Home » Review Acnes Creamy Wash: Kandungan dan Manfaat Lengkap

Review Acnes Creamy Wash: Kandungan dan Manfaat Lengkap

Review Acnes Creamy Wash: Kandungan dan Manfaat Lengkap

Skincapedia.com – Hai para pencinta perawatan kulit! Hari ini kita akan mengupas tuntas salah satu produk pembersih wajah yang sudah lama beredar di pasaran, yaitu Acnes Creamy Wash. Penulis sendiri baru berkesempatan mencobanya, berawal dari rasa penasaran melihat adiknya begitu setia menggunakan produk ini.

Penulis yang sebelumnya menggunakan Himalaya, penasaran apakah Acnes Creamy Wash ini bisa menjadi pilihan baru. Berikut adalah pengalaman dan analisis mendalam mengenai produk ini.

Produk ini memiliki tekstur yang sangat creamy, sesuai dengan namanya. Warnanya hijau muda dengan aroma yang segar. Busanya lumayan banyak, berbeda dengan produk Himalaya yang busanya cenderung sedikit.

Untuk menguji efektivitasnya dalam mengangkat minyak, penulis sengaja memijat wajah dengan minyak zaitun hingga terlihat sangat berminyak sebelum menggunakan Acnes Creamy Wash. Hasilnya cukup mengejutkan! Produk ini terbukti ampuh mengangkat minyak dan kotoran yang menumpuk di wajah.

Yang lebih menarik lagi, setelah mencuci muka, kulit tidak terasa kering atau tertarik sama sekali. Minyak, kotoran, bahkan cikal bakal komedo terangkat, namun kelembapan kulit tetap terjaga. Sungguh hasil yang menyenangkan!

Mohon maaf jika foto hasil percobaan terlihat kurang jelas karena hanya menggunakan kamera ponsel🤭

Mengenai kesan selanjutnya, karena baru mencoba sekali, penulis belum bisa memberikan penilaian mendalam. Rencana untuk melakukan purchase produk ini baru akan dipertimbangkan setelah Himalaya milik penulis habis.

Mari kita lanjutkan dengan analisis mendalam mengenai kandungan (ingredients) dari Acnes Creamy Wash.

Ingredients

Aqua, glyserine, palmitic Acid, Butylene Glycol, peg-2 Stereate, myristic Acid, potassium hydroxide, Lauric Acid, olea europea fruit oil, lauramide Dea, potassium lauroyl Glutamate, alcohol, potassium Chloride, sodium Hydroxide, Fragrance, lauryl hydroxy sultaine, Tocopheryl acetate, o-cymen-5-ol, Dipotassium Glycirrhizate, Cl 77288, sodium Chloride, Cl 77492, Lactic Acid, magnesium Ascorbyl Phosphate, saxifraga sarmentosa extract.

Key Ingredients

  • Olea europea fruit oil: Minyak Zaitun yang kaya akan Vitamin E. Berfungsi untuk melembapkan dan menutrisi kulit.
  • Tocopheryl acetate: Bentuk Vitamin E yang bertindak sebagai antioksidan dan menjaga kelembapan kulit (skin-moisturizing).
  • Lauric Acid: Merupakan asam lemak yang banyak ditemukan pada minyak kelapa. Memiliki sifat antibakteri yang bermanfaat sebagai anti-acne. Namun, perlu dicatat bahwa asam lemak ini berpotensi komedogenik dan dapat memicu fungal acne.
  • o-cymen-5-ol: Agen antimikroba yang efektif dalam mengendalikan pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.
  • Dipotassium Glycirrhizate: Senyawa yang berasal dari akar manis, memiliki manfaat untuk mencerahkan kulit wajah.
  • Magnesium Ascorbyl Phosphate: Turunan Vitamin C. Banyak produsen memilih turunan Vitamin C karena bentuk murninya (Ascorbic Acid) cenderung tidak stabil dan mudah teroksidasi, sehingga sulit diformulasikan. Meskipun tidak seefektif Vitamin C murni, turunan ini menjadi alternatif yang baik.
  • Saxifraga sarmentosa extract: Ekstrak dari tanaman Begonia Strawberry. Berfungsi sebagai antioksidan dan memiliki sifat astringent yang membantu mengecilkan pori-pori serta mengontrol produksi minyak.

