Skincapedia.com – Safi White Expert Oil Control & Anti Acne 2 in 1 Cleanser and Toner hadir dengan konsep unik yang menggabungkan fungsi pembersih dan toner dalam satu produk. Awalnya, produk ini sempat disalahpahami sebagai micellar water yang tidak memerlukan bilas. Namun, ternyata Safi White Expert Oil Control & Anti Acne 2 in 1 Cleanser and Toner adalah sabun muka berbusa yang wajib dibilas.
Pertanyaan pun muncul, apa fungsi toner jika produk ini tetap harus dibilas? Untuk menjawab rasa penasaran ini, mari kita bedah lebih dalam kandungan bahan-bahannya.
|
|
| Safi White Expert Oil Control &Anti Acne 2-in-1 Cleanser & Toner. Foto by intannurani |
Penjelasan Ingredients Safi White Expert Oil Control & Anti Acne 2 in 1
Ingredients:
Water, Sodium Laureth Sulfate, Glycerin, Acrylates Copolymer, Cocamidopropyl Betaine, Lauryl Glucoside, Potassium Cocoyl Glycinate, Polysorbate 20, Cocamide Methyl MEA, Mannitol, Menthol, PEG-14M, Sodium Hydroxide, Benzotriazolyl Dodecyl P-Cresol, Tetrasodium EDTA, Microcrystalline Cellulose, Zinc Lactate, Hydroxypropyl Methylcellulose, Tocopheryl Acetate, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Oil, Nigella Sativa (Habbatus Sauda) Seed Oil, Perfluorodecalin, 4-butylresorcinol, Fragrance, Methylchloroisothiazolinone, Methylisothiazolinone, Sodium Benzoate, Potassium Sorbate, Cl 12490.
Bahan Aktif
Zinc Lactate,
Bahan ini memiliki sifat antiinflamasi yang dapat menenangkan kulit kemerahan akibat jerawat. Zinc Lactate juga efektif menghambat perkembangbiakan bakteri P. acnes dan membantu mengontrol produksi sebum.
Tocopheryl Acetate,
Dikenal sebagai Vitamin E, Tocopheryl Acetate berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit (skin-moisturizer).
Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Oil
Minyak esensial dari daun pohon teh ini memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri. Selain itu, tea tree oil juga dikenal efektif dalam mengontrol minyak. Konsentrasi yang digunakan dalam produk skincare umumnya aman untuk semua jenis kulit.
Nigella Sativa (Habbatus Sauda) Seed Oil,
Minyak habbatussauda kaya akan antioksidan, sifat antiinflamasi, dan antibakteri. Kandungan asam lemak di dalamnya juga membantu melembapkan kulit.
Perfluorodecalin,
Bahan high-tech ini bekerja mirip sel darah merah, yaitu membawa oksigen ke dalam sel kulit. Saat diaplikasikan secara topikal, ia dapat menembus jauh ke dalam kulit, memasok oksigen, membuat kulit lebih sehat, segar, terjaga kelembapannya, dan mempercepat pemulihan luka.
4-butylresorcinol
Merupakan agen pencerah kulit yang efektif mengatasi pigmentasi. Cara kerjanya adalah menghambat enzim tyrosine yang berperan dalam produksi melanin, sehingga cocok untuk perawatan kulit melasma.
Surfactan yang dipakai:
1). Sodium Laureth Sulfate.
Dikenal sebagai SLES, ini adalah agen pembusa dan pembersih yang efektif. Namun, karena sifatnya yang basa kuat, ia dapat mengikis kelembapan alami kulit.
2). Cocamidopropyl Betaine.
Foam-booster ini dikenal “mild” dan memiliki risiko iritasi yang rendah.
3). Lauryl Glucoside.
Terbuat dari bahan alami 100% dan biodegradable, Lauryl Glucoside adalah agen pembersih mild dengan busa yang cukup baik.
4). Potassium Cocoyl Glycinate.
Agen pembersih berbahan dasar asam amino ini sangat lembut dan aman untuk kulit sensitif.
5). Cocamide Methyl MEA. Foam-booster.
6). Sodium Hydroxide. Soda api yang bereaksi dengan minyak atau asam lemak untuk membentuk sabun. Namun, dalam formulasi ini, tidak terlihat adanya asam lemak yang menyertainya.
Bahan Pelengkap
- Water. Pelarut utama dengan konsentrasi tertinggi, umumnya mencapai 80%.
- Glycerin. Pelarut, skin-identical ingredient, dan humektan yang baik untuk kulit kering.
- Acrylates Copolymer. Bahan pengental.
- Polysorbate 20. Pengemulsi.
- Mannitol. Humektan dengan kemampuan water-binding yang berasal dari bahan alami.
- Menthol. Senyawa alami dari minyak esensial peppermint yang memberikan sensasi sejuk. Ia juga bersifat antibakteri, antijamur, dan penetration enhancer. Namun, menthol dapat menyebabkan iritasi dan membuat kulit kering.
- PEG-14M. Penstabil emulsi, penambah kekentalan formula, sekaligus foam-booster.
- Benzotriazolyl Dodecyl P-Cresol. UV absorber dan agen protektif yang melindungi formula dari degradasi akibat sinar UV.
- Tetrasodium EDTA. Agen pengkelat yang menetralkan ion logam, menjaga kestabilan formula.
- Microcrystalline Cellulose. Menambah kekentalan dan menstabilkan emulsi, terbuat dari bahan alami.
- Hydroxypropyl Methylcellulose. Penstabil emulsi, agen pengental, dan penstabil busa produk pembersih.
- Fragrance. Pewangi.
- Methylchloroisothiazolinone. Pengawet potensial dengan konsentrasi rendah (maksimum 0,0015%) yang dapat menyebabkan iritasi, sehingga hanya boleh digunakan pada produk bilas.
- Methylisothiazolinone. Pengawet potensial dengan konsentrasi maksimum 0,01% yang dapat menyebabkan iritasi pada produk leave-on, sehingga hanya boleh digunakan pada produk bilas.
- Sodium Benzoate. Pengawet anti jamur.
- Potassium Sorbate. Pengawet anti jamur.
- Cl 12490. Pewarna orange sintetis.
Kesimpulan
Apakah ada “sesuatu” yang berbeda pada Safi White Expert Oil Control & Anti Acne 2 in 1 Cleanser and Toner selain kemasannya yang menarik? Tentu saja.
Dari analisis kandungan, beberapa poin menarik ditemukan:
Pertama, bahan aktif Perfluorodecalin yang diklaim mampu meningkatkan pasokan oksigen ke kulit, membuatnya terasa lebih segar dan dapat “bernapas”.
Kedua, kehadiran Menthol yang memberikan sensasi dingin dan segar setelah mencuci muka, menyerupai efek penggunaan toner. Namun, perlu diingat bahwa menthol dapat menjadi iritan bagi kulit sensitif dan kering.
Ketiga, kombinasi berbagai surfaktan dengan karakteristik berbeda berpotensi menghasilkan daya bersih yang baik, membuat kulit terasa lebih ringan setelah dibilas.
Meskipun demikian, produk ini masih menggunakan SLES sebagai salah satu surfaktan. SLS/SLES memang sangat efektif mengangkat minyak dan kotoran, namun juga dapat mengikis kelembapan alami kulit. Oleh karena itu, banyak dermatolog tidak merekomendasikan produk ber-SLS, terutama untuk kulit kering dan sensitif. SLS juga dikabarkan kurang bersahabat untuk kulit berminyak dan berjerawat.
Saran terbaik adalah tetap gunakan toner atau pelembap setelah membersihkan wajah, apapun jenis produk pembersih yang Anda gunakan.
Disclaimer: Ulasan ini bersifat subjektif dan reaksi kulit dapat bervariasi tergantung kondisi masing-masing individu serta formulasi produk.
Produk ini mendapatkan rating 3,9 dari 5 bintang di forum FD, dengan 80% dari 185 orang menyatakan cocok menggunakannya.

