Skincapedia.com – Berdandan telah menjadi rutinitas harian bagi sebagian perempuan, baik saat ke kantor, kuliah, atau hangout.
Tak sedikit pula dari mereka yang tetap ingin tampil cantik dengan memakai makeup saat berolahraga. Meski terlihat ‘lumrah’ dan terkesan sah-sah saja, tetapi perlu diingat bahwa menggunakan makeup saat berolahraga tidak disarankan oleh para dermatologi.
Pasalnya, ada beberapa efek negatif yang harus jadi pertimbangan agar kamu tidak menyesalinya. Lantas, apa saja efek memakai makeup saat berolahraga bagi kulit? Melansir dari berbagai sumber, berikut rangkuman informasinya. Simak!
1. Pori-Pori Tersumbat

Saat olahraga, tubuh cenderung memproduksi keringat lebih banyak dan pori-pori jadi lebih terbuka. Ketika terbuka, pori-pori akan mudah tersumbat oleh kotoran dan bakteri yang ada di permukaan kulit.
Nah, kalau kulit tertutup produk complexion seperti foundation matte yang terlalu tebal atau cushion long lasting yang lebih berisiko bikin kulit “sesak” saat dipakai olahraga. Campuran makeup, keringat, minyak, dan kotoran bisa menyumbat pori-pori.
Hal inilah yang akhirnya berisiko memicu breakout.
2. Rentan Berjerawat

Kotoran dan bakteri yang terjebak dalam pori-pori dapat menginfeksi area wajah. Hal itu akan memicu timbulnya berbagai masalah kulit seperti jerawat, bruntusan, tekstur kulit menjadi kasar dan kusam, serta komedo, baik komedo putih maupun hitam.
Selain dari produk makeup yang kamu gunakan, pastikan juga tools makeup seperti sponge atau brush rutin dibersihkan. Pasalnya, banyak juga kasus jerawat setelah olahraga yang berasal dari aplikator makeup yang kotor, bukan produknya.
3. Iritasi dan Kemerahan

Memakai makeup saat olahraga juga bisa menjebak kotoran dan panas di bawah kulit, sehingga memicu iritasi dan kemerahan. Apalagi pada area mata dan kelopak mata yang merupakan bagian sangat sensitif.
Saat olahraga kita cenderung memproduksi lebih banyak keringat, akibatnya maskara atau eyeliner yang luntur bisa masuk ke mata, menyebabkan rasa perih, kering, hingga iritasi.
Selain itu, campuran keringat dan produk makeup bisa jadi pemicu utama munculnya milia (bintik putih kecil) di area wajah.
Tips Makeup yang Masih Aman Dipakai untuk Olahraga

Jika tetap ingin memakai makeup saat olahraga, pilihlah makeup yang sangat ringan dan non-comedogenic. Misalnya, tinted sunscreen, concealer tipis di area tertentu, brow gel untuk alis, dan lip tint ringan.
Pelembap sebaiknya tidak perlu digunakan sebab juga tidak akan terserap oleh kulit karena terhalang keluarnya keringat. Namun pengecualian untuk sunscreen, terutama jika kamu berolahraga di luar ruangan, penggunaan sunscreen sangat diperlukan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Hindari layering terlalu banyak produk sebelum gym atau olahraga outdoor, terutama yang berformula matte atau waterproof. Itu karena kulit juga butuh “bernapas”, apalagi saat tubuh sedang aktif berkeringat.
Selain itu, jangan biarkan makeup, keringat, dan minyak menempel terlalu lama setelah olahraga. Minimal bersihkan wajah dengan micellar water atau facial wash sesegera mungkin. Double cleansing juga penting, terutama kalau sebelumnya memakai sunscreen atau complexion products untuk meminimalisir pertumbuhan bakteri penyebab jerawat atau iritasi.
So, kalau kamu tetap ingin memakai makeup saat olahraga, kuncinya ada di produk yang ringan, skincare yang tepat, dan memerhatikan kebersihan kulit setelahnya agar kulit tetap aman tanpa drama breakout. Semoga bermanfaat ya.
