Skincapedia.com – Memilih produk perawatan kulit yang tepat untuk mengatasi jerawat bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama dengan banyaknya pilihan yang tersedia di pasaran. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah N’Pure Cica Acne Spot Treatment. Produk ini diklaim efektif dalam melawan bakteri penyebab jerawat, menenangkan kulit, serta membersihkan pori-pori tanpa menimbulkan iritasi. Mari kita bedah lebih dalam kandungan dan klaim yang ditawarkan oleh N’Pure Cica Acne Spot Treatment.
N’Pure Cica Acne Treatment Spot hadir dengan formula yang dirancang khusus untuk mengatasi masalah jerawat. Salah satu bahan unggulannya adalah Granactive Acne, yang diklaim mampu melawan bakteri P.acnes tanpa membuat kulit iritasi. Selain itu, produk ini juga diperkaya dengan Salicylic Acid dan Sulfur, dua bahan yang telah direkomendasikan oleh FDA untuk perawatan jerawat. Keberadaan Centella Asiatica Extract atau yang lebih dikenal sebagai Cica, memberikan efek menenangkan pada kulit dan membantu mengurangi kemerahan akibat peradangan jerawat. Tak berhenti di situ, formulasi ini juga menyertakan Zinc PCA, Niacinamide, dan Calamine yang bekerja sinergis untuk membersihkan pori-pori dari kotoran dan mengontrol produksi minyak berlebih. N’Pure Cica Acne Spot Treatment diklaim cocok untuk semua jenis kulit.
|
|
| N’Pure Cica Acne Spot Treatment. Sumber: journal sociola. |
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari produk ini, disarankan untuk mengaplikasikannya setelah membersihkan wajah dan sebagai langkah terakhir dalam rutinitas perawatan kulit. Penggunaan dua kali sehari direkomendasikan untuk hasil yang optimal. Produk ini hadir dalam kemasan 20 gram dengan harga sekitar Rp 69.000.
Penjelasan Ingredients N’Pure Cica Acne Spot Treatment
Ingredients:
Aqua, Bentonit, Kaolin, glyserine, Zinc carbonate, sulfur, magnesium Aluminum Silicate, niacinamide, milk protein, Centella Asiatica extract, peg-100 stearate, glyseryl stearate, bisabolol, lactic acid, cetyl alcohol, salicylic acid, allantoin, Zinc pCA, Oryza sativa bran extract, boswellia Serrata extract, honey extract, oligopeptide-10, phenoxyethanol, butylene Glycol, tocopheryl acetate, amylopectin, xanthan gum, dextrin, sodium benzoate, cl77499, cl77288, 1,2 hexanediol.
Bahan Aktif
Sulfur.
Dikenal juga sebagai belerang, sulfur memiliki sifat anti-jamur, antibakteri, dan keratolitik. Sifat keratolitik mirip dengan eksfoliasi, yaitu membantu mengangkat sel kulit mati pada lapisan terluar kulit, sehingga mempercepat proses pematangan dan pengelupasan jerawat. Meskipun efektif, sulfur terkadang memiliki aroma yang kurang sedap dan dapat menimbulkan sensasi panas atau kering pada kulit.
Niacinamide.
Vitamin B3 ini dikenal luas karena kemampuannya mencerahkan kulit. Niacinamide juga berperan dalam sintesis ceramide, komponen penting untuk menjaga kesehatan skin barrier. Selain itu, ia berfungsi sebagai pengatur sebum, anti-inflamasi, dan anti-jerawat.
Milk Protein.
Juga dikenal sebagai lactokine, protein susu memiliki sifat menenangkan dan meremajakan kulit. Ia membantu merevitalisasi kulit dan dapat mengurangi hiperpigmentasi.
Centella Asiatica Extract.
Ekstrak cica dikenal mampu menstimulasi produksi kelembapan alami kulit. Ia juga mempercepat penyembuhan luka dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Sifat anti-inflamasinya menjadikan ekstrak ini sangat baik untuk merawat kulit yang iritasi, sensitif, dan berjerawat.
Bisabolol.
Senyawa alami ini memiliki sifat antibakteri dan menenangkan kulit, serta efektif dalam mengurangi kemerahan pada area jerawat.
Lactic Acid.
Sebagai salah satu jenis AHA (Alpha Hydroxy Acid) yang berasal dari fermentasi susu, lactic acid lebih lembut dibandingkan glycolic acid. Ia membantu mengangkat sel kulit mati dan merangsang regenerasi sel kulit baru yang sehat. Sifat humektannya juga membantu menjaga kelembapan kulit dan keseimbangan acid mantle serta mikrobioma kulit.
Salicylic Acid.
Merupakan BHA (Beta Hydroxy Acid) yang efektif dalam mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori yang tersumbat. Salicylic acid memiliki sifat pengontrol minyak, anti-inflamasi, dan antibakteri.
Allantoin.
Senyawa alami ini memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan mendukung proses penyembuhan luka.
Zinc PCA.
Merupakan kombinasi antara Zinc dan L-PCA. Zinc berperan dalam menormalkan produksi sebum dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Sementara L-PCA adalah Natural Moisturizing Factor (NMF) yang tidak hanya melembapkan, tetapi juga meningkatkan efektivitas Zinc. Uji in-vivo menunjukkan bahwa 1% Zinc PCA mampu mengurangi sebum secara signifikan dalam 28 hari, dan uji in-vitro menunjukkan aktivitas kuat melawan bakteri P.acnes.
