Home » Kebiasaan yang Bikin Motor dan Mobil Boros Bensin Saat Pertamax Naik

Kebiasaan yang Bikin Motor dan Mobil Boros Bensin Saat Pertamax Naik

Skincapedia.com – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax kini tengah menjadi perhatian utama masyarakat Indonesia.

Kenaikan yang mencapai 32 persen dari harga semula terjadi secara mendadak sejak Rabu, 10 Juni 2026. PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan bahwa harga Pertamax (RON 92) kini menjadi Rp16.250 per liter, naik dari harga sebelumnya Rp12.300 per liter.

Sementara itu, Pertamax Green (RON 95) juga mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Kenaikan harga ini tentu memberikan tekanan tambahan pada anggaran rumah tangga, mengingat biaya operasional kendaraan merupakan bagian penting dari pengeluaran harian.

Di tengah situasi ini, penting bagi setiap pemilik kendaraan untuk memahami cara-cara menghemat konsumsi bahan bakar agar pengeluaran tetap terkendali. Salah satu langkah awal yang efektif adalah dengan mengidentifikasi dan menghindari kebiasaan-kebiasaan yang justru membuat motor dan mobil menjadi boros bensin.

Berikut adalah tujuh kebiasaan yang perlu Anda perhatikan untuk mencegah pemborosan bahan bakar pada kendaraan kesayangan Anda.

1. Asal Memilih Bahan Bakar

Warga mengisi bahan bakar minyak di salah satu SPBU, Jumat (27/3/2026). Belum tampak antrean mengular atau kondisi panic buying imbas perang Iran vs AS di tiga SPBU terpisah.

Sama seperti pentingnya memperhatikan asupan makanan bagi kesehatan tubuh, memilih bahan bakar yang tepat untuk kendaraan juga sangat krusial. Pemilihan bahan bakar yang sembarangan dapat berdampak buruk, tidak hanya pada efisiensi konsumsi, tetapi juga berpotensi merusak mesin kendaraan.

Mengutip dari Drivio, selalu mengisi bahan bakar di stasiun pengisian yang memiliki reputasi baik adalah cara untuk meminimalkan risiko mendapatkan bahan bakar yang terkontaminasi atau berkualitas rendah.

2. Malas Servis Rutin

Apakah Anda termasuk orang yang baru membawa kendaraan ke bengkel ketika sudah terjadi kerusakan? Jika ya, sebaiknya segera ubah kebiasaan tersebut.

Menurut informasi dari Budget Direct, melakukan servis rutin pada kendaraan merupakan langkah sederhana namun efektif untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar. Mesin yang tidak dalam kondisi prima cenderung mengonsumsi bensin lebih banyak.

Dengan servis rutin, Anda juga dapat mendeteksi dini potensi masalah pada mesin sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius dan memakan biaya.

3. Mengemudi Agresif

cara mengemudi dapat memengaruhi konsumsi bahan bakar secara signifikan.

Cara Anda mengemudi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap seberapa banyak bahan bakar yang dikonsumsi. Mengutip Cutter Mazda, kebiasaan mengemudi yang agresif, seperti akselerasi yang terlalu cepat dan pengereman mendadak secara berulang, dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar secara drastis.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menjaga kecepatan kendaraan tetap stabil dan konsisten. Jika kondisi jalan memungkinkan, penggunaan fitur cruise control saat berada di jalan tol dapat sangat membantu dalam menjaga kecepatan mobil tetap stabil dan menghemat bensin.

4. Pemakaian Oli Mesin yang Tidak Tepat dan Tidak Diganti

Kebiasaan lain yang secara langsung berkontribusi pada pemborosan bensin adalah penggunaan oli mesin yang tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan atau kelalaian dalam menggantinya secara berkala.

Selain mempercepat kerusakan pada komponen mesin, penggunaan oli yang buruk juga memaksa mesin bekerja lebih keras, yang otomatis meningkatkan konsumsi bahan bakar.

5. Ban Kurang Angin dan Tidak Sesuai Standar

Kondisi ban pada kendaraan, baik itu tekanan angin maupun ukurannya, juga memegang peranan penting dalam efisiensi bahan bakar. Ban yang kurang angin membutuhkan tenaga ekstra dari mesin untuk berputar, sehingga boros bensin.

Demikian pula, menggunakan ban dengan ukuran yang tidak sesuai standar pabrikan dapat meningkatkan gesekan dengan permukaan jalan. Hal ini memaksa mobil bekerja lebih keras untuk bergerak maju, yang pada akhirnya memicu peningkatan konsumsi bahan bakar.

6. Terlalu Banyak Barang Bawaan di Kendaraan

Kebiasaan yang bikin bensin boros adalah terlalu banyak barang yang dibawa pada kendaraanmu.

Membawa beban berlebih di dalam kendaraan merupakan salah satu kebiasaan yang seringkali diabaikan namun berdampak besar pada konsumsi bahan bakar. Barang-barang yang jarang digunakan dan hanya memenuhi bagasi atau jok belakang menambah beban yang tidak perlu.

Semakin berat beban yang diangkut oleh kendaraan, semakin besar pula tenaga yang dibutuhkan oleh mesin untuk bergerak, yang berarti konsumsi bahan bakar akan semakin meningkat.

7. Tidak Mempertimbangkan Rute Perjalanan

Merencanakan rute perjalanan secara matang adalah kunci untuk menghindari pemborosan bensin, terutama saat menuju lokasi yang belum familiar. Tanpa perencanaan rute yang baik, Anda berisiko menghabiskan lebih banyak waktu di jalan dan tentu saja lebih banyak bahan bakar.

Oleh karena itu, sebelum memulai perjalanan, luangkan waktu untuk mencari tahu rute yang paling efisien dan terhindar dari kemacetan parah. Mengenali jalan pintas yang aman juga dapat mempercepat waktu tempuh Anda.

Namun, penting untuk selalu memprioritaskan keamanan dan memilih jalur yang memang layak untuk dilalui.

Itulah tujuh kebiasaan yang dapat menyebabkan motor dan mobil Anda menjadi boros bensin. Apakah Anda sering melakukan salah satu dari kebiasaan ini?

Artikel menarik Lainnya