Skincapedia.com – Memahami kandungan produk perawatan kulit adalah kunci untuk memilih formulasi yang tepat, terutama bagi mereka yang memiliki masalah kulit berjerawat. Noera Acne Fight Serum hadir sebagai salah satu solusi yang diformulasikan khusus untuk merawat kulit rentan berjerawat. Artikel ini akan mengupas tuntas setiap bahan yang terkandung di dalamnya, memberikan pemahaman mendalam bagi para pecinta skincare.
Noera Acne Fight Serum dirancang untuk membantu merawat kulit yang sedang berjuang melawan jerawat. Formulasi serum ini menggabungkan beberapa bahan aktif yang diklaim mampu memberikan manfaat multifaset, mulai dari menenangkan iritasi hingga menutrisi dan melembapkan kulit.
|
|
| Noera Acne Fight Serum. Sumber: shopee |
Produk ini menjanjikan berbagai manfaat, di antaranya adalah menenangkan kemerahan dan iritasi pada kulit berjerawat, membantu proses penyembuhan jerawat, menghaluskan kulit, serta memudarkan bekas jerawat. Selain itu, serum ini juga diklaim mampu mengontrol kadar minyak berlebih di kulit dan mengandung antioksidan untuk melawan jerawat serta menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab timbulnya jerawat.
Dengan harga sekitar Rp159.000 untuk kemasan 20ml, Noera Acne Fight Serum menawarkan formulasi yang kaya akan bahan-bahan aktif.
Penjelasan Ingredients Noera Acne Fight Serum
Ingredients:
Aqua, Centella Asiatica extract, silanediol salicylate, peg-40 hydrogenated Castor oil, Camelia sinensis leaf extract, Aloe barbadensis leaf extract, phenoxyethanol, polyacrylate crosspolymer 11, hydrogenated polydecene, Rosa Roxburghii fruit extract, caprylic/capric triglyceride, polygonum cuspidatum root extract, scutellaria baicalensis root extract, glycyrrhiza glabra root extract, chamomila recutita matricaria flower extract, rosmarinus officinalis Rosemary leaf oil, polyglutamic acid, sodium hyaluronate, sodium acetylated hyaluronate, hydroxypropyl trimonium hyaluronate, lactobacillus ferment lysate, Melia azadirachta flower extract, Melia azadirachta leaf extract, caprylyl Glycol, ethylhexylglycerin, amino Ester -1, amber powder, coccinia indica fruit extract, solanum melongena (eggplant) fruit extract, Curcuma longa (turmeric) root extract, coralina officinalis extract, moringa oleifera seed oil, glyserine, butylene Glycol, propanediol, disodium edta, mica, 1,2 hexanediol, agar, hydrolyzed collagen, acacia Senegal gum, squalane, arginine, carbomer.
Bahan Aktif Unggulan
Centella Asiatica Extract
Dikenal luas sebagai cica, ekstrak ini memiliki kemampuan luar biasa dalam menstimulasi produksi kelembapan alami kulit. Ia juga mempercepat proses penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan meningkatkan sintesis kolagen dan aktivitas antioksidan. Sifat anti-inflamasinya menjadikan ekstrak ini sahabat terbaik bagi kulit yang iritasi, sensitif, dan berjerawat.
Silenadiol Salicylate
Merupakan kombinasi antara organic silicium dan salicylic acid. Bahan ini menawarkan efek menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, perlindungan bagi kulit sensitif, serta manfaat anti-jerawat dan melembapkan kulit.
Camelia Sinensis Leaf Extract
Ekstrak green tea ini kaya akan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan kuat, pelindung dari paparan sinar UV, antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini mampu melindungi DNA kulit dari kerusakan dan mengaktifkan enzim perbaikan DNA.
Aloe Barbadensis Leaf Extract
Ekstrak lidah buaya ini dikenal luas akan kemampuannya dalam melembapkan kulit, bertindak sebagai antioksidan, menenangkan kulit (skin soothing), dan membantu proses penyembuhan luka.
Rosa Roxburghii Fruit Extract
Buah rose chestnut ini kaya akan antioksidan dan Vitamin C yang jauh lebih tinggi dibandingkan jeruk. Manfaatnya meliputi perlindungan kulit, nutrisi, perataan warna kulit, serta efek anti-penuaan (anti-aging).
Polygonum Cuspidatum Root Extract
Dikenal sebagai Japanese Knotweed, ekstrak ini adalah salah satu sumber resveratrol, antioksidan kuat yang mampu menghambat kerusakan DNA akibat radikal bebas dan mengurangi tanda-tanda iritasi pada kulit.
Scutellaria Baicalensis Root Extract
Ekstrak akar Skullcap, tanaman herbal tradisional Tiongkok, ini mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin. Senyawa-senyawa ini memiliki potensi antioksidan dan anti-inflamasi yang signifikan.
Glycyrrhiza Glabra Root Extract
Ekstrak akar manis ini populer sebagai agen pencerah kulit yang aman. Mengandung glabridin sebagai agen pencerah dan glycyrrhizin sebagai agen anti-inflamasi.
Chamomila Recutita Matricaria Flower Extract
Mengandung senyawa aktif bisabolol yang bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin-soothing), sangat baik untuk kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif. Ekstrak ini juga kaya akan antioksidan.
Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Oil
Minyak daun rosemary ini memiliki khasiat antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat. Selain itu, ia juga bersifat antibakteri, astringen, dan membantu meratakan tekstur kulit.
Polyglutamic Acid
Bahan ini menawarkan kemampuan menghidrasi yang lebih superior dibandingkan hyaluronic acid.