Mengandung Granactive Acne:
- Oryza Sativa Bran Extract. Ekstrak beras ini kaya akan 100 komponen antioksidan, termasuk Vitamin E, ferulic acid, dan oryzanol. Kandungan polisakaridanya berfungsi sebagai pelembap, sementara asam lemak omega-3 memiliki sifat anti-inflamasi.
- Boswellia Serrata Extract. Ekstrak kemenyan ini mengandung asam boswelic yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri. Kemenyan juga dikaitkan dengan efek anti-aging karena dapat meningkatkan elastisitas dan kekencangan kulit.
- Honey Extract. Ekstrak madu dikenal dengan kemampuannya melembapkan, anti-inflamasi, dan antioksidan. Sifat antibakteri dan anti-jamurnya menjadikannya baik untuk kulit kering, jerawat meradang, dan fungal acne.
- Oligopeptide-10. Merupakan peptida bioaktif yang terdiri dari 15 asam amino. Peptida ini dirancang untuk menarget aktivitas mikroba yang menyebabkan ketidakseimbangan osmosis pada bakteri, sehingga bakteri tidak dapat bertahan dan mati. Bahan ini sangat aman karena bersifat non-cytotoxic, non-mutagenic, non-irritating, and non-sensitizing. Penggunaannya berkisar antara 0,001-0,1%.
Tocopheryl Acetate.
Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Ia juga membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Bahan Pelengkap
- Aqua.
- Bentonit. Jenis clay dengan muatan negatif yang dapat menarik ion positif seperti bakteri, kotoran, dan zat logam berbahaya. Bentonit populer sebagai detoxifying clay, bersifat menyerap, dan baik untuk kulit berminyak serta berjerawat.
- Kaolin. Clay dengan kemampuan penyerapan air sebesar 65%, memiliki kemampuan purifikasi dan detoksifikasi, serta menyerap minyak. pH-nya yang ideal (6) menjadikannya cocok untuk kulit kering dan sensitif.
- Zinc Carbonate. Berfungsi sebagai opacifying agent dan memiliki properti menenangkan kulit.
- Glycerine. Berfungsi sebagai pelarut, skin identical, dan humektan.
- Magnesium Aluminum Silicate. Sejenis clay yang berfungsi mengentalkan produk, menstabilkan formula, dan memiliki kemampuan menyerap minyak.
- PEG-100 Stearate. Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
- Glyceryl Stearate. Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
- Cetyl Alcohol. Merupakan alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Phenoxyethanol. Berfungsi sebagai pengawet.
- Butylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Amylopectin. Pengental alami berbahan dasar pati singkong.
- Xanthan Gum. Pengental alami.
- Dextrin. Pengental alami dan penstabil emulsi.
- Sodium Benzoate. Berfungsi sebagai pengawet.
- Cl77499. Black iron oxide.
- Cl77288. Chromium oxide green.
- 1,2 Hexanediol. Berfungsi sebagai pelarut, preservatives booster, dan humektan.
Kesimpulan
N’Pure Cica Acne Spot Treatment menawarkan formulasi yang kaya dengan 14 bahan aktif yang berfokus pada penanganan jerawat. Kombinasi anti-jerawatnya cukup lengkap, meliputi sulfur, salicylic acid, Granactive Acne, dan Zinc PCA yang memiliki sifat antibakteri, keratolitik, pengontrol minyak, dan anti-inflamasi.
Salicylic acid dan oligopeptide-10 bekerja secara sinergis sebagai duo powerhouse dalam melawan jerawat. Salicylic acid membantu “membukakan jalan” bagi oligopeptide-10 untuk menarget bakteri penyebab jerawat. Keunggulan dari kombinasi ini adalah salicylic acid tidak memerlukan dosis tinggi, bahkan hanya 0,5%, sehingga duo ini menjadi lebih aman, lembut untuk kulit sensitif, tidak membuat kulit kering, dan tidak mengganggu keseimbangan mikrobioma kulit.
Produk ini juga dilengkapi dengan niacinamide, cica, lactokine, bisabolol, dan allantoin yang berperan penting dalam meredakan kemerahan, menenangkan kulit, serta membantu proses penyembuhan luka. Keberadaan bentonite dan kaolin semakin memperkuat fungsi detoxifying dan menyerap minyak.
|
|
| Tekstur N’Pure Cica Acne Spot Treatment seperti Clay mask. Sumber: journal sociola. |
Dari segi formula, produk ini bebas dari alkohol, paraben, fragrance, silikon, dan sulfat. Klaimnya adalah tidak menimbulkan iritasi dan cukup diaplikasikan pada area yang berjerawat. Produk ini juga oil-free, meskipun terdapat potensi komedogenik dari cetyl alcohol (level 3), namun hal ini dapat diabaikan karena produk ini digunakan sebagai spot treatment dan tidak diaplikasikan ke seluruh wajah.
Menariknya, kandungan sulfur dalam produk ini sebenarnya dapat membantu mengatasi fungal acne. Namun, perlu dicatat bahwa produk ini mengandung glyceryl stearate dan PEG-100 stearate yang mungkin kurang ramah untuk fungal acne.
N’Pure Cica Acne Spot Treatment digunakan pada langkah terakhir perawatan kulit. Produk ini diklaim EU Allergen-Free, memiliki kandungan minimal, aman untuk ibu hamil dan menyusui, serta merupakan produk lokal yang terjangkau. Dengan sertifikasi BPOM dan logo halal, produk ini menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari solusi jerawat yang efektif dan aman.
Anda bisa mengecek harga promo di Official store.


