Home » Some By Mi Propolis B5: Rahasia Glow Barrier Calming Cream Terungkap!

Some By Mi Propolis B5: Rahasia Glow Barrier Calming Cream Terungkap!

Some By Mi Propolis B5: Rahasia Glow Barrier Calming Cream Terungkap!

Skincapedia.com – Memahami setiap kandungan dalam produk perawatan kulit adalah kunci untuk mendapatkan manfaat optimal dan menghindari potensi iritasi. Kali ini, Skincapedia.com akan mengupas tuntas ingredients dari Some By Mi Propolis B5 Glow Barrier Calming Cream, sebuah pelembap yang menjanjikan efek menenangkan dan menutrisi kulit.

Some By Mi Propolis B5 Glow Barrier Calming Cream diformulasikan dengan bahan-bahan kaya seperti madu manuka dan royal jelly. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuannya sebagai agen anti-inflamasi, menjadikannya pilihan tepat bagi pemilik kulit sensitif dan berjerawat. Pelembap ini dirancang untuk menenangkan kulit yang bermasalah sekaligus memberikan nutrisi esensial bagi kulit yang cenderung kering maupun berminyak.

Some by Mi Propolis B5 Glow Barrier Calming Cream. Sumber: shopee

Produk ini hadir dalam kemasan 60gr dengan kisaran harga sekitar Rp 165.000.

Penjelasan Ingredients Some By Mi Propolis B5 Glow Barrier Calming Cream

Ingredients:

Propolis Extract(70 %), Honey Extract, Butylene Glycol, Glycerin, Niacinamide, 1,2-Hexanediol, Centella Asiatica Extract, Panthenol(1 %), Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Water, Lactobacillus Ferment Lysate, Royal Jelly Extract, Beeswax, Centella Asiatica Leaf Extract, Artemisia Princeps Leaf Extract, Madecassoside, Madecassic Acid, Asiaticoside, Asiatic Acid, Ceramide NP, Sodium Hyaluronate, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Sodium Acetylated Hyaluronate, Hydrolyzed Glycosaminoglycans, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Malt Extract, Trehalose, Arginine, Tocopherol, Adenosine, Diphenylsiloxy Phenyl Trimethicone, Caprylyl Methicone, Sorbitan Oleate, Inulin Lauryl Carbamate, Behenyl Alcohol, Sorbitan Isostearate, Caprylyl/Capryl Glucoside, Xanthan Gum, Carbomer, Dimethicone/Phenyl Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Sodium Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Polyisobutene, Water, Benzyl Glycol, Ethylhexylglycerin, Raspberry Ketone, Disodium EDTA, Fragrance, Benzyl Alcohol, Coumarin

Bahan Aktif Utama

Propolis Extract (70 %)

Merupakan bintang utama dalam formula ini, ekstrak propolis hadir dengan konsentrasi tinggi 70%. Bahan alami yang dihasilkan lebah ini kaya akan sifat antibakteri dan antijamur. Manfaatnya sangat krusial dalam melawan bakteri penyebab jerawat umum, sekaligus jamur Malassezia yang sering menjadi biang kerok fungal acne. Lebih dari itu, propolis dikenal sebagai antioksidan dan agen anti-inflamasi yang ampuh meredakan peradangan pada kulit berjerawat. Kulit sensitif dan iritasi akan terasa lebih tenang, bahkan dapat membantu mencegah efek buruk sunburn. Propolis juga efektif dalam mengontrol produksi sebum sekaligus menjaga kelembapan kulit, serta mempercepat proses penyembuhan luka bekas jerawat, meninggalkan kulit yang lebih sehat.

Honey Extract

Ekstrak madu melengkapi propolis dengan segudang manfaatnya. Sifatnya yang melembapkan, anti-inflamasi, dan kaya antioksidan sangat bermanfaat. Kandungan antibakteri dan antijamurnya juga mendukung pertempuran melawan jerawat, baik yang meradang maupun fungal acne, serta sangat baik untuk kulit kering.

Niacinamide

Bahan multifungsi ini dikenal luas dalam dunia skincare. Niacinamide (turunan Vitamin B3) bertindak sebagai agen pencerah kulit, merangsang sintesis ceramide untuk memperkuat skin barrier, serta berperan sebagai pengatur sebum. Sifat anti-inflamasinya juga membantu menenangkan kulit. Lebih jauh lagi, niacinamide memberikan perlindungan terhadap efek buruk sinar UV dan bluelight.

