Ketika membicarakan kesehatan tulang, kebanyakan orang langsung terfokus pada susu atau asupan kalsium semata. Padahal, tanpa kita sadari, ada banyak jenis pangan yang justru menjadi “musuh tersembunyi” dan berpotensi melemahkan tulang secara bertahap.
Gaya hidup kekinian yang serba instan kerap mendorong kita untuk memilih makanan cepat saji atau yang kaya rasa tanpa pertimbangan mendalam. Nah, di sinilah pentingnya Anda mulai meningkatkan kewaspadaan, sebab beberapa jenis santapan penyebab osteoporosis ternyata sering Anda nikmati sehari-hari. Mari kita kenali daftar pangan tersebut, yang dilansir dari Medical News Today!
Garam Berlebih yang Menguras Kalsium
Lebih mengejutkan lagi, CDC melaporkan bahwa lebih dari 40% asupan sodium harian berasal dari makanan seperti roti, pizza, olahan pangan, hingga kudapan asin seperti keripik dan popcorn. Oleh karena itu, meskipun Anda tidak merasa mengonsumsi makanan yang terlalu asin, sebenarnya asupan sodium bisa saja sudah melampaui batas.
Untuk mencegah hal ini, sebaiknya Anda mulai memperhatikan label gizi dan membatasi konsumsi sodium hingga di bawah 2.300 mg setiap harinya. Dengan demikian, Anda dapat menurunkan risiko terpaparnya tulang terhadap makanan yang memicu kerapuhan sejak dini.
Makanan Tinggi Oksalat dan Fitat
Mungkin Anda sering mengonsumsi bayam, aneka kacang, atau teh tanpa menyadari bahwa kandungan oksalat dan fitat di dalamnya dapat menghambat penyerapan kalsium. Senyawa-senyawa ini memang bersifat alami, namun dalam jumlah yang signifikan dapat mengurangi efektivitas nutrisi krusial bagi tulang.
Namun, ini bukan berarti Anda harus sepenuhnya menghindari makanan tersebut, ya. Mengingat pangan ini juga kaya akan nutrisi lain seperti vitamin K, Anda tetap dapat mengonsumsinya dengan cara yang lebih cerdas, seperti merendam kacang sebelum diolah atau mengatur waktu konsumsi bersama sumber kalsium.
Alkohol
Konsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan ternyata dapat berdampak langsung pada kesehatan tulang. National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases (NIAMSD) menguraikan bahwa alkohol dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam menyerap kalsium dan vitamin D.
Tidak hanya itu, kebiasaan mengonsumsi alkohol dalam jangka panjang juga berpotensi menyebabkan gangguan hormonal yang memiliki peran vital dalam proses pembentukan dan pemeliharaan tulang. Akibatnya, tulang menjadi lebih rentan mengalami pengeroposan.
Makanan Tinggi Gula Tambahan
Siapa yang tidak menyukai hidangan manis? Sayangnya, asupan gula yang berlebihan bisa menjadi salah satu penyebab osteoporosis yang seringkali tidak disadari. Berdasarkan sebuah tinjauan pada tahun 2018, terlalu banyak gula dapat memicu tubuh kehilangan kalsium, magnesium, dan potassium melalui urine.
Selain itu, gula juga berpotensi menurunkan kadar vitamin D dalam tubuh, sehingga penyerapan kalsium menjadi kurang optimal. Hal ini tentu akan memengaruhi proses pembentukan tulang yang menjadi kurang maksimal.
Beberapa jenis hidangan tinggi gula yang perlu Anda waspadai antara lain minuman manis, hidangan penutup, permen, sereal manis, hingga saus kemasan. Oleh sebab itu, sebaiknya batasi konsumsi gula tambahan hingga kurang dari 10 persen dari total kalori harian agar tulang tetap sehat dan kokoh.
Baca juga: Hyoyeon, Yuri, dan Sooyoung SNSD Hadir di You Quiz on the Block
Setelah mengetahui daftar pangan yang memicu kerapuhan tulang, kini saatnya Anda lebih cermat dalam memilih asupan yang masuk ke dalam tubuh. Mari mulai dari sekarang, ubah kebiasaan kecil Anda menjadi lebih sehat agar Anda tetap aktif, kuat, dan penuh percaya diri di masa mendatang!
