Skincapedia.com – Dalam dunia perawatan kulit yang terus berkembang, inovasi formula menjadi kunci untuk menjawab kebutuhan spesifik konsumen. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah ROJUKISS – Tea Tree Bija Pro Acne Serum Cleanser, sebuah pembersih wajah yang dirancang khusus untuk mengatasi masalah kulit berminyak, rentan berjerawat, dan bekas jerawat.
Pembersih wajah ini menawarkan formulasi unik dengan kandungan 5X serum yang diperkaya dengan ekstrak Tea Tree, Bija, Centella, BHA, Niacinamide, Witch Hazel, dan Micellar. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuannya membersihkan secara lembut hingga ke lapisan terdalam kulit.
Dengan tekstur serum dan busa yang lembut, produk ini mampu menembus pori-pori untuk mengangkat kotoran, debu, minyak berlebih, bakteri, serta membersihkan sisa makeup. Lebih dari sekadar membersihkan, ROJUKISS Tea Tree Bija Pro Acne Serum Cleanser juga diklaim efektif dalam menyeimbangkan produksi minyak, melawan jerawat, memudarkan bekas jerawat, dan mengencangkan pori-pori, menghasilkan wajah yang bersih, segar, dan halus.
|
|
| Rojukis Tea tree Bija pro acne Serum Cleanser. Sumber: Shopee |
Penjelasan Mendalam Bahan-bahan ROJUKISS Tea Tree Bija Pro Acne Serum Cleanser
Daftar Lengkap Ingredients:
Aqua, sodium laureth sulfate, glyserine, cocamidopropyl betaine, Propylene Glycol, sodium chloride, peg-120 methyl glucose dioleate, phenoxyethanol, sodium benzoate, butylene Glycol, niacinamide, citric acid, peg-40 hydrogenated Castor oil, hammamelis Virginiana witch hazel extract, parfum, torreya Nucifera extract, salicylic acid, sodium hydroxide, disodium edta, potassium sorbate, malaleuca alternifolia (Tea tree) leaf extract, Centella Asiatica leaf extract.
Analisis Bahan Aktif Unggulan
Niacinamide (Vitamin B3)
Sebagai turunan Vitamin B3, Niacinamide memiliki segudang manfaat untuk kulit. Ia dikenal efektif dalam mencerahkan kulit (skin brightening) dengan cara menghambat transfer melanosom ke sel keratinosit. Selain itu, Niacinamide berperan penting dalam meningkatkan sintesis ceramide, komponen kunci dalam menjaga integritas lapisan pelindung kulit (skin barrier). Kemampuannya dalam mengatur produksi sebum menjadikannya sahabat bagi kulit berminyak dan berjerawat. Sifat anti-inflamasinya juga membantu meredakan kemerahan dan iritasi yang sering menyertai jerawat. Tak lupa, Niacinamide memberikan perlindungan terhadap efek buruk radiasi UV dan bluelight dari perangkat digital.
Hammamelis Virginiana (Witch Hazel) Extract
Ekstrak Witch Hazel kaya akan komponen bioaktif, di antaranya hammamelitannins yang memiliki sifat astringent (mengencangkan pori) dan antioksidan. Kandungan catechin di dalamnya memberikan efek anti-inflamasi, sementara gallic acid berfungsi sebagai agen antibakteri. Kombinasi ini menjadikan Witch Hazel efektif dalam merawat kulit berjerawat dan mengurangi peradangan.
Torreya Nucifera (Bija) Extract
Dikenal sebagai ekstrak Bija, senyawa ini mengandung komponen aktif seperti alpha pinene, limonene, dan bisabolol. Ketiganya memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri, yang sangat bermanfaat untuk menenangkan kulit yang teriritasi dan melawan bakteri penyebab jerawat.
Salicylic Acid (BHA)
Sebagai salah satu jenis Beta Hydroxy Acid (BHA), Salicylic Acid memiliki kemampuan unik untuk larut dalam minyak. Hal ini memungkinkannya menembus ke dalam pori-pori yang tersumbat oleh sebum dan sel kulit mati, membantu mengikisnya. Sifat oil control, anti-inflamasi, dan antibakterinya menjadikannya bahan yang sangat efektif dalam merawat kulit berjerawat dan mencegah timbulnya komedo.
Malaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Extract
Ekstrak Tea Tree (TTO) telah lama dikenal sebagai salah satu bahan alami paling ampuh untuk mengatasi jerawat, bahkan sering dibandingkan efektivitasnya dengan benzoyl peroxide, namun dengan profil keamanan yang lebih baik. TTO memiliki properti antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi yang kuat, efektif dalam mengurangi peradangan pada jerawat dan mencegah infeksi sekunder.
Centella Asiatica Leaf Extract
Ekstrak Centella Asiatica, atau yang akrab disapa Cica, memiliki kemampuan luar biasa dalam menstimulasi produksi kelembapan alami kulit. Ia juga mempercepat proses penyembuhan luka dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Sifat anti-inflamasinya sangat membantu meredakan iritasi, menenangkan kulit sensitif, dan merawat kulit yang sedang berjerawat.
Peran Agen Surfaktan dalam Formula
Sodium Laureth Sulfate (SLES)
SLES adalah jenis surfaktan anionik yang umum digunakan dalam produk pembersih karena kemampuannya menghasilkan busa melimpah dan daya bersih yang kuat. Meskipun dianggap lebih lembut dibandingkan Sodium Lauryl Sulfate (SLS), SLES terkadang dapat menghilangkan minyak alami dan kelembapan kulit secara berlebihan, sehingga berpotensi menimbulkan rasa kering atau tertarik setelah pemakaian. Untuk meminimalkan efek ini, SLES sering dikombinasikan dengan surfaktan lain yang lebih lembut atau dilengkapi dengan bahan-bahan pelembap.
Cocamidopropyl Betaine
Surfaktan jenis amfoterik ini berfungsi sebagai peningkat busa (foam booster) dan agen pembersih ringan (mild cleansing agent) dengan tingkat iritasi yang rendah. Cocamidopropyl Betaine juga berkontribusi dalam menciptakan formula pembersih dengan pH rendah (low pH cleanser) yang lebih ramah bagi kulit. Keunggulannya lain adalah sifatnya yang biodegradable dan ramah lingkungan.
Bahan-bahan Pelengkap Penting
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- Glycerine: Pelarut sekaligus humektan yang menarik kelembapan ke dalam kulit, serta bersifat skin identical.
- Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Sodium Chloride: Berperan sebagai pengental ionik untuk menambah kekentalan formula.
- PEG-120 Methyl Glucose Dioleate: Pengental non-ionik yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme.
- Sodium Benzoate: Pengawet.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Citric Acid: Pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat asam, membantu menyeimbangkan pH formula.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula.
- Parfum: Memberikan aroma pada produk.
- Sodium Hydroxide: Pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat basa.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam, menjaga stabilitas formula.
- Potassium Sorbate: Pengawet.
Kesimpulan Ulasan Bahan
ROJUKISS Tea Tree Bija Pro Acne Cleanser menonjol berkat kombinasi dua agen surfaktan, yaitu satu yang kuat (SLES) dan satu yang lembut (Cocamidopropyl Betaine), yang bekerja sinergis untuk membersihkan minyak dan kotoran secara efektif.
Keunggulan produk ini semakin diperkuat dengan hadirnya enam bahan aktif utama yang diformulasikan khusus untuk merawat kulit berjerawat dan berminyak:
- Bahan-bahan yang sangat baik untuk mengatasi jerawat meliputi: Witch Hazel, Bija, Salicylic Acid (BHA), dan Tea Tree Oil (TTO).
- Niacinamide dan Centella Asiatica berperan penting dalam membantu mengurangi kemerahan yang seringkali menyertai jerawat.
Produk ini juga menawarkan beberapa poin positif lainnya:
- Bebas alkohol (No alcohol)
- Bebas paraben (No Paraben)
- Mengandung Citric Acid yang membantu menyeimbangkan pH formula agar tidak terlalu basa, sehingga lebih nyaman di kulit.
- Diklaim oil-free dan non-comedogenic, artinya tidak menyumbat pori-pori.
- Secara umum, tidak mengandung bahan-bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui.
Namun, ada satu catatan penting:
- Produk ini mengandung SLES, yang terkadang dihindari oleh individu dengan kulit sangat sensitif karena potensi efek pengeringannya.
Dari segi harga, ROJUKISS Tea Tree Bija Pro Acne Cleanser ini dibanderol dalam kisaran harga yang sangat terjangkau, yaitu sekitar 20-30 ribuan, menjadikannya pilihan menarik bagi banyak kalangan.