Centella Asiatica Extract

Dikenal juga sebagai ekstrak cica atau pegagan, bahan ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menstimulasi produksi kelembapan alami kulit. Proses penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dapat dipercepat berkat peningkatan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen yang didorong oleh cica. Sifat anti-inflamasinya menjadikannya sahabat bagi kulit yang iritasi, sensitif, dan berjerawat.

Panthenol (1 %)

Panthenol, atau Pro-Vitamin B5, berfungsi sebagai humektan yang kuat, menarik dan mengikat air untuk menjaga kelembapan kulit. Bahan ini juga membantu produksi lipid yang penting untuk melindungi kulit. Sifat anti-inflamasinya sangat efektif dalam menenangkan kulit dan sering digunakan untuk menetralkan potensi iritasi dari bahan lain dalam formulasi skincare.

Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Water

Air daun tea tree adalah bahan yang sangat populer dalam produk anti-jerawat. Properti antibakteri, antijamur, anti-inflamasi, dan kemampuannya mengontrol minyak menjadikannya pilihan utama untuk mengatasi masalah kulit berjerawat.

Lactobacillus Ferment Lysate

Merupakan hasil fermentasi bakteri baik yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan mikrobioma kulit. Bahan ini menghidrasi kulit, menstimulasi pergantian sel, serta membantu mengurangi kemerahan dan iritasi. Kemampuannya dalam pemulihan luka dan penguatan skin barrier, terutama jika dikombinasikan dengan hyaluronic acid, sangat patut diperhitungkan.

Royal Jelly Extract

Ekstrak royal jelly kaya akan vitamin B kompleks yang memberikan nutrisi dan kelembapan pada kulit. Sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakterinya juga berkontribusi pada kesehatan kulit.

Centella Asiatica Leaf Extract

Mirip dengan Centella Asiatica Extract, ekstrak daun pegagan juga berperan dalam menstimulasi produksi kelembapan alami kulit seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Ini membantu proses penyembuhan luka, meningkatkan aktivitas antioksidan, dan sintesis kolagen. Kemampuan anti-inflamasinya juga sangat baik untuk menenangkan kulit.

Artemisia Princeps Leaf Extract

Dikenal sebagai ekstrak mugwort, bahan ini sangat baik untuk merawat kulit kering, iritasi, sensitif, dan rentan eksim. Ia melembapkan, menutrisi, dan melindungi kulit. Kemampuannya menenangkan kulit yang gatal dan kemerahan, sekaligus mengurangi jerawat dan breakout, menjadikannya tambahan yang berharga. Kandungan Vitamin A-nya mendukung regenerasi sel, sementara Vitamin C-nya membantu mencerahkan dan melindungi kulit.

Empat Komponen Cica

Krim ini secara khusus menonjolkan empat turunan dari Centella Asiatica yang bekerja sinergis:

  • Asiaticoside: Memiliki properti penyembuhan luka, antioksidan, dan merangsang produksi glycosaminoglycans (GAGs) serta sintesis kolagen tipe 1.
  • Asiatic Acid: Terbukti menstimulasi produksi GAGs (NMF) dan kolagen tipe 1, serta bersifat melembapkan dan membantu pemulihan luka.
  • Madecassic Acid: Memiliki properti regenerasi kulit, penyembuhan luka, dan pelembapan kulit.
  • Madecassoside: Memberikan efek penyembuhan luka, menenangkan kulit, dan antioksidan. Jika dikombinasikan dengan Vitamin C, menjadi duo anti-aging yang kuat. Senyawa ini juga diklaim dapat menghambat produksi melanin.

Ceramide NP

Merupakan skin identical, artinya serupa dengan ceramide yang secara alami ada di kulit kita (sekitar 50%). Ceramide NP berperan krusial dalam menjaga kesehatan, memperbaiki skin barrier, dan mempertahankan hidrasi kulit.

Sodium Hyaluronate

Bentuk garam dari Hyaluronic Acid dengan ukuran molekul besar. Bekerja di permukaan kulit membentuk lapisan pelindung non-oklusif yang mencegah kehilangan air transepidermal (TEWL) dan menjaga fungsi skin barrier.

Hydrolyzed Hyaluronic Acid

Molekul Hyaluronic Acid yang dipecah menjadi ukuran nano (berat molekul rendah). Molekul kecil ini lebih mudah meresap hingga ke lapisan dermis, membantu penyerapan bahan aktif lain, meningkatkan elastisitas, serta memiliki properti perbaikan kulit dan efek anti-aging.

Sodium Acetylated Hyaluronate

Sering disebut sebagai super hyaluronic acid, bahan ini memiliki ukuran molekul sedang. Keunggulannya terletak pada daya kelembapan yang lebih baik, peningkatan elastisitas, penghalusan kulit, dan perbaikan skin barrier.

