Home » ElsheSkin Smoothing Serum for Acne: Cek Ingredients & Manfaatnya

ElsheSkin Smoothing Serum for Acne: Cek Ingredients & Manfaatnya

ElsheSkin Smoothing Serum for Acne: Cek Ingredients & Manfaatnya

Skincapedia.com – Memahami kandungan dalam produk perawatan kulit adalah kunci untuk mendapatkan hasil yang optimal dan menghindari efek samping yang tidak diinginkan. ElsheSkin Smoothing Serum for Acne hadir sebagai salah satu solusi bagi pemilik kulit yang berjerawat dan memiliki bekas jerawat. Namun, sebelum mengaplikasikannya, penting untuk mengupas tuntas setiap bahan yang terkandung di dalamnya, terutama bagi Anda yang peduli dengan kesehatan kulit jangka panjang.

ElsheSkin Smoothing Serum for Acne.

ElsheSkin Smoothing Serum for Acne. Foto by maulizamei FD Member.

Serum ini diklaim berfungsi untuk memperbaiki tekstur dan penampilan kulit yang bermasalah setelah penyembuhan jerawat atau bekas jerawat baru, sehingga kulit tampak lebih halus dan lembut.

Produk ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 80.000 untuk kemasan 20ml.

Penjelasan Ingredients ElsheSkin Smoothing Serum for Acne

Ingredients:

Alcohol, Aqua, glycerine, Centella asiatica leaf extracts, butylene Glycol, salicylic acid, methylsilanol mannuronate, carbomer,

Bahan Aktif

Centella asiatica leaf extracts.

Ekstrak daun Centella asiatica, yang juga dikenal sebagai Centella Asiatica, memiliki beragam manfaat yang sangat berharga untuk kulit. Senyawa ini dikenal luas karena sifat anti-inflamasinya yang ampuh, menjadikannya pilihan ideal untuk menenangkan kulit yang meradang akibat jerawat atau iritasi. Selain itu, ekstrak ini juga berfungsi sebagai skin-soothing, membantu meredakan kemerahan dan ketidaknyamanan pada kulit. Bagi kulit yang cenderung kering, Centella Asiatica bertindak sebagai pelembap alami (moisturizer), menjaga hidrasi kulit tetap optimal. Sifat antioksidannya juga membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Oleh karena itu, bahan ini sangat direkomendasikan untuk kulit yang sensitif, iritasi, maupun berjerawat.

Salicylic acid.

Salicylic acid adalah jenis asam beta hidroksi (BHA) yang memiliki peran krusial dalam perawatan kulit berjerawat. Fungsinya sebagai agen keratolitik memungkinkannya untuk melonggarkan dan melepaskan ikatan antar sel kulit mati yang menempel pada permukaan kulit. Proses ini memfasilitasi pengangkatan sel kulit mati dengan lebih mudah, membuka jalan bagi regenerasi sel kulit baru. Keunggulan salicylic acid tidak berhenti di permukaan; ia mampu menembus lapisan kulit lebih dalam dan membersihkan sumbatan pada pori-pori yang sering menjadi penyebab jerawat. Selain itu, bahan ini juga memiliki kemampuan mengontrol produksi minyak berlebih, sifat anti-inflamasi, dan anti-bakteri yang efektif melawan bakteri penyebab jerawat.

Methylsilanol mannuronate.

Methylsilanol mannuronate merupakan kombinasi unik antara turunan silikon organik dan mannuronic acid. Mannuronic acid sendiri adalah senyawa alami yang diekstraksi dari dinding sel alga. Penting untuk membedakan antara silicon dan silicone. Silicon adalah unsur atau elemen alami yang memiliki simbol ‘Si’ dalam tabel periodik unsur kimia. Unsur silikon ini memiliki properti anti-aging yang signifikan. Ia bekerja dengan menstimulasi produksi kolagen dalam kulit, serta mencegah proses glycation – sebuah proses biologis yang dapat merusak jaringan elastin dan menyebabkan penuaan dini. Berbeda dengan silicone yang merupakan polimer sintetis, silicon dalam bentuk ini tergolong aman, tidak menyebabkan iritasi, dan tidak reaktif terhadap kulit.