Ingredients Lain-lain

Surfactant:
Produk ini menggunakan Myristic Acid, potassium hydroxide, sodium Hydroxide (yang berfungsi mengubah minyak dan lemak menjadi sabun/busa), lauramide Dea, Potassium lauroyl Glutamate, dan lauryl hydroxy sultaine. Keunggulan utamanya adalah tidak menggunakan SLS (Sodium Lauryl Sulfate), yang seringkali berpotensi menyebabkan iritasi.

Emolient dan humectant:
Kandungan seperti Glyserine, palmitic Acid, Butylene Glycol, Lauric Acid berperan sebagai emolien dan humektan, yang menjelaskan mengapa produk ini tidak membuat kulit terasa kering setelah digunakan.

pH adjuster:
Lactic Acid, sebuah asam yang umum ditemukan pada yogurt, digunakan di sini. Meskipun dalam konsentrasi tinggi dapat berfungsi sebagai eksfoliator (AHA), di produk ini penulis yakin fungsinya lebih sebagai pengatur pH (pH balance) untuk mencegah sabun menjadi terlalu basa, yang dapat menyebabkan kekeringan dan iritasi pada kulit.

Potensi komedogenik:
Beberapa bahan seperti Palmitic Acid (skor 2), Butylene Glycol (skor 1), myristic Acid (skor 3), Lauric Acid (skor 4), dan sodium Chloride (skor 5) memiliki potensi komedogenik. Skala penilaiannya adalah 1-2 (rendah), 2-3 (sedang), dan 4-5 (tinggi).

Potensi iritasi:
Kandungan Alcohol perlu diperhatikan karena berpotensi menyebabkan iritasi pada sebagian orang.

Potensi fungal acne:
Bahan-bahan seperti Palmitic Acid, myristic Acid, Lauric acid, dan peg-2 Stereate mengandung asam lemak yang dapat menjadi makanan bagi jamur malassezia, yang berpotensi memicu fungal acne.

Menjawab Kekhawatiran Mengenai Potensi Komedogenik dan Fungal Acne

Mungkin timbul pertanyaan, mengapa sabun anti-acne memiliki banyak potensi komedogenik dan pemicu fungal acne? Jawabannya sederhana: ini adalah produk wash-off.

Artinya, bahan-bahan tersebut hanya bersentuhan dengan kulit dalam waktu singkat sebelum dibilas. Komedo belum sempat terbentuk, dan jamur malassezia juga belum sempat mengonsumsi asam lemak tersebut. Selain itu, asam lemak akan bereaksi dengan potassium hydroxide membentuk sabun. Hal ini berbeda dengan produk leave-on (seperti krim, serum, atau toner) yang kontak dengan kulit lebih lama dan berpotensi memicu komedo serta fungal acne secara nyata.

Kesimpulan

✔️ Keunggulan utama produk ini adalah tidak menggunakan SLS sebagai surfaktan, yang dikenal berpotensi menyebabkan iritasi.

✔️ Produk ini efektif dalam mengontrol minyak, memberikan rasa bersih dan segar pada wajah tanpa meninggalkan efek kering.

✔️ Adanya pengaturan pH (pH balance) juga menjadi nilai tambah.

✔️ Menariknya lagi, produk ini tidak menggunakan pengawet tambahan. Keawetannya kemungkinan berasal dari beberapa bahan aktif yang juga berfungsi sebagai pengawet alami, contohnya o-cymen yang bersifat antibakteri.

✔️ Untuk pembelian, pastikan Anda mendapatkannya dari Official store yang terpercaya.

Baca juga artikel menarik lainnya: