Skincapedia.com – Memahami kandungan produk perawatan kulit adalah langkah krusial sebelum memutuskan untuk menggunakannya. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah Dr. Brandon Revitalizing Face Serum, yang dikenal dengan formula peeling-nya. Artikel ini akan mengupas tuntas setiap bahan yang terkandung dalam serum ini, memberikan gambaran mendalam bagi Anda yang peduli dengan kesehatan dan penampilan kulit.
Dr. Brandon Revitalizing Face Serum menawarkan kombinasi bahan aktif yang kuat, yaitu AHA 3%, BHA 1%, PHA 2%, dan Niacinamide 2%. Kombinasi ini dirancang untuk bekerja secara sinergis. AHA dikenal efektif dalam memperbaiki tekstur kulit dan meratakan warna kulit yang tidak merata. Sementara itu, BHA memiliki kemampuan untuk membersihkan pori-pori yang tersumbat dan mengangkat sel kulit mati, yang seringkali menjadi penyebab kulit kusam dan berjerawat. PHA, sebagai alternatif yang lebih lembut dari AHA, bertugas mencerahkan kulit yang terlihat lelah dan kusam. Terakhir, Niacinamide hadir untuk menjaga keseimbangan kelembaban kulit, sebuah aspek penting dalam rutinitas perawatan kulit yang efektif.
|
|
| Dr. Brandon Peeling serum. Sumber: shopee |
Penggunaan serum ini dirancang dengan cermat untuk memaksimalkan manfaatnya. Disarankan untuk meneteskan 5 hingga 10 tetes serum ke area wajah dan leher yang telah dibersihkan dan dikeringkan. Setelah diaplikasikan, biarkan produk meresap selama maksimal 10 menit sebelum membilasnya dengan air. Penting untuk dicatat bahwa serum ini sebaiknya digunakan pada malam hari, dengan frekuensi maksimal 3 hingga 4 kali seminggu untuk menghindari iritasi.
Secara harga, Dr. Brandon Revitalizing Face Serum hadir dengan kemasan 20ml yang dibanderol sekitar Rp 44.000, menjadikannya pilihan yang cukup terjangkau di pasaran.
Penjelasan Mendalam Ingredients Dr. Brandon Peeling Serum
Daftar Lengkap Komposisi:
Aquadest, Glycolic acid, butylene Glycol, niacinamide, salicylic acid, Gluconolactone, Trehalose, polyacrylate crosspolymer 11, acacia Senegal gum, triethanolamine, DMDM hydantoin, phenoxyethanol, disodium EDTA, Cl 14720
Mengenal Bahan Aktif Utama
Glycolic Acid
Sebagai salah satu jenis Alpha Hydroxy Acid (AHA) yang paling banyak diteliti, Glycolic Acid telah terbukti secara ilmiah memiliki berbagai manfaat untuk kulit. Ia memiliki ukuran molekul terkecil di antara AHA lainnya, memungkinkannya menembus kulit lebih dalam dan bekerja lebih efektif. Kekuatan utamanya terletak pada kemampuannya untuk memecah ikatan antar sel kulit mati di permukaan, sehingga mempercepat proses eksfoliasi alami kulit. Hasilnya adalah tekstur kulit yang lebih halus, warna kulit yang lebih merata, serta peningkatan produksi kolagen yang dapat mengurangi tampilan garis halus dan kerutan.
Niacinamide
Dikenal juga sebagai Vitamin B3, Niacinamide adalah bahan multifungsi yang sangat populer dalam dunia perawatan kulit. Manfaatnya sangat luas, mulai dari mencerahkan kulit dan mengurangi hiperpigmentasi pasca-inflamasi (PIH), hingga mengatur produksi sebum yang berlebih. Kemampuannya sebagai agen anti-inflamasi juga sangat membantu meredakan kemerahan dan iritasi, menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit berjerawat atau sensitif. Selain itu, Niacinamide juga berperan penting dalam memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier) dengan menstimulasi sintesis ceramide, sehingga kulit menjadi lebih sehat dan tahan terhadap faktor lingkungan.
Salicylic Acid
Berbeda dengan AHA, Salicylic Acid adalah Beta Hydroxy Acid (BHA) yang larut dalam minyak. Sifat lipofilik ini memungkinkannya menembus ke dalam pori-pori yang tersumbat oleh sebum dan sel kulit mati. Di dalam pori-pori, Salicylic Acid bekerja sebagai agen eksfoliasi untuk membersihkan sumbatan, sehingga sangat efektif dalam mengatasi komedo, jerawat, dan mencegah timbulnya jerawat baru. Selain kemampuannya membersihkan pori, Salicylic Acid juga memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengurangi kemerahan dan pembengkakan pada jerawat, serta sifat oil control yang cocok untuk kulit berminyak.