Bahan Pelengkap

  • Alcohol: Berfungsi sebagai pelarut yang sangat baik, sekaligus sebagai penetration enhancer yang membantu bahan aktif terserap lebih optimal ke dalam kulit. Sifat astringentnya yang kuat membantu mengontrol minyak berlebih, dan juga memiliki efek antimikroba.
  • Aqua: Merupakan pelarut utama dalam formulasi produk perawatan kulit.
  • Glycerine: Selain sebagai pelarut, glycerine adalah skin identical yang berfungsi sebagai humektan, menarik dan mengunci kelembapan di dalam kulit.
  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut dan penetration enhancer, serta sebagai humektan yang membantu menjaga kelembapan kulit.
  • Carbomer: Merupakan pengental sintetis yang digunakan untuk memberikan kekentalan yang pas pada formula serum.

Kesimpulan

Keberadaan alkohol sebagai pelarut utama dalam ElsheSkin Smoothing Serum for Acne mungkin menimbulkan pertanyaan. Namun, perlu dipahami bahwa alkohol dalam formulasi ini memiliki tujuan spesifik. Selain sebagai pelarut, ia berperan sebagai penetration enhancer yang krusial, membantu bahan aktif seperti salicylic acid dan methylsilanol mannuronate untuk menembus kulit lebih efektif, sehingga meningkatkan efikasi keseluruhan serum. Alkohol juga dapat berfungsi sebagai pengawet dalam produk ini.

Tugas utama untuk membuat kulit terasa “halus” diemban oleh salicylic acid berkat sifat keratolitiknya, yang didukung oleh methylsilanol mannuronate sebagai peningkat produksi kolagen. Mekanisme kerja serum ini adalah dengan mengikis tumpukan sel kulit mati yang menyebabkan kekusaman dan tekstur kasar, dibantu oleh alkohol. Sementara itu, methylsilanol mannuronate secara bersamaan merangsang produksi kolagen. Kombinasi ini diharapkan mampu mempercepat pergantian sel kulit mati dengan sel kulit baru yang lebih sehat, menghasilkan tekstur kulit yang lebih halus, menyamarkan noda bekas jerawat, dan meratakan warna kulit.

Mengingat kandungan alkohol yang cukup tinggi, cara pemakaian serum ini perlu diperhatikan. Disarankan untuk tidak mengaplikasikan produk langsung ke wajah. Sebaiknya, teteskan serum ke telapak tangan, gosok perlahan, lalu tepuk-tepukkan ke kulit wajah. Hindari penggunaan jika terdapat jerawat aktif atau luka terbuka pada kulit untuk mencegah rasa perih.

Kehadiran Centella Asiatica dalam formula ini patut diapresiasi karena manfaatnya sebagai skin soothing, yang setidaknya dapat membantu mengurangi efek “keras” dari alkohol. Namun, serum ini tidak direkomendasikan untuk individu dengan kulit yang sedang sensitif atau memiliki skin barrier yang terganggu, karena alkohol berpotensi memperparah kondisi tersebut.

Secara spesifik, ElsheSkin Smoothing Serum for Acne lebih ditargetkan untuk perawatan bekas jerawat baru atau setelah jerawat mereda, bukan untuk mengobati jerawat aktif. Penggunaan serum ini sebaiknya dihentikan setelah kondisi kulit membaik, terutama untuk meminimalkan paparan terhadap kandungan alkohol yang cukup tinggi. Perlu diingat bahwa beberapa sumber, seperti Paula’s Choice, menyebutkan bahwa alkohol dapat memiliki efek jangka panjang yang berlawanan dengan antioksidan; jika antioksidan berkontribusi pada efek anti-aging, alkohol justru bisa bersifat pro-aging dalam jangka panjang. (CMIIW – Correct Me If I’m Wrong).

Artikel menarik Lainnya