Home » Purbasari Aloevera Soothing Gel: Penjelasan Ingredients Lengkap

Purbasari Aloevera Soothing Gel: Penjelasan Ingredients Lengkap

Purbasari Aloevera Soothing Gel: Penjelasan Ingredients Lengkap

Skincapedia.com – Purbasari Aloe Vera Soothing Gel hadir sebagai solusi multifungsi untuk perawatan kulit, wajah, dan rambut. Produk ini diklaim mampu menjaga kelembapan kulit, menenangkan iritasi, serta meredakan kemerahan. Tersedia dalam ukuran 100ml dengan harga yang terjangkau, produk ini mendapatkan ulasan yang cukup baik, dengan 77% pengguna merekomendasikannya berdasarkan penilaian di FemaleDaily.

Produk ini dapat diaplikasikan ke seluruh tubuh termasuk wajah dan rambut, menjaga kulit tetap lembap, serta membantu menenangkan kulit iritasi dan kemerahan. Ukurannya adalah 100ml dengan harga Rp 23.000. Review di FemaleDaily menunjukkan rating 3,6, dengan 77% pengguna merekomendasikan produk ini.

Ingredients:

Water, aloebarbadensis leaf water, phenethyl alcohol, Propylene Glycol, glycerin, sodium polyacrylate, Fragrance, coceth-7, PPG-9 lauryl Glycol ether, Carbomer, triethanolamine, PEG -40 Hydrogenated Castor Oil, glyceryl polyacrylate, phenoxyethanol, peg-7 glyseryl cocoate, Tetrasodium Edta, ceramide-3, dipropylene Glycol,

Aloevera gel purbasari by zulka FD member

Penjelasan Ingredients Purbasari Aloevera Soothing Gel

Actives Ingredients

Aloebarbadensis leaf water. Merupakan pelembap kulit yang baik untuk semua jenis kulit. Kandungan ini juga memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan membantu penyembuhan luka. Diberikan rating “goodie”✔️.

Ceramide-3. 
Ceramide-3 adalah skin-identical ingredient yang secara alami terdapat pada lapisan terluar kulit. Komposisinya yang unik, terdiri dari 50% ceramide, 25% kolesterol, dan 15% asam lemak, berfungsi sebagai mantel pelindung kulit. Fungsinya adalah menjaga kulit tetap terhidrasi dan mencegah kekeringan. Diberikan rating “goodie”✔️.

Ingredients Pelengkap

Solvent. Berfungsi sebagai pelarut untuk bahan-bahan lain dalam produk.

  • 1). Water. Air adalah pelarut utama dalam banyak produk kosmetik.
  • 2). Propylene Glycol. Bahan ini membantu formula produk cepat meresap ke dalam kulit dan mencegah formula membeku serta mengkempal. Meskipun memiliki reputasi yang terkadang buruk, para ilmuan dan ahli toksikologi sepakat memberikan rating “save”.
  • 3). Glycerin. Selain sebagai pelarut, glycerin juga berfungsi sebagai humectant yang sangat baik, meningkatkan kadar air di lapisan kulit. Diberikan rating “superstar”.
  • 4). Dipropylene Glycol. Berfungsi sebagai pelarut sekaligus agen pelembap yang baik.

Skin-conditioning. Bahan-bahan ini memiliki sifat humectant (mengikat kadar air) dan emollient (melembutkan kulit), sehingga membantu mengkondisikan kulit.

  • 1). Phenethyl alcohol. Sejenis alkohol yang ditemukan pada essential oil seperti mawar, neroli, dan geranium. Memiliki aroma mawar dan sering disebut masking-ingredient untuk menyamarkan aroma tidak sedap dalam formula. Alkohol jenis ini bersifat humectant, tidak mengiritasi kulit, dan memiliki sifat anti-mikroba yang dapat berfungsi sebagai preservatives-booster.
  • 2). Glycerin. (Juga berfungsi sebagai humectant).
  • 3). Dipropylene Glycol
  • 4). Propylene Glycol

Emulsifier. Bertugas untuk menyatukan fase air dan minyak dalam formula.

  • 1). Coceth-7. Membantu pencampuran air dan minyak.
  • 2). PPG-9 lauryl Glycol ether dan PEG -40 Hydrogenated Castor Oil. Keduanya sering hadir bersama Coceth-7 membentuk trio pengemulsi yang efektif dalam menangani cairan yang mengandung berbagai jenis ‘minyak’.
  • 3). Glyceryl polyacrylate. Gabungan dari Glycerin dan polymethacrylic Acid yang berfungsi sebagai pengemulsi dan film-forming agent, memberikan efek smooth finish.
  • 4). Peg-7 glyseryl cocoate. Termasuk agen surfactant yang berasal dari minyak inti sawit atau minyak kelapa. Bersifat mild-cleansing dan populer dalam produk bayi karena kelembutannya untuk kulit sensitif. Juga dikenal sebagai solubilizer yang dapat melarutkan minyak dan bahan larut minyak dalam formula water-based.

Viscosity Controller. Bahan-bahan ini berfungsi untuk mengatur kekentalan formula.

  • 1). Sodium Polyacrylate. Merupakan polimer dengan kemampuan super-absorbent, dijuluki “water lock” karena kemampuannya menyerap/mengikat air hingga 100-1000 kali lipat. Dalam kosmetik, polimer ini digunakan untuk mengentalkan formula water-based, sekaligus sebagai pengemulsi dan penstabil emulsi produk.
  • 2). Carbomer. Berfungsi mengubah formula cair menjadi gel. Memiliki potensi komedogenik: 1.
  • 3). Glyceryl polyacrylate

Stabilizer. Tetrasodium Edta. Bahan ini mencegah perubahan pH, bau, dan tekstur formula, memastikan produk tetap stabil dan bekerja efektif.

pH adjuster. Triethanolamine. Berfungsi mengatur pH formula agar optimal bekerja. Bersifat basa dan hadir dalam konsentrasi kurang dari 1%. Selain itu, bahan ini juga berfungsi sebagai penstabil emulsi. Memiliki potensi komedogenik: 2.

Perfume. Agen pemberi aroma pada produk. Umumnya dihindari oleh kulit sensitif.

Preservatives. 1). Phenoxyethanol. Berfungsi mencegah perkembangbiakan mikroba dalam produk.

Kesimpulan

  • ✔️ Tidak mengandung alkohol yang berpotensi mengiritasi kulit.
  • ✔️ Kaya akan pelembap yang sangat baik untuk kulit kering.
  • ✔️ Tidak mengandung bahan iritan.
  • ✔️ Tidak mengandung bahan alergi.

✔️ Potensi komedogeniknya rendah.

❗ Mengandung Fragrance yang mungkin tidak cocok untuk kulit sensitif.

Beli di mana?

Produk ini dapat ditemukan di berbagai toko online kesayangan Anda dengan harga di bawah Rp 20.000.

Sumber informasi: Incidekoder.com, Paula’s Choice Cosmetics Dictionary.com