Home » Envygreen Pore Minimizer Serum: Cek Ingredients Rahasianya

Envygreen Pore Minimizer Serum: Cek Ingredients Rahasianya

Envygreen Pore Minimizer Serum: Cek Ingredients Rahasianya

Skincapedia.com – Memiliki masalah dengan pori-pori besar dan produksi minyak berlebih di wajah seringkali menjadi kekhawatiran banyak orang, terutama bagi pemilik kulit berminyak dan rentan berjerawat. Envygreen Pore Minimizer Serum hadir sebagai salah satu solusi yang diklaim mampu mengatasi permasalahan tersebut.

Artikel ini akan mengupas tuntas kandungan dari Envygreen Pore Minimizer Serum, menganalisis bahan-bahan aktifnya, serta memberikan gambaran mengenai klaim dan efektivitasnya dalam perawatan kulit.

Envygreen Pore Minimizer Serum

Envygreen Pore Minimizer Serum. Sumber: shopee

Deskripsi Produk: Serum ini dirancang dengan perpaduan bahan-bahan pilihan yang memanfaatkan teknologi botani dan ilmiah. Fungsinya utamanya adalah untuk membantu mengontrol produksi sebum (minyak) pada kulit dengan menghambat proses lipogenesis serta mengikat kelebihan minyak di wajah. Selain itu, serum ini diklaim efektif dalam membantu mengecilkan tampilan pori-pori.

Produk ini juga mendukung perawatan kulit berjerawat dan berupaya mengurangi potensi munculnya jerawat baru. Penggunaannya disarankan 1-2 kali sehari atau sesuai dengan anjuran profesional.

Informasi harga yang tertera adalah:

41K untuk ukuran 5gr
79K untuk ukuran 10gr
Produk ini terdaftar di POM NA dengan nomor 18190100156.

Penjelasan Ingredients Envygreen Pore Minimizer Serum

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Aqua, polyacrylate crosspolymer-6, glycerine, pentylene glycol, Aesculus Hippocastanum Seed extract, niacinamide, yeast extract, Alteromonas Ferment extract, butylene glycol, panthenol, zinc gluconate, propylene glycol, ammonium glycyrrhizate, hecamidine diisenthionate, caffeine, biotin, phenoxy ethanol, methyl p-hydroxybenzoate, butyl p-hydroxybenzoate, ethyl p-hydroxybenzoate, propyl p-hydroxybenzoate.

Bahan Aktif Unggulan

Aesculus Hippocastanum Seed Extract.

Dikenal sebagai ekstrak biji kastanye kuda. Kandungan utamanya adalah aescin, sebuah senyawa dengan sifat anti-inflamasi, anti-iritasi, dan mendukung proses penyembuhan luka. Ekstrak ini juga kaya akan antioksidan Proanthocyanidins yang berperan penting dalam melindungi jaringan kolagen dan elastin dari kerusakan.

Niacinamide.

Merupakan bentuk lain dari Vitamin B3. Bahan ini memiliki banyak manfaat untuk kulit, termasuk mencerahkan kulit (skin brightening), meningkatkan sintesis ceramide yang krusial untuk kesehatan skin barrier, serta memiliki efek anti-inflamasi. Niacinamide juga dikenal sebagai regulator sebum yang efektif dan mampu membantu menyamarkan tampilan pori-pori serta melawan jerawat.

Yeast Extract.

Ekstrak ragi Saccharomyces cerevisiae ini mengandung kombinasi flavonoid, gula, vitamin, dan asam amino. Sifatnya yang kaya akan nutrisi memberikan manfaat antioksidan, melembapkan (moisturizing), dan menenangkan kulit (skin-soothing). Penggunaan topikal ekstrak ragi dapat memperkuat perlindungan alami kulit.

Alteromonas Ferment Extract.

Dikenal juga dengan nama Antarcticine. Bahan ini dihasilkan dari proses fermentasi bakteri laut. Mengandung peptide yang terdiri dari glycine, histidine, dan lysine. Bahan ini menawarkan tiga manfaat utama:

  • Perlindungan Kulit (Skin-Protecting). Mampu melindungi kulit dari kekeringan dan kemerahan akibat paparan cuaca dingin.
  • Anti-Aging. Meningkatkan regenerasi sel kulit dan menghaluskan tekstur kulit dengan cara merangsang sintesis protein penting seperti kolagen tipe 1 dan 4, serta elastin.
  • Regulasi Kulit Berminyak (Oily-Skin Regulation). Bekerja dengan mengurangi produksi melanocortin 5 receptor (protein kunci dalam produksi sebum), sehingga membantu mengendalikan produksi minyak dan menyamarkan tampilan pori-pori.

Panthenol.

Merupakan pro-vitamin B5. Bahan ini berfungsi sebagai humektan yang efektif untuk menjaga kelembapan kulit. Panthenol juga membantu produksi lipid yang penting untuk melindungi kulit. Sifat anti-inflamasinya sangat baik dalam menenangkan kulit dan sering digunakan untuk menetralkan potensi iritasi dari bahan lain dalam formulasi skincare.