Gluconolactone
Gluconolactone adalah salah satu jenis Polyhydroxy Acid (PHA), yang seringkali dianggap sebagai versi AHA yang lebih lembut dan ramah untuk kulit sensitif. Meskipun memiliki struktur kimia yang mirip dengan AHA, ukuran molekul PHA yang lebih besar membuatnya menembus kulit lebih lambat dan dangkal, sehingga mengurangi potensi iritasi. Gluconolactone bekerja dengan cara yang serupa dengan AHA dalam hal eksfoliasi, membantu mengangkat sel kulit mati dan memperbaiki tekstur kulit. Namun, PHA juga memiliki keunggulan tambahan sebagai humektan yang baik, menarik dan menahan kelembaban di kulit, serta memiliki sifat antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Kelembutannya membuatnya cocok untuk digunakan bersama bahan aktif lain seperti Vitamin C, retinol, AHA, dan BHA, terutama dalam formulasi anti-aging.
Trehalose
Trehalose adalah jenis karbohidrat alami yang ditemukan pada berbagai organisme, termasuk tumbuhan dan jamur, yang dikenal karena kemampuannya bertahan dalam kondisi ekstrem. Dalam perawatan kulit, Trehalose berfungsi sebagai humektan yang sangat efektif. Ia memiliki kemampuan luar biasa untuk mengikat dan mempertahankan molekul air, baik di dalam sel kulit maupun di permukaan kulit. Hal ini menjadikannya agen pelembab yang ampuh, membantu menjaga kulit tetap terhidrasi, kenyal, dan elastis. Dengan menjaga kadar air yang optimal, Trehalose juga berkontribusi pada perbaikan tekstur kulit dan perlindungan terhadap dehidrasi.
Peran Bahan Pelengkap dalam Formula
- Aquadest: Merupakan air murni yang menjadi pelarut utama dalam formulasi kosmetik, memastikan bahan-bahan lain dapat larut dan terdistribusi dengan baik.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, dan peningkat penetrasi bahan aktif ke dalam kulit. Selain itu, ia juga bertindak sebagai humektan yang membantu menarik kelembaban ke kulit.
- Polyacrylate Crosspolymer 11: Merupakan agen pengental sintetis yang berfungsi untuk memberikan tekstur yang diinginkan pada produk, sekaligus berperan sebagai penstabil emulsi agar formula tetap homogen.
- Acacia Senegal Gum: Pengental alami yang berasal dari getah pohon akasia. Selain memberikan kekentalan pada produk, ia juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Triethanolamine: Bahan ini digunakan sebagai pengatur pH dalam formula, memastikan produk memiliki tingkat keasaman yang aman dan efektif untuk kulit. Sifatnya yang basa membantu menyeimbangkan pH keseluruhan produk.
- DMDM Hydantoin: Pengawet ini bekerja dengan melepaskan sejumlah kecil formaldehida untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk. Penggunaannya telah diatur dan dianggap aman dalam konsentrasi yang ditentukan.
- Phenoxyethanol: Merupakan pengawet yang umum digunakan dalam produk perawatan kulit untuk mencegah kontaminasi bakteri dan jamur, sehingga menjaga kesegaran dan keamanan produk.
- Disodium EDTA: Bertindak sebagai agen pengkelat (chelating agent) yang mengikat ion logam dalam formula. Hal ini penting untuk mencegah ion logam bereaksi dengan bahan lain dan mengganggu kestabilan serta efektivitas produk.
- Cl 14720 (Carmoisine): Pewarna makanan merah sintetis yang disetujui oleh BPOM. Dalam produk ini, ia digunakan untuk memberikan warna merah pada serum, yang termasuk dalam kategori pewarna sintetis yang aman digunakan dalam kosmetik sesuai regulasi.
Kesimpulan dan Rekomendasi
✔️Dr. Brandon Revitalizing Face Serum dapat dikategorikan sebagai serum Chemical Peeling atau eksfoliator. Dengan kombinasi lima bahan aktif utama, termasuk konsentrasi AHA 3%, BHA 1%, dan PHA 2% yang berada pada tingkat rendah hingga moderat, serum ini dirancang agar cukup aman bahkan untuk pemula dalam penggunaan eksfoliasi kimia.
✔️Kehadiran Niacinamide 2% dalam formula memberikan manfaat tambahan yang signifikan, seperti regulasi sebum, penanganan jerawat, dan pencegahan hiperpigmentasi pasca-inflamasi (PIH), menjadikannya pendamping yang ideal untuk bahan eksfolian.
✔️Formulasi serum ini tergolong simpel, bebas dari alkohol, paraben, dan pewangi tambahan. Sifatnya yang oil-free dan non-comedogenic juga menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit yang rentan berjerawat dan tidak menyumbat pori. Selain itu, produk ini juga aman bagi penderita fungal acne.
✔️Keamanan produk ini telah terverifikasi dengan adanya nomor registrasi BPOM yang tertera jelas pada kemasan, baik kardus maupun botol, sehingga konsumen dapat memverifikasinya sendiri.
|
|
| Dr. Brandon Peeling serum sudah BPOM |
✔️Dengan harga yang sangat terjangkau, serum ini menawarkan nilai yang luar biasa. Klaimnya menyebutkan bahwa produk ini cocok untuk semua jenis kulit, terutama bagi yang memiliki masalah kulit kusam dan jerawat.
✔️Untuk hasil optimal, gunakan serum ini hanya pada rutinitas malam hari (PM Routine) sebanyak 3-4 kali seminggu, dan bilas setelah 10 menit pemakaian.
✔️Pastikan Anda membeli produk asli dari Official store untuk menjamin kualitas dan keaslian produk.


