Skincapedia.com – Melanox Face UV Protector SPF 30 PA++ hadir sebagai solusi perlindungan kulit wajah dari paparan sinar matahari yang berbahaya. Krim ini tidak hanya berfungsi sebagai tabir surya, tetapi juga diklaim mampu melembapkan kulit dan cocok untuk berbagai jenis kulit berkat kemampuannya menyerap minyak berlebih.
Produk ini diaplikasikan dengan cara mengoleskannya secara merata ke seluruh permukaan wajah. Dengan kemasan berukuran 25 gram, Melanox Face UV Protector SPF 30 PA++ dibanderol dengan harga sekitar 50 ribuan rupiah, menjadikannya pilihan yang terjangkau di pasaran.
|
|
| Melanox Face UV Protector SPF 30 PA++. Sumber: shopee |
Menganalisis Kandungan Melanox Face UV Protector SPF 30 PA++
Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):
Purified water, octyl methoxycinnamate, titanium dioxide, c12-15 Alkyl benzoate, cetyl alcohol, Propylene Glycol, 4-methylbenzylodine camphor, glyseryl stearate, sorbitan stearate, caprylic/capric triglyceride, peg-40 stearate, Zinc oxide, octyl triazone, diethylamino Hydroxybenzoyl benzoate, phenoxyethanol, sodium ascorbyl phosphate, tocopheryl acetate, carbomer, triethanolamine, peg 90, Carica Papaya fruit extract, BHT, triethylene Glycol, Cl 77490, sodium carboxymethyl Beta glucan, lemon Citrus medica limonum extract, Triethoxycaprylylsilane, butylene Glycol, Cl 77492, Cl 77499, Camelia sinensis leaf extract (green Tea), methyl paraben.
Bahan Aktif Unggulan
Tocopheryl Acetate: Dikenal sebagai Vitamin E, bahan ini berperan sebagai antioksidan kuat yang membantu melembapkan kulit dan memberikan perlindungan tambahan terhadap efek buruk sinar UVB.
Sodium Ascorbyl Phosphate: Merupakan bentuk turunan Vitamin C yang lebih stabil (SAP). Meskipun penetrasinya tidak sekuat Vitamin C murni, SAP tetap efektif sebagai antioksidan, merangsang produksi kolagen, serta membantu menyamarkan noda hitam pada kulit.
Sodium Carboxymethyl Beta Glucan: Juga dikenal sebagai Beta Glucan M, bahan ini memiliki kemampuan menenangkan kulit yang teriritasi, bersifat anti-inflamasi, dan meningkatkan aktivitas antioksidan. Selain itu, ia juga melindungi kulit dari kerusakan lingkungan serta menjaga kelembapan kulit.
Carica Papaya Fruit Extract: Ekstrak buah pepaya ini kaya akan AHA alami, vitamin, dan antioksidan. Kandungan enzim papain di dalamnya membantu mengangkat sel kulit mati dan kotoran, sehingga kulit tampak lebih bersih dan cerah.
Lemon Citrus Medica Limonum Extract: Ekstrak buah lemon ini kaya akan Vitamin C, AHA alami (asam sitrat), dan antioksidan. Manfaatnya meliputi mencerahkan kulit, bersifat antibakteri, dan bahkan dapat membantu mengatasi ketombe.
Camelia Sinensis Leaf Extract (Green Tea): Teh hijau mengandung polifenol, terutama katekin, yang dikenal sebagai antioksidan kuat. Bahan ini juga menawarkan perlindungan dari sinar UV, bersifat antikarsinogenik dan anti-inflamasi. Senyawa ini mampu melindungi DNA kulit dari kerusakan dan membantu perbaikan DNA yang rusak, serta memiliki aktivitas antimikroba.
Agen Pelindung Matahari (Sunscreen Agents)
Octyl Methoxycinnamate: Merupakan penyerap sinar UVB yang termasuk dalam kategori sunscreen kimiawi. Bahan ini ringan dan mudah diformulasikan, namun perlu diperhatikan bahwa stabilitasnya terhadap sinar matahari tidak sempurna, nilai SPF-nya dapat berkurang setelah terpapar sinar matahari langsung dalam waktu tertentu.
Titanium Dioxide: Sunscreen fisik atau mineral ini menawarkan perlindungan spektrum luas (melindungi dari UVB, UVA I, dan UVA II). Titanium dioxide sangat stabil terhadap cahaya (photo-stable) dan memiliki manfaat tambahan sebagai agen penyerap minyak (mattifier).
4-Methylbenzylodine Camphor: Bahan ini berfungsi sebagai filter UVB. Meskipun tidak sepenuhnya stabil dan proteksinya dapat berkurang seiring waktu paparan, bahan ini sering digunakan untuk membantu menstabilkan bahan sunscreen lain seperti Avobenzone.