Zinc Gluconate.

Memiliki kemampuan antibakteri yang kuat, termasuk melawan bakteri penyebab jerawat. Selain itu, zinc gluconate efektif dalam mengontrol produksi sebum, mendukung sistem enzim antioksidan, serta memiliki efek anti-inflamasi yang menenangkan kulit kemerahan dan gatal. Bahan ini juga diklaim dapat mempercepat proses penyembuhan luka.

Ammonium Glycyrrhizate.

Merupakan turunan dari Glycyrrhizin acid, komponen aktif yang ditemukan dalam akar manis (licorice). Bahan ini memiliki khasiat anti-inflamasi dan mampu mengurangi iritasi pada kulit.

Hexamidine Diisethionate.

Memiliki sifat antibakteri spektrum luas dan efektif dalam membersihkan kulit dari infeksi bakteri. Selain itu, bahan ini juga berfungsi sebagai pengawet dalam produk.

Caffeine.

Senyawa yang umum ditemukan dalam kopi dan teh ini memiliki manfaat menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan merangsang sirkulasi darah mikro di bawah kulit. Caffeine juga dikenal dapat membantu mengatasi tampilan mata panda atau mata sembap, serta membuat kulit tampak lebih segar.

Biotin.

Dikenal sebagai vitamin B7. Biotin berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kelembapan kulit.

Bahan Pelengkap (Pendukung)


  • Aqua
    : Air sebagai basis utama formulasi.
  • Polyacrylate Crosspolymer-6: Pengental sintetis yang memberikan efek sentuhan lembut dan velvety pada kulit.
  • Glycerine: Pelarut yang juga bersifat skin-identical dan humektan, membantu menarik kelembapan ke kulit.
  • Pentylene Glycol: Pelarut yang juga berfungsi sebagai preservatives booster, meningkatkan efektivitas pengawet.
  • Butylene Glycol: Pelarut yang berfungsi sebagai pengencer dan peningkat penetrasi bahan aktif ke dalam kulit, sekaligus sebagai humektan.
  • Propylene Glycol: Memiliki fungsi yang serupa dengan butylene glycol, yaitu sebagai pelarut, pengencer, dan peningkat penetrasi.
  • Phenoxyethanol: Pengawet umum yang digunakan dalam produk kosmetik.
  • Methyl p-hydroxybenzoate: Dikenal sebagai methyl paraben, salah satu jenis pengawet paraben.
  • Butyl p-hydroxybenzoate: Dikenal sebagai butyl paraben, juga merupakan pengawet paraben.
  • Ethyl p-hydroxybenzoate: Dikenal sebagai ethyl paraben, jenis pengawet paraben lainnya.
  • Propyl p-hydroxybenzoate: Dikenal sebagai propyl paraben, pengawet paraben terakhir yang terdaftar.

Kesimpulan

✔️Envygreen Pore Minimizer Serum mengandung total 10 bahan aktif yang tidak hanya berfokus pada pengendalian minyak dan tampilan pori-pori, tetapi juga berkontribusi dalam perawatan kulit berjerawat. Formulasi ini diperkaya dengan bahan-bahan yang memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, membantu mengurangi iritasi, serta memberikan kelembapan.

Pertanyaan Umum: Apakah Pori-pori Bisa Dikecilkan Secara Permanen?

Secara realistis, sangat sulit untuk mengecilkan pori-pori yang sudah membesar secara permanen, terutama hanya dengan mengandalkan produk skincare. Jika pori-pori sudah terbentuk, pengembalian ke ukuran semula hampir mustahil.

Namun, tampilan pori-pori dapat disamarkan. Salah satu caranya adalah dengan mengontrol produksi sebum. Ketika kadar minyak di wajah terkendali, pori-pori secara visual akan terlihat lebih kecil. Alternatif lain adalah dengan menggunakan bahan-bahan yang bersifat astringent (mampu merangsang jaringan), seperti witch hazel, agarikon (fomes officinalis), green tea, dan sejenisnya.

Kembali ke topik produk ini…

Kelebihan Envygreen Pore Minimizer Serum meliputi:

  • ✔️ Bebas alkohol (No alcohol)
  • ✔️ Bebas pewangi (No fragrance)
  • ✔️ Bebas minyak (Oil free) dan tidak menyumbat pori (Non comedogenic)
  • ✔️ Aman untuk fungal acne (Fungal acne safe)
  • ✔️ Diklaim cocok untuk semua jenis kulit, terutama kulit berminyak, berpori besar, dan rentan berjerawat.

Perlu menjadi catatan:

❗ Produk ini mengandung 4 jenis paraben (methyl, butyl, ethyl, dan propyl paraben). Meskipun demikian, total konsentrasi paraben dalam produk kosmetik diatur agar tetap aman, biasanya hingga maksimum 0,8%.