Skincapedia.com – Implora terus menjadi sorotan dalam industri kecantikan tanah air, menghadirkan berbagai produk inovatif dengan harga terjangkau. Kali ini, perhatian tertuju pada produk serum anti-aging terbaru mereka, Implora Midnight Serum, yang diklaim mampu mengatasi berbagai tanda penuaan pada kulit.
Serum ini diformulasikan dengan kombinasi bahan aktif yang dirancang untuk menutrisi, melembapkan, dan menyamarkan noda hitam, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang ingin menjaga keremajaan kulit.
|
|
| Implora Midnight Serum. Sumber: Shopee. |
Dengan harga sekitar Rp35.000 untuk kemasan 20ml, Implora Midnight Serum menawarkan solusi anti-aging yang ramah di kantong. Namun, sebelum memutuskan untuk menggunakannya, penting untuk memahami setiap bahan yang terkandung di dalamnya.
Membongkar Kandungan Implora Midnight Serum
Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):
Aqua, Galactomyces ferment filtrate, butylene Glycol, propylene glycol, glyserine, ethoxydiglycol, hydrolyzed pea proteine, pentylene glycol, sodium lactate, sodium PCA, DMDM hydantoyn, acrylates c10-30/ Alkyl Acrylate crosspolymer, hydroxypropyl methylcelluloce, hamamelis virginiana (witch hazel) extract, polysorbate 20, phenoxyethanol, tetrasodium edta, coriandrum sativum fruit extract, sodium Hydroxide, olea europea fruit extract, triethanolamine, fructose, glycine, Inositol, lactic acid, niacinamide, urea, iodopropynyl butylcarbamate, sodium benzoate, Terry dry freeze dried or spray dried aloevera powders, sodium chloride, benzoic acid.
Bahan Aktif Utama dan Manfaatnya:
- Galactomyces ferment filtrate: Kaya akan asam amino, mineral, vitamin, enzim, dan asam organik. Bahan ini dikenal ampuh menutrisi kulit, melindunginya dari kerusakan lingkungan, meningkatkan produksi hyaluronic acid alami, menjaga kelembapan, dan memberikan efek anti-aging.
- Hydrolyzed pea protein: Berfungsi sebagai agen anti-aging dengan kandungan asam amino seperti glycine, proline, hydroxyproline, dan arginine yang membantu menguatkan struktur kulit, membuatnya tampak lebih kencang. Selain itu, bahan ini juga memiliki sifat anti-iritasi dan mampu meningkatkan kelembapan kulit, sangat cocok untuk kulit kering dan iritasi. Bahan ini juga diklaim 100% vegan dan bebas alergen.
- Sodium PCA: Merupakan salah satu humektan alami yang membantu menjaga kelembapan kulit, dan juga ditemukan pada serum Implora lainnya.
- Hamamelis virginiana (witch hazel) extract: Memiliki sifat astringen dan mengontrol minyak berlebih, menjadikannya bahan populer untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.
- Coriandrum sativum fruit extract: Ekstrak ketumbar ini mengandung flavonoid glycoside yang bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin soothing), membantu meredakan kemerahan dan gatal. Kandungan antioksidannya juga efektif menangkal radikal bebas.
- Olea europaea fruit extract: Ekstrak buah zaitun kaya akan antioksidan seperti polyphenol, verbacoside, tyrosol, hydroxytyrosol. Bahan ini memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan membantu mencegah tanda-tanda penuaan.
- Glycine: Asam amino yang berperan dalam pembentukan kolagen.
- Lactic acid: Merupakan jenis AHA (Alpha Hydroxy Acid) yang membantu eksfoliasi lembut dan melembapkan kulit.
- Niacinamide: Vitamin B3 yang memiliki banyak manfaat, termasuk mencerahkan, mengurangi peradangan, dan memperkuat lapisan pelindung kulit.
- Urea: Humektan yang membantu menarik dan menahan air di dalam kulit.
- Terry dry freeze dried or spray dried aloevera: Ekstrak lidah buaya yang dikenal memiliki sifat menenangkan dan melembapkan.
Kelima bahan terakhir (glycine, lactic acid, niacinamide, urea, aloevera) telah dibahas secara mendalam pada artikel sebelumnya mengenai serum Implora Brightening dan Anti-Acne, sehingga dapat dirujuk untuk informasi lebih lanjut.
Bahan Pelengkap Pendukung Formulasi:
- Aqua
- Butylene Glycol
- Propylene Glycol
- Glycerine
- Ethoxydiglycol
- Pentylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut dan peningkat efektivitas pengawet.
- Sodium Lactate
- DMDM Hydantoin
- Acrylates C10-30/ Alkyl Acrylate Crosspolymer
- Hydroxypropyl Methylcellulose
- Polysorbate 20: Berfungsi sebagai pengemulsi, membantu mencampurkan bahan yang tidak larut dalam air.
- Phenoxyethanol
- Tetrasodium EDTA
- Sodium Hydroxide
- Triethanolamine
- Fructose
- Inositol
- Iodopropynyl Butylcarbamate
- Sodium Benzoate
- Sodium Chloride
- Benzoic Acid
Bahan-bahan pelengkap ini umumnya berfungsi sebagai pelarut, pengental, pengemulsi, pengawet, dan penstabil formulasi. Perbedaan utama dari serum Implora lainnya terletak pada penambahan pentylene glycol dan polysorbate 20 pada formulasi ini.
Kesimpulan Mendalam Mengenai Implora Midnight Serum
Keunggulan Implora Midnight Serum:
- Fokus Anti-Aging: Serum ini secara spesifik dirancang untuk mengatasi tanda-tanda penuaan dan mencegah penuaan dini.
- Kandungan Kaya Manfaat: Dengan 11 bahan aktif yang bermanfaat, serum ini sangat cocok untuk kulit kering, dehidrasi, dan mature skin. Bahan utamanya, Galactomyces ferment filtrate, dikenal memiliki segudang manfaat untuk kulit.
- Sejarah Galactomyces: Menariknya, Galactomyces merupakan produk sampingan dari fermentasi beras yang awalnya ditemukan secara tidak sengaja pada tangan para pekerja pabrik sake di Jepang. Penemuan ini kemudian mengarah pada pengembangan Galactomyces ferment filtrate sebagai bahan aktif skincare, yang pertama kali dipopulerkan oleh brand SK-II dengan nama Pitera.
- Formula Gentle: Serum ini tidak mengandung retinol, sehingga lebih aman dan cocok untuk semua jenis kulit, termasuk yang sensitif.
- Bebas Bahan Berbahaya: Tidak mengandung alkohol, pewangi (fragrance), dan paraben.
- Potensi Komedogenik Rendah: Diformulasikan bebas minyak (oil-free), sehingga minim risiko menyumbat pori-pori.
- Rekomendasi Penggunaan Malam Hari: Sesuai dengan namanya, serum ini direkomendasikan untuk digunakan pada malam hari, meskipun tidak mengandung bahan yang menyebabkan fotosensitivitas.
Perhatian Khusus untuk Fungal Acne:
Perlu dicatat bahwa Implora Midnight Serum tidak aman untuk penderita fungal acne karena kandungan Galactomyces ferment filtrate dan polysorbate 20.
Mengapa Galactomyces dan Polysorbate 20 Berpotensi Memicu Fungal Acne?
Galactomyces dapat meningkatkan aktivitas AhR (Aryl hydrocarbon receptor) dalam kulit, yang berlebihan dapat memperburuk kondisi fungal acne. Sementara itu, polysorbate 20 (nama lain sorbitan monolaurate) berbahan dasar asam lemak laurat, yang merupakan makanan bagi jamur Malassezia, penyebab fungal acne.
Penting untuk diingat bahwa tidak semua bahan fermentasi memicu fungal acne. Fermentasi saccharomyces belum memiliki bukti kuat sebagai pemicu, dan fermentasi lactobacillus justru dinilai aman. Oleh karena itu, penting untuk memahami jenis kulit dan kondisi spesifik sebelum menggunakan produk ini.
Jika kulit Anda tidak memiliki riwayat atau gejala fungal acne, kedua bahan tersebut umumnya aman digunakan.
Produk ini dapat dibeli melalui Official Store Implora.

