Home » Pigeon Facial Wash: Rahasia Kulit Bersih & Segar

Pigeon Facial Wash: Rahasia Kulit Bersih & Segar

Pigeon Facial Wash: Rahasia Kulit Bersih & Segar

Skincapedia.com – Pigeon Facial Foam hadir sebagai solusi pembersih wajah yang efektif namun tetap lembut, diformulasikan khusus untuk mengangkat segala kotoran tanpa meninggalkan rasa kering.

Pigeon Facial Foam dirancang dengan sentuhan bahan-bahan alami yang lembut, menjadikannya pilihan ideal untuk membersihkan wajah dari debu, kotoran, bahkan sisa riasan. Keunggulan utamanya terletak pada kandungan Ekstrak Jojoba yang berperan penting dalam menjaga kelembapan alami kulit. Tak hanya itu, Ekstrak Chamomile juga ditambahkan untuk memberikan efek menyejukkan sekaligus membantu melindungi kulit dari potensi iritasi ringan. Hasilnya, wajah terasa bersih dan segar tanpa efek kulit yang kering setelah penggunaan. Produk ini cocok untuk semua jenis kulit wajah.

Dengan harga yang terjangkau sekitar Rp 20.000 untuk kemasan 100ml, Pigeon Facial Foam menawarkan nilai lebih bagi pengguna yang mencari produk pembersih wajah berkualitas.

Pigeon Facial Foam. Sumber: shopee

Menelisik Kandungan Pigeon Facial Wash

Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):

Purified Water, Sodium Laureth Sulfate, Cocamidopropyl Betaine, Sodium Stearate, Glycerin, Phenoxyethanol, Methylparaben, Butylparaben, Ethylparaben, Propylparaben, Citric Acid, Ethoxydiglycol, Propylene Glycol, PEG-26 Jojoba Acid, PEG-26 Jojoba Alcohol, Butylene Glycol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Simmondsia Chinesis (Jojoba) Seed Oil, Trideceth-9, Glycol Distearate, Fragrance, Matricaria (Chamomilia Recutita) Extract, Tertrasodium EDTA.

Bahan Aktif Unggulan

Simmondsia Chinesis (Jojoba) Seed Oil.

Bahan ini dikenal sebagai skin identical ingredient karena strukturnya sangat mirip dengan wax ester yang secara alami terdapat pada sebum kulit kita. Sifatnya yang ringan dan mudah meresap menjadikannya pilihan tepat tanpa risiko menyumbat pori-pori. Jojoba oil memberikan manfaat luar biasa dalam melembapkan, menenangkan, menutrisi, serta melindungi kulit dari berbagai ancaman lingkungan eksternal.

Matricaria (Chamomilia Recutita) Extract.

Ekstrak bunga chamomile ini kaya akan senyawa aktif bisabolol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin-soothing). Sangat efektif untuk merawat kulit yang rentan berjerawat, mengalami iritasi, atau memiliki sensitivitas tinggi. Kandungan antioksidannya juga turut berkontribusi dalam melindungi kulit.

Agen Surfaktan Pembersih

Sodium Laureth Sulfate.

Lebih dikenal sebagai SLES, agen surfaktan ini merupakan salah satu pilihan populer dalam formulasi produk pembersih. SLES memiliki kemampuan membersihkan yang kuat, efektif mengangkat minyak dan kotoran, serta menghasilkan busa yang melimpah. Dibandingkan dengan SLS (Sodium Lauryl Sulfate), SLES dianggap sedikit lebih lembut karena ukuran molekulnya yang lebih besar.

Cocamidopropyl Betaine.

Agen surfaktan ini dikenal sangat lembut di kulit. Berfungsi sebagai foam booster, ia membantu meningkatkan kualitas busa sekaligus bersifat mild dan mudah terurai secara hayati (biodegradable).

Sodium Stearate.

Merupakan hasil dari proses saponifikasi antara stearic acid (asam lemak) dengan sodium hydroxide (soda api). Secara sederhana, Sodium Stearate adalah jenis sabun. Ia mampu menghasilkan busa yang melimpah, bersifat basa, dan efektif dalam membersihkan kotoran.

Bahan Pendukung Lainnya

  • Purified Water, sebagai basis utama formulasi.
  • Glycerin. Berfungsi sebagai pelarut, bersifat skin identical, dan bertindak sebagai humektan yang menarik kelembapan ke kulit.
  • Phenoxyethanol. Pengawet yang membantu mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
  • Methylparaben. Pengawet.
  • Butylparaben. Pengawet.
  • Ethylparaben. Pengawet.
  • Propylparaben. Pengawet.
  • Citric Acid. Berfungsi sebagai pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat asam untuk menyeimbangkan formulasi.
  • Ethoxydiglycol. Merupakan pelarut, humektan, dan penetration enhancer yang membantu bahan aktif terserap lebih baik ke dalam kulit. Ia juga berperan sebagai penguat efektivitas formula (efficacy-booster).
  • Propylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • PEG-26 Jojoba Acid. Berperan sebagai agen pengemulsi.
  • PEG-26 Jojoba Alcohol. Juga bertindak sebagai agen pengemulsi.
  • Butylene Glycol. Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
  • PEG-40 Hydrogenated Castor Oil. Agen pengemulsi.
  • Trideceth-9. Agen pengemulsi.
  • Glycol Distearate. Agen pengemulsi.
  • Fragrance, untuk memberikan aroma pada produk.
  • Tertrasodium EDTA. Bertindak sebagai agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam, sehingga menjaga stabilitas formula produk.

Kesimpulan Mengenai Pigeon Facial Foam

✔️ Pigeon Facial Foam menggunakan formula berbasis sabun (soap formula).

✔️ Produk ini mengandung tiga jenis agen surfaktan: dua surfaktan anionik (SLES dan Sodium Stearate) yang dikenal memiliki daya bersih superior dan busa melimpah dengan biaya produksi yang efisien, serta satu surfaktan amfoterik (Cocamidopropyl Betaine) yang lebih lembut.

Perlu diketahui: Surfaktan anionik memang unggul dalam hal kemampuan membersihkan, menghasilkan busa yang banyak, dan harganya lebih terjangkau dibandingkan jenis surfaktan lainnya. Namun, kelemahan utamanya adalah potensi menimbulkan rasa kering dan tertarik pada kulit setelah pemakaian.❗

Pada dasarnya, tidak ada agen surfaktan yang sempurna. Setiap jenis pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Idealnya, kita menginginkan pembersih wajah yang tidak hanya membersihkan secara efektif, tetapi juga tetap lembut, tidak membuat kulit kering, dan tentunya terjangkau. Namun, mewujudkan semua itu dalam satu produk bisa menjadi tantangan tersendiri bagi produsen.😆

✔️ Dilengkapi dengan dua bahan aktif utama yang memiliki manfaat melembapkan dan menenangkan kulit.

✔️ Bebas alkohol.

✔️ Mengandung Citric Acid yang berfungsi untuk menyesuaikan pH sabun agar tidak terlalu basa, sehingga lebih ramah di kulit.

❗ Produk ini mungkin kurang direkomendasikan bagi pemilik kulit yang sangat sensitif, kering, atau memiliki alergi terhadap SLES.

❗ Bagi yang memiliki alergi terhadap paraben, perlu diperhatikan bahwa produk ini mengandung empat jenis paraben.

✔️ Efek kering atau rasa tertarik setelah mencuci muka dapat diatasi dengan segera mengaplikasikan Hydrating Toner atau pelembap. Komitmen ini penting demi menjaga kesehatan kulit.💪🏿

✔️ Dapatkan penawaran menarik dengan mengunjungi Official store.