Skincapedia.com – Di tengah pesatnya pertumbuhan brand kecantikan lokal di Indonesia, Noola hadir dengan konsep minimalis namun menawarkan manfaat maksimal. Salah satu produk andalannya, Noola Dew Moisturizer, menjadi sorotan berkat klaimnya sebagai pelembap ringan yang aman untuk penggunaan sehari-hari dan tidak memicu fungal acne. Artikel ini akan mengupas tuntas kandungan dalam Noola Dew Moisturizer untuk memberikan gambaran yang lebih mendalam bagi para pencinta skincare.
Noola Dew Moisturizer
Noola merupakan salah satu brand kecantikan lokal yang semakin menunjukkan eksistensinya. Kehadiran brand-brand lokal yang kian menjamur ini membuktikan bahwa produk dalam negeri tidak kalah bersaing dengan produk impor, baik dari segi kualitas maupun inovasi.
Noola mengusung konsep “Minimal dan Maksimal”. Hal ini tercermin dari tampilan kemasan produknya yang minimalis, namun diklaim memberikan efek yang maksimal bagi kulit penggunanya. Konsep ini seolah mengajak konsumen untuk lebih fokus pada esensi dan manfaat produk itu sendiri.
|
|
| Noola Dew Moisturizer. Foto by lucydnr FD Member |
Deskripsi Produk: Noola Dew Moisturizer diformulasikan sebagai pelembap berbasis air (water-based) yang ringan. Sifatnya yang oil-free menjadikannya pilihan aman untuk penggunaan rutin, serta diklaim tidak memicu timbulnya fungal acne atau malassezia folliculitis.
Klaim Produk:
- Melembabkan kulit secara efektif.
- Memberikan sensasi menyegarkan pada kulit.
- Membantu menjaga elastisitas kulit agar tetap kenyal.
- Berperan dalam merawat kulit yang mengalami iritasi atau kemerahan.
Cara Pakai: Penggunaan Noola Dew Moisturizer cukup mudah. Produk ini disarankan untuk dikocok terlebih dahulu sebelum diaplikasikan secara merata ke seluruh wajah dan leher setelah membersihkan muka, baik pada pagi maupun malam hari.
Nomor Registrasi BPOM: POM NA18200105285
Harga: Rp 129.000 untuk kemasan 50 ml.
Penelusuran Mendalam: Ingredients Noola Dew Moisturizer
Daftar Komposisi Lengkap:
Aqua, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Dimethicone, Glycerin, Sodium PCA, Cucumis Sativus (Cucumber) Fruit Extract, Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Leaf Juice, Divinyldimethicone/Dimethicone Crosspolymer, Phenoxyethanol, Sodium Hyaluronate, Panthenol, Polyacrylamide, Algae Oligosaccharides, C13-14 Isoparaffin, Laureth-7, Carbomer, Triethanolamine
Analisis Bahan Aktif Utama:
Sodium PCA (2%)
Merupakan salah satu komponen yang secara alami terdapat dalam skin barrier (faktor pelembap alami kulit). Sodium PCA berperan sebagai skin hydrator yang sangat baik, efektif mencegah kulit menjadi kering dan dehidrasi. Selain itu, senyawa ini juga berkontribusi dalam menjaga kesehatan dan integritas lapisan pelindung kulit.
Cucumis Sativus (Cucumber) Fruit Extract (Ekstrak Buah Mentimun)
Ekstrak mentimun dikenal luas sebagai bahan yang ‘non-irritating‘ atau tidak menyebabkan iritasi. Sifat emollient dan skin-soothing-nya sangat bermanfaat untuk menenangkan kulit. Penelitian menunjukkan bahwa mentimun mengandung asam amino dan asam organik yang membantu menjaga keseimbangan pH alami kulit atau yang dikenal sebagai ‘acid mantle‘. Lebih lanjut, mentimun memiliki enzim shikimatedehydrigenase yang memiliki kemampuan anti-inflamasi. Sebagai ekstrak tumbuhan, mentimun juga kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang penting untuk melindungi dan menutrisi kulit.
Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Leaf Juice (Jus Daun Lidah Buaya)
Berbagai penelitian ilmiah telah mengkonfirmasi bahwa ekstrak lidah buaya adalah pelembap (‘great moisturizer‘) yang efektif dan memiliki sifat anti-inflamasi yang baik. Lidah buaya juga terbukti membantu mempercepat proses pemulihan luka. Kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan di dalamnya menutrisi, menenangkan, melembapkan, serta melindungi kulit. Beberapa senyawa aktif dalam lidah buaya juga memiliki sifat antimikroba.
