Home » Somethinc Retinol 1%: Cek Kandungan & Manfaatnya

Somethinc Retinol 1%: Cek Kandungan & Manfaatnya

Somethinc Retinol 1%: Cek Kandungan & Manfaatnya

Skincapedia.com – Kembali lagi membahas produk dari Somethinc. Kali ini, kita akan mengupas tuntas kandungan bahan-bahan dalam serum lokal yang sedang naik daun, yaitu Somethinc Retinol 1%. Retinol memang sudah lama dikenal sebagai bahan unggulan yang efektif untuk anti-aging dan sangat membantu bagi kulit yang rentan berjerawat. Penelitian tentang retinol telah dilakukan selama enam dekade terakhir, dan hingga kini belum ada penggantinya yang sepadan.

Somethinc Retinol 1%. Foto by findriyaninFD member

Namun, banyak yang merasa ragu saat ingin mencoba retinol. Kekhawatiran akan ketidakcocokan, iritasi, atau efek purging sering muncul. Inilah pentingnya untuk selalu memeriksa daftar bahan (ingredients) terlebih dahulu, seperti di Skincapedia.

Somethinc Retinol 1% memiliki total 12 bahan, yang tergolong cukup sederhana.

Aqua, Terephthalylidene Dicamphor Sulfonic Acid, Butylene Glycol, Glycerin, Ceramide-3, Triethanolamine, Retinol, Hydroxyethylcellulose, Phenoxyethanol, Allantoin, Hyaluronic acid, Disodium Edta.

Penjelasan Ingredients Somethinc Retinol

Mari kita bahas bahan utamanya terlebih dahulu.

Fakta Retinol

Apa itu Retinol?

Retinol adalah turunan Vitamin A yang larut dalam lemak. Terdapat berbagai jenis turunan Vitamin A, mulai dari yang paling poten:

  • retinoids (