Skincapedia.com – Tetap produktif dan menebarkan kebaikan bagi sesama di usia yang sudah tidak muda lagi, itulah hal yang dilakukan oleh seorang dokter bernama Dr. Gladys McGarey. Perempuan satu ini memiliki minat yang besar pada hal yang disebutnya sebagai “pengobatan hidup”.
Dr. Gladys mendorong pasien yang ditanganinya untuk memandang penyakit dan rasa sakit sebagai guru yang berharga. Sudut pandang ini membantunya untuk memahami apa yang ditunjukkan penyakit tentang tubuh mereka dan menemukan cara terbaik untuk menyembuhkan.
Pengalaman dan pemikiran hidupnya ia tuangkan ke dalam sebuah buku bertajuk “The Well-Lived Life: A 102-Year-Old Doctor’s Six Secrets to Health and Happiness at Every Age.”
“Pengalaman saya selama beberapa dekade dalam pengobatan holistik telah banyak mengajarkan saya tentang bagaimana menjalani hidup yang panjang, bahagia, dan bermakna,” katanya kepada CNBC Make It.
Dr. Gladys meninggal dunia pada 28 September 2024, di usianya yang ke 104 tahun. Berikut ini resep ‘5L’ untuk dapatkan hidup panjang umur dan bahagia ala Dr. Gladys.
Dr. Gladys memiliki serangkaian prinsip yang berkontribusi pada umur panjang dan kehidupan yang bahagianya. Ia menyebutnya sebagai prinsip ‘5L’.
“Anda [harus] merasakan dan mengetahui bahwa hidup ada untuk dijalani. Anda harus menjalaninya,” katanya.
Berikut ini konsep ‘5L’ yang dikembangkan oleh Dr. Gladys:
1. Life Itself (Memaknai hidup)
Dr. Gladys mengajak kita untuk mengamati hidup yang kita jalani. Ia menggambarkan bahwa kehidupan ini layaknya benih yang memiliki cangkang di sekitarnya. Di dalamnya tersimpan energi yang besar.
Tapi kehidupan tidak dapat berubah menjadi lebih baik jika kita tidak mengusahakannya. Setiap orang harus aktif mencari tahu, belajar, dan melakukan hal-hal positif.
2. Love (Cinta)
Menurut Dr. Gladys, cinta berperan sebagai hal yang dapat membuat hidup lebih berwarna. Kehidupan perlu diaktifkan agar lebih bermakna, dan di sinilah cinta dapat berperan. Tak hanya lebih berwarna, cinta juga membuat hidup lebih bermakna.
3. Laughter (Tawa)
Laughter (tawa) adalah aspek ketiga yang harus dipenuhi untuk menciptakan kehidupan yang bermakna. Dr. Gladys mengungkapkan bahwa tawa tanpa cinta adalah hal yang bengis.
“Namun tawa dengan cinta akan memberikan kebahagiaan dan kedamaian,” ungkapnya.
4. Labor (Bekerja dan bergerak)
Melakukan suatu pekerjaan tanpa adanya rasa suka atau keterikatan emosional akan membuat hati terasa berat. Pada akhirnya, pekerjaan tersebut akan terasa membosankan bahkan sulit.
Tapi berbeda halnya jika kita mengikutsertakan rasa cinta di dalam apa yang kita kerjakan. Mungkin hal ini tidak serta-merta membuat pekerjaan langsung kehilangan kesulitannya, tapi ada rasa bahagia dan puas yang kita temukan.
“Kerja dengan cinta adalah kebahagiaan. Itulah mengapa seorang penyanyi bernyanyi, mengapa seorang pelukis melukis, mengapa saya menjadi dokter. Itulah yang membangkitkan semangat Anda,” ujar Dr. Gladys.
5. Listening (Mendengarkan)
Semua orang bisa mendengarkan, tapi tak semua orang bisa mendengarkan dengan cinta dan sepenuh hati. Mendengarkan dengan cinta membantu kita memahami sudut pandang orang lain dengan jauh lebih baik.
“Ketika Anda mampu menemukan orang-orang yang memahami Anda dan apa tujuan Anda, hidup menjadi lebih bermakna dan Anda dapat melakukan hal yang sama untuk orang lain,” ungkapnya.

Selain menerapkan konsep ‘5L’, Dr. Gladys juga memiliki kebiasaan lainnya yang ia terapkan dalam rutinitas hariannya, yaitu:
- Tidur 9 jam setiap malam
- Menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih dan membangun komunitas
- Terus menjalani tujuan hidupnya hingga usia lebih dari 100 tahun
- Berjalan 3.800 langkah setiap hari
- Menghindari merokok atau minum alkohol

itulah rahasia hidup panjang umur dan bahagia ala Dr. Gladys. Namun, kita tahu bahwa hidup tidak selalu mudah. Di perjalanan, kita tentu akan berhadapan dengan berbagai rintangan.
Pesan Dr. Gladys jika sedang mengalami masa-masa sulit, jangan biarkan diri kita larut dalam kesedihan. Tidak apa jika berhenti sebentar, tapi jangan lupa untuk bangkit kembali dan bergerak mencari jalan keluar.
“Jangan sampai terjebak. Atau jika Anda terjebak, mulailah mencari cahaya [jalan keluar]. Cahaya itu selalu ada, kita hanya perlu terus mencarinya,” tutupnya.
