Skincapedia.com – Penggunaan sunscreen dalam rutinitas perawatan kulit sangatlah krusial. Para ahli dermatologi menekankan bahwa berbagai perawatan kulit, termasuk produk anti-penuaan, akan sia-sia jika penggunaan sunscreen terlewatkan.
Bagi Anda yang mengeluhkan kulit kusam, munculnya flek hitam, bekas jerawat yang sulit hilang, atau masalah kulit membandel lainnya meskipun telah rajin melakukan eksfoliasi dan menggunakan krim malam, kemungkinan besar penyebabnya adalah kelalaian dalam penggunaan sunscreen.
Bayangkan kulit telah mendapatkan nutrisi optimal dari masker dan krim malam, serta telah dibersihkan secara mendalam melalui eksfoliasi. Namun, tanpa perlindungan dari sinar matahari, semua upaya tersebut bisa menjadi sia-sia karena kulit kembali rusak.
Radiasi sinar matahari memiliki dampak negatif yang signifikan. Sinar ini dapat merusak kulit hingga ke lapisan terdalam secara diam-diam, memicu timbulnya flek hitam, kerutan dini, dan membuat kulit tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Dalam kasus yang lebih parah, paparan sinar matahari berlebih bahkan dapat menyebabkan kanker kulit.
Terlebih lagi, kulit yang baru saja dieksfoliasi menggunakan bahan aktif seperti AHA dan BHA menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, penggunaan sunscreen menjadi suatu keharusan mutlak.
Wardah Sunscreen Gel
Sunscreen yang ideal sebaiknya memiliki SPF 30 PA+++ untuk memberikan perlindungan maksimal bagi kulit.
Wardah Suncare ini termasuk dalam kategori chemical sunscreen, jenis yang banyak diminati karena umumnya memiliki tekstur ringan, mudah meresap, tidak meninggalkan whitecast, dan sangat mudah ditemukan di berbagai tempat seperti supermarket, toko online, hingga minimarket seperti Alfamart.

Harganya pun sangat terjangkau. Penulis membeli produk ini seharga sekitar Rp40.000 di Alfamart.
Apakah Wardah Sunscreen Gel Dapat Menyebabkan Jerawat?
Banyak orang enggan atau takut menggunakan sunscreen karena kekhawatiran akan timbulnya jerawat. Jerawat umumnya muncul akibat kombinasi minyak wajah, pori-pori tersumbat, dan bakteri.
Oleh karena itu, jika kita mampu membersihkan wajah secara maksimal, terutama setelah menggunakan sunscreen, masalah jerawat seharusnya dapat diminimalkan.
Penulis pernah mengalami ketidakcocokan dengan Wardah Sunscreen Gel yang justru menyebabkan breakout parah. Namun, setelah menyadari pentingnya proses double-cleanse untuk menghapus sisa sunscreen, masalah tersebut teratasi. Dengan membersihkan sisa sunscreen secara tuntas, pori-pori tidak tersumbat dan mencegah timbulnya komedo atau jerawat.
Setelah memahami pentingnya double-cleanse, penulis kembali berani mencoba menggunakan sunscreen.
Alhamdulillah, kini kulit penulis sudah cocok menggunakan Wardah Sunscreen Gel SPF 30 PA +++.
Kandungan (Ingredients) Wardah Sunscreen Gel

Aqua: Air.
Ethylhexyl Methoxycinnamate: Dikenal juga sebagai octinoxate. Merupakan filter UVB. Bagi sebagian orang, kandungan ini dapat menyebabkan iritasi.
4-Methylbenzylidene Camphor: Filter UV.
Acrylates Copolymer: Berfungsi sebagai agen water resistance dan meningkatkan kilau pada permukaan yang diaplikasikan. Berpotensi menyumbat pori-pori.
Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, anti-gumpal, dan anti-beku. Bagi sebagian orang, dapat menyebabkan iritasi seperti kulit kering, perih, ruam, dan alergi. Tidak ramah untuk kulit sensitif. FDA menyetujui penggunaannya dalam kosmetik tergolong aman.
Polycrylamide: Pengental yang berfungsi sebagai bahan pembuat gel. Ada risiko iritasi, alergi, dan gangguan sistem hormon.
Butyl Methoxydibenzoylmethane: Dikenal juga sebagai Avobenzone. Merupakan filter UVA. Diketahui dapat mengganggu hormon estrogen, sehingga tidak disarankan untuk ibu hamil.
Dimethicone: Senyawa berbasis silikon yang berfungsi sebagai emollient (pelembap) dan agen penghalus. Baik untuk kulit kering, kasar, bersisik, gatal, dan iritasi. Potensi komedogenik: 1.
Cyclopentasiloxane: Merupakan silikon yang berfungsi sebagai pelindung kulit, pelumas, serta memberikan efek licin dan halus. Jenis silikon ini kurang ramah terhadap kulit sensitif dan lingkungan, serta berpotensi menyumbat pori.
Phenoxyethanol: Pengawet yang mencegah perkembangbiakan bakteri dalam kosmetik.
C 13-14 Isoparaffin: Pengental yang umum digunakan dalam produk perawatan kulit kering.
Triethanolamine: Bersifat basa dan berfungsi sebagai pengatur pH. Dapat menimbulkan iritasi. Potensi komedogenik: 2.
Panthenol: Pro-vitamin B5 yang melembapkan dan menutrisi kulit. Sangat baik untuk kulit iritasi.
Laureth-7: Emulsifier (pengemulsi) dan agen pembersih.
Aloe Barbadensis Leaf Extract: Ekstrak daun lidah buaya yang menutrisi, melembapkan, menyejukkan, dan menenangkan kulit. Baik untuk kulit iritasi.
Dimethicone Crosspolymer: Silikon yang berfungsi sebagai pengental dan emollient. Berpotensi menyumbat pori.
Carbomer: Agen pengental.
Fragrance: Parfum atau pewangi.
Tocopheryl Acetate: Vitamin E yang menutrisi, melembapkan, dan melindungi kulit.
Disodium EDTA: Memaksimalkan kerja pengawet dalam kosmetik. Kurang ramah untuk kulit sensitif.
Triethylene Glycol: Pelarut, pengencer, dan pengawet.
Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer: Mengontrol kekentalan produk, memberikan efek kilap dan powdery, serta menyerap minyak dan sebum.
Dimethiconol: Silikon yang berfungsi sebagai emollient (pelembap). Terdapat dalam produk untuk perawatan kulit pecah-pecah dan mengelupas.
Potassium Sorbate: Pengawet.
Sodium Benzoate: Pengawet yang juga digunakan dalam makanan untuk mencegah pertumbuhan jamur. Dikabarkan tidak boleh dicampur dengan vitamin E dan vitamin C karena berpotensi membentuk benzene yang bersifat karsinogenik.
Kesimpulan
Meskipun beberapa kandungan kimia dalam sunscreen dapat menimbulkan iritasi, jangan sampai hal ini membuat Anda takut untuk menggunakannya. Banyak ulasan dari para beauty blogger yang menunjukkan bahwa banyak orang cocok menggunakan produk ini.
Pilihan penggunaan kembali pada masing-masing individu. Jika Anda telah memutuskan untuk menggunakannya, bersiaplah menghadapi segala konsekuensinya.
Penulis sendiri berani menggunakan sunscreen ini asalkan penggunaannya tidak berlebihan. Produk yang sudah terdaftar di BPOM telah diukur dosisnya agar aman dan sesuai untuk kebutuhan kulit.
Yang terpenting, imbangi penggunaan sunscreen dengan konsumsi makanan sehat, banyak minum air putih, dan melakukan detoksifikasi kulit secara berkala.
Kabar baiknya, Wardah Suncare kini hadir dengan kemasan baru berwarna kuning oranye yang menarik, mirip dengan seri C-Defence. Produk ini dapat dibeli di berbagai marketplace favorit seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, dan Bukalapak. Seringkali, harga di marketplace lebih terjangkau, bahkan di bawah Rp30.000, dibandingkan di supermarket yang bisa mencapai Rp40.000.
Salam sehat!
