centella Asiatica Leaf Extract
Daun pegagan atau Centella Asiatica mengandung senyawa aktif penting seperti madecasoside, asiaticoside, asiatic acid, dan madecassic acid. Kombinasi ini sangat baik untuk menenangkan kulit yang mengalami iritasi, sensitif, atau bahkan breakout. Selain itu, bahan ini juga efektif dalam melembapkan, menutrisi, dan mendukung proses penyembuhan kulit.
Arbutin
Arbutin merupakan alternatif alami yang populer sebagai pengganti hydroquinone dalam produk pencerah kulit. Berasal dari tanaman seperti bearberry dan cranberry, Alpha Arbutin bekerja dengan cara menghambat enzim tyrosinase yang berperan dalam produksi pigmen melanin, sehingga membantu mencerahkan kulit.
Ekstrak Camellia Sinensis Leaf Extract (Teh Hijau)
Ekstrak teh hijau kaya akan polifenol, terutama catechin, yang memiliki kemampuan antioksidan kuat. Manfaatnya meliputi perlindungan terhadap paparan sinar UV, sifat antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini juga diklaim mampu menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim yang membantu perbaikan DNA kulit.
Bahan Pelengkap dan Fungsinya
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- Xanthan Gum: Pengental alami yang memberikan tekstur pada produk.
- Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan (menjaga kelembapan).
- Butylene Glycol: Memiliki fungsi serupa dengan Propylene Glycol, yaitu sebagai pelarut dan humektan.
- Glycerin: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan yang efektif menarik air ke dalam kulit.
- Isononyl Isononanoate: Emolien sintetis yang memberikan tekstur kaya dan creamy tanpa rasa lengket. Berfungsi melembutkan kulit dan melindungi dari kekeringan.
- Paraffinum Liquidum (Mineral Oil): Emolien yang sangat baik dan berfungsi sebagai oklusif, yaitu membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit untuk mencegah penguapan air.
- Ethyl Macadamiate: Ester dari minyak biji macadamia yang berfungsi sebagai kondisioner kulit, melembutkan dan menghaluskan permukaan kulit.
- Polyacrylamide: Pengental sintetis yang membantu menciptakan tekstur produk.
- C13-14 Isoparaffin: Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien, membantu menyatukan minyak dan air dalam formula serta melembutkan kulit.
- Laureth-7: Pengemulsi yang membantu menstabilkan formula.
- Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang bertindak sebagai emolien, pengental, dan penstabil emulsi.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak lain yang memiliki fungsi serupa dengan Cetyl Alcohol, yaitu sebagai emolien, pengental, dan penstabil emulsi.
- Glyceryl Stearate: Pengemulsi dan emolien yang membantu melembutkan kulit.
- PEG-40 Stearate: Pengemulsi yang membantu membentuk tekstur produk.
- Ceteareth-20: Pengemulsi yang membantu menstabilkan emulsi dalam produk.
- Phenoxyethanol: Pengawet yang mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
- Fragrance: Memberikan aroma pada produk.
- CI 19140: Pewarna kuning.
- CI 42090: Pewarna biru.
- CI 73015: Pewarna Indigo Carmine.
Kesimpulan
✔️Dorskin Matcha Glow Dream Mask berhasil menggabungkan empat bahan aktif utama yang menawarkan manfaat antioksidan, melembapkan, menenangkan, dan mencerahkan kulit.
Produk ini juga memiliki keunggulan lain:
- Bebas alkohol.
- Bebas paraben.
- Bebas silikon.
- Diklaim cocok untuk semua jenis kulit.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
❗ Produk ini tidak oil-free dan mengandung bahan-bahan yang berpotensi menimbulkan komedo (komedogenik), antara lain:
- Paraffinum Liquidum (dengan rating potensi komedogenik 0-3)
- Cetyl Alcohol (dengan rating potensi komedogenik 3)
- Cetearyl Alcohol dan Ceteareth-20 (ketika digabungkan dalam satu formula, rating potensi komedogeniknya bisa lebih tinggi).
Oleh karena itu, bagi pemilik kulit yang rentan berjerawat atau mudah berkomedo, disarankan untuk mengimbangi penggunaan masker ini dengan rutinitas eksfoliasi 2-3 kali seminggu. Hal ini penting untuk mencegah penumpukan komedo.
❗ Produk ini tidak aman untuk fungal acne (jerawat jamur) karena mengandung bahan-bahan seperti Ethyl Macadamiate, Glyceryl Stearate, dan PEG-40 Stearate yang dapat memicu pertumbuhan jamur Malassezia.