Hydrolyzed Glycosaminoglycans

Termasuk dalam kategori NMF (Natural Moisturizing Factor). Bahan ini memiliki kemampuan mengikat air dan meningkatkan kadar kelembapan di dalam lapisan kulit.

Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil

Minyak jojoba memiliki komposisi yang sangat mirip dengan sebum alami kulit manusia, sehingga sering disebut sebagai skin-identical ingredient. Teksturnya ringan, mudah meresap, dan efektif menjaga kelembapan kulit tanpa menimbulkan rasa berat atau lengket.

Malt Extract

Ekstrak malt memiliki properti melindungi kulit, menenangkan, dan menyegarkan.

Arginine

Asam amino semi-esensial dan merupakan skin-identical ingredient. Arginin memiliki tiga manfaat utama: sebagai antioksidan kuat, humektan, dan peningkat produksi kolagen.

Tocopherol

Dikenal sebagai Vitamin E, Tocopherol adalah antioksidan yang melembapkan kulit dan membantu melindungi dari efek buruk sinar UVB.

Adenosine

Bahan ini berfungsi sebagai cell-communicator, membantu proses pemulihan luka dan merupakan agen anti-inflamasi yang baik. Adenosine mengirimkan sinyal ke sel kulit untuk memproduksi kolagen, membantu memperbaiki skin barrier, dan melindunginya.

Bahan Pelengkap

  • Butylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
  • Glycerin: Merupakan pelarut, skin-identical, dan humektan.
  • 1,2-Hexanediol: Berfungsi sebagai pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
  • Beeswax (Cera Alba): Lilin lebah ini berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi. Ia juga memiliki properti antibakteri dan anti-inflamasi.
  • Diphenylsiloxy Phenyl Trimethicone: Silikon cair non-berminyak yang berfungsi sebagai emolien, membantu formula mudah diratakan (spreadable), dan mengurangi kesan lengket.
  • Caprylyl Methicone: Silikon volatil yang bersifat emolien, agen pelicin (slip agent), dan memberikan kesan halus, lembut, serta silky pada kulit.
  • Sorbitan Oleate: Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
  • Inulin Lauryl Carbamate: Berfungsi sebagai pengemulsi dan penstabil emulsi.
  • Behenyl Alcohol: Alkohol lemak yang tidak mengeringkan kulit. Berfungsi menambah kekentalan formula dan menstabilkan emulsi.
  • Sorbitan Isostearate: Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
  • Caprylyl/Capryl Glucoside: Berfungsi sebagai pengemulsi.
  • Xanthan Gum: Pengental alami.
  • Carbomer: Agen pembentuk gel yang membantu mengentalkan formula.
  • Dimethicone/Phenyl Vinyl Dimethicone Crosspolymer: Bubuk silikon yang memberikan efek silky dan powdery pada tekstur, sekaligus menambah kekentalan formula.
  • Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis.
  • Sodium Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer: Pengental sintetis dan penstabil emulsi.
  • Polyisobutene: Pengental sintetis.
  • Water: Air sebagai pelarut utama.
  • Benzyl Glycol: Pelarut.
  • Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
  • Raspberry Ketone: Memberikan aroma.
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga kestabilan formula.
  • Fragrance: Pewangi.
  • Benzyl Alcohol: Komponen pewangi.
  • Coumarin: Komponen pewangi.

Kesimpulan

✔️ Some By Mi Propolis B5 Glow Barrier Calming Cream diperkaya dengan 24 bahan aktif, dengan fokus utama pada 70% propolis dan 1% panthenol (Pro-Vitamin B5).

✔️ Banyak bahan aktifnya yang mirip dengan serum dalam lini yang sama, menunjukkan sinergi produk.

✔️ Sangat direkomendasikan untuk menenangkan kulit yang mengalami breakout, jerawat, serta memperbaiki kondisi skin barrier yang rusak.

✔️ Diklaim cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.

✔️ Bebas alkohol dan paraben.

✔️ Tidak sepenuhnya oil-free. Produk ini mengandung beberapa bahan dengan potensi komedogenik rendah hingga sedang, yaitu:

  • Butylene Glycol (1),
  • beeswax (0-2),
  • sorbitan oleate (3),
  • sorbitan Isostearate (2).

Untuk meminimalkan risiko penumpukan komedo, disarankan untuk rutin melakukan eksfoliasi atau scrub.

❗ Produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung bahan seperti jojoba oil, sorbitan oleate, dan sorbitan Isostearate yang berpotensi memicu fungal acne pada individu yang rentan.

Artikel menarik Lainnya