Zinc Oxide: Termasuk sunscreen fisik yang paling populer, zinc oxide memberikan perlindungan spektrum luas (UVA dan UVB) dan sangat stabil. Meskipun memiliki potensi meninggalkan white cast atau efek putih pada kulit, zinc oxide juga dikenal aman, menyerap minyak, dan memiliki sifat anti-inflamasi serta menenangkan kulit.
Octyl Triazone: Dikenal juga sebagai Uvinul T 150, bahan ini merupakan filter UVB generasi baru yang sangat kuat dan sangat stabil terhadap paparan sinar matahari.
Diethylamino Hydroxybenzoyl Benzoate: Atau Uvinul A Plus, adalah sunscreen kimiawi generasi baru yang menawarkan perlindungan UVA tinggi dan sangat stabil terhadap sinar matahari, sehingga efektivitasnya tidak mudah menurun.
Bahan Pelengkap untuk Formulasi Optimal
- Purified Water: Air murni sebagai basis utama formulasi.
- C12-15 Alkyl Benzoate: Bertindak sebagai emolien, agen antimikroba, dan peningkat kinerja pengawet.
- Cetyl Alcohol: Merupakan lemak alkohol yang berfungsi sebagai emolien, pengental formula, dan penstabil emulsi.
- Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan (menjaga kelembapan).
- Glyceryl Stearate: Agen pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula.
- Sorbitan Stearate: Juga berperan sebagai pengemulsi dan emolien.
- Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien ringan yang tidak lengket, berasal dari bahan alami, dan cocok untuk semua jenis kulit.
- PEG-40 Stearate: Agen pengemulsi lainnya dalam formulasi.
- Phenoxyethanol: Digunakan sebagai pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroba.
- Carbomer: Gelling agent yang membantu menstabilkan formula dengan menetralkan ion logam.
- Triethanolamine: Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat basa.
- PEG 90: Pelarut dalam formulasi.
- BHT (Butylated Hydroxytoluene): Antioksidan sintetis yang mencegah formulasi teroksidasi.
- Triethylene Glycol: Pengencer, agen penutup aroma, serta non-iritan.
- Cl 77490: Pigmen pewarna.
- Triethoxycaprylylsilane: Senyawa silikon yang berfungsi melapisi pigmen atau agen mineral sunscreen, membantu penyebaran yang merata, mencegah penggumpalan, dan meminimalkan white cast pada kulit.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Cl 77492: Yellow iron oxide, pigmen pewarna kuning.
- Cl 77499: Black iron oxide, pigmen pewarna hitam.
- Methyl Paraben: Pengawet dalam formulasi.
Kesimpulan Mengenai Melanox Face UV Protector SPF 30 PA++
✔️Melanox Face UV Protector merupakan produk hybrid sunscreen yang menggabungkan 6 agen pelindung matahari, terdiri dari 2 agen fisik dan 4 agen kimiawi.
✔️Dengan SPF 30, produk ini mampu melindungi kulit dari paparan sinar UVB hingga 97%. PA++ memberikan perlindungan terhadap sinar UVA, memperpanjang waktu perlindungan kulit secara signifikan dibandingkan tanpa menggunakan tabir surya.
✔️Kombinasi 6 bahan aktif unggulan dalam formulasi ini bekerja untuk merawat kesehatan kulit, memberikan efek antioksidan, dan meredakan peradangan.
✔️Produk ini diformulasikan tanpa alkohol dan pewangi, menjadikannya pilihan yang lebih ramah bagi kulit sensitif.
✔️Kandungan silikon dalam produk ini tergolong minim, hanya satu jenis yaitu Triethoxycaprylylsilane yang fungsinya lebih ke membantu aplikasi agen sunscreen fisik agar lebih mudah diratakan, tidak menggumpal, dan meminimalkan efek white cast.
✔️Formulasi oil-free menjadikan produk ini pilihan menarik bagi pemilik kulit berminyak.
✔️Potensi komedogenik produk ini tergolong rendah, dengan beberapa bahan seperti Cetyl Alcohol (nilai 3) dan Triethanolamine (nilai 2) yang perlu diperhatikan oleh individu yang sangat rentan terhadap komedo.
✔️Produk ini diklaim non-comedogenic dan non-acnegenic, serta ideal untuk semua jenis kulit.
❗Namun, produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung bahan seperti Glyceryl Stearate, Sorbitan Stearate, dan PEG-40 Stearate.
✔️Sebagai produk lokal, Melanox Face UV Protector menawarkan harga yang terjangkau, telah terdaftar di BPOM, dan memiliki logo HALAL.