Sodium Hyaluronate
Memiliki kemampuan luar biasa untuk mengikat air hingga 1000 kali berat molekulnya sendiri, efektif menjaga kelembapan kulit.
Sodium Acetylated Hyaluronate
Merupakan molekul hyaluronic acid yang telah dimodifikasi untuk meningkatkan kemampuannya dibandingkan versi standarnya.
Hydroxypropyl Trimonium Hyaluronate
Tipe hyaluronic acid yang dihasilkan melalui fermentasi ini memiliki daya rekat (adhesi) khusus sehingga tidak mudah terbilas oleh air.
Lactobacillus Ferment Lysate
Bahan ini berperan dalam menjaga keseimbangan mikrobioma kulit, menghidrasi, menstimulasi pergantian sel kulit, mengurangi kemerahan dan iritasi, serta membantu pemulihan luka. Apabila dikombinasikan dengan hyaluronic acid, ia dapat memperkuat fungsi skin barrier.
Melia Azadirachta Flower Extract & Melia Azadirachta Leaf Extract
Ekstrak bunga dan daun Neem ini kaya akan antioksidan, bersifat antiseptik, anti-inflamasi, dan anti-jerawat. Keduanya juga membantu proses pemulihan luka pada kulit.
Amino Ester 1
Merupakan komponen sintetis yang merupakan campuran asam amino seperti aspartic acid, arginine, glycine, glutamic acid, histidine, dan lysine. Fungsinya berpusat pada peremajaan kulit, pemulihan, revitalisasi, dan anti-penuaan.
Coccinia Indica Fruit Extract
Ekstrak buah timun merah atau kemarungan ini mengandung antioksidan, Vitamin A, flavonoid, saponin, dan terpenoid yang mampu menetralisir radikal bebas serta bersifat anti-inflamasi.
Solanum Melongena (Eggplant) Fruit Extract
Ekstrak terong ini kaya akan antioksidan, Vitamin C, dan memiliki sifat anti-inflamasi.
Curcuma Longa (Turmeric) Root Extract
Ekstrak kunyit ini dikenal sebagai antioksidan dan pencerah kulit. Komponen aktifnya, curcumin, memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba, serta bersifat astringen dan pengatur sebum, menjadikannya ideal untuk kulit acne-prone.
Coralina Officinalis Extract
Ekstrak rumput laut ini bermanfaat sebagai antioksidan, pelembap kulit (skin hydrating), emolien, dan anti-penuaan.
Moringa Oleifera Seed Oil
Minyak biji kelor ini kaya akan asam lemak esensial yang baik untuk melembapkan kulit dan menjaga fungsi skin barrier. Minyak ini juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur.
Hydrolyzed Collagen
Bertindak sebagai pelembap kulit. Molekul kolagen yang dipecah menjadi ukuran lebih kecil ini memiliki kemampuan penetrasi yang lebih dalam ke dalam kulit.
Squalane
Merupakan pelembap unggulan yang cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak, berjerawat, dan fungal acne.
Arginine
Senyawa ini adalah antioksidan kuat, humektan, dan peningkat produksi kolagen.
Bahan Pelengkap yang Mendukung Formulasi
- Aqua: Air sebagai pelarut dasar.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Phenoxyethanol: Digunakan sebagai pengawet.
- Polyacrylate Crosspolymer 11: Pengental sintetis yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Hydrogenated Polydecene: Emolien yang membantu melembutkan kulit.
- Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien yang berasal dari minyak kelapa dan gliserin.
- Caprylyl Glycol: Berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet dan emolien.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
- Amber Powder: Memberikan efek kilau pada formula dan memiliki kemampuan menyerap minyak.
- Glycerine: Pelarut alami yang juga berfungsi sebagai skin identical dan humektan.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Propanediol: Pelarut, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam.
- Mica: Memberikan efek glitter pada formula.
- 1,2 Hexanediol: Pelarut, humektan, dan peningkat efektivitas pengawet.
- Agar: Pengental alami.
- Acacia Senegal Gum: Pengental alami dan agen penstabil.
- Carbomer: Pengental sintetis yang membantu menambah kekentalan formula.
Kesimpulan Mengenai Noera Acne Fight Serum
Noera Acne Fight Serum menampilkan daftar bahan aktif yang sangat mengesankan, berjumlah 26 jenis. Formulasi ini sangat komprehensif, tidak hanya berfokus pada perawatan anti-jerawat, tetapi juga memberikan manfaat antioksidan, menenangkan kulit, anti-inflamasi, menghidrasi, serta memperkuat skin barrier.
Keunggulan serum ini terletak pada kesederhanaan bahan pelengkapnya, kemampuan untuk tidak membuat kulit kering, serta formula yang bersifat non-comedogenic meskipun tidak oil-free. Produk ini juga bebas dari alkohol, pewangi, dan paraben.
Serum ini sangat ideal untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat, dapat digunakan baik pada rutinitas pagi maupun malam hari, dan cocok untuk usia mulai dari 13 tahun. Meskipun secara umum bahan-bahannya dinilai aman untuk ibu hamil dan menyusui, disarankan untuk melakukan tes tempel (patch test) atau berkonsultasi dengan dokter.
Perlu diperhatikan bahwa formula ini tidak fungal acne safe karena mengandung PEG-40 Hydrogenated Castor Oil.
Sebagai produk lokal, Noera Acne Fight Serum telah terdaftar di BPOM, memberikan jaminan keamanan dan kualitas bagi konsumen.