Sodium Hyaluronate
Senyawa ini adalah skin-identical ingredient, artinya memiliki struktur yang sama dengan yang ditemukan di kulit. Kemampuannya luar biasa dalam mengikat air, bahkan bisa mencapai 1000 kali lipat dari berat molekulnya sendiri. Hal ini menjadikannya agen pelembap yang sangat kuat, menjaga hidrasi dan elastisitas kulit, serta mendukung fungsi skin barrier.
Panthenol (Pro-vitamin B5)
Panthenol adalah bentuk provitamin dari vitamin B5. Senyawa ini memiliki kemampuan melembapkan kulit berkat sifat humektannya yang mampu menarik dan mengikat air. Selain itu, panthenol juga merangsang produksi lipid alami kulit, yang esensial untuk kekuatan dan kesehatan mantel kulit. Sifat anti-inflamasi dan skin-protecting-nya membantu mengurangi iritasi yang mungkin disebabkan oleh bahan lain dalam formulasi.
Algae Oligosaccharides (Oligosakarida dari Alga)
Merupakan karbohidrat kompleks yang terdiri dari 3 hingga 10 unit gula sederhana. Dalam produk perawatan kulit, oligosakarida dari alga berfungsi sebagai skin hydrator dan humektan. Senyawa ini membantu menjaga tingkat kelembapan kulit, meningkatkan elastisitas, serta berperan penting dalam melindungi skin barrier.
Peran Bahan Pelengkap:
- Aqua (Air): Pelarut utama.
- Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Cyclopentasiloxane: Jenis silikon volatil yang memberikan efek emollient (melembutkan kulit) dan berfungsi sebagai slip agent, membuat tekstur produk lebih mudah diratakan.
- Dimethicone: Silikon yang bersifat semi-occlusive emollient. Membentuk lapisan tipis di permukaan kulit yang membuat kulit terasa halus dan licin, serta mengunci kelembapan tanpa rasa lengket.
- Glycerin: Pelarut, skin-identical ingredient, dan humektan yang efektif menarik kelembapan ke kulit.
- Divinyldimethicone/Dimethicone Crosspolymer: Berupa bubuk silikon yang berfungsi menambah kekentalan formula dan memberikan sensasi kulit yang halus dan lembut (velvety feel).
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga stabilitas produk.
- Polyacrylamide: Pengental sintetis untuk menambah kekentalan formula.
- C13-14 Isoparaffin: Berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Laureth-7: Pengemulsi yang membantu mencampurkan bahan berbasis air dan minyak.
- Carbomer: Pengental sintetis yang membantu menciptakan tekstur gel pada produk.
- Triethanolamine: Pengatur pH yang bersifat basa, membantu menyeimbangkan pH produk agar sesuai dengan pH kulit.
Kesimpulan Penilaian:
✔️ Noola Dew Moisturizer unggul dengan kandungan 6 bahan aktif utama yang merupakan kombinasi efektif antara agen skin soothing (menenangkan) dan skin hydrating (melembapkan). Kombinasi ini sangat ideal untuk merawat dan menenangkan kulit yang cenderung kering, iritasi, kemerahan, serta kulit sensitif. Produk ini juga sangat baik dalam mendukung kesehatan skin barrier.
✔️ Bebas alkohol, paraben, dan pewangi tambahan (fragrance-free).
✔️ Formula oil-free dan diklaim non-comedogenic. Meskipun terdapat dua bahan dengan potensi komedogenik rendah (Dimethicone dengan rating 1 dan Butylene Glycol dengan rating 1), secara umum formulasi ini masih sangat aman dan minim risiko penyumbatan pori.
✔️ Sangat direkomendasikan bagi Anda yang sedang mencari pelembap ringan dengan efek menenangkan.
✔️ Cocok untuk semua jenis kulit, terutama kulit normal, normal cenderung berminyak, berminyak, sensitif, dan kombinasi cenderung berminyak.
✔️ Aman digunakan untuk mencegah fungal acne.
✔️ Dapat digunakan dalam rutinitas perawatan kulit pagi (AM) dan malam (PM).
✔️ Memiliki pH seimbang sekitar 5.5, yang setara dengan pH alami kulit, sehingga tidak mengganggu keseimbangan kulit.
✔️ Aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.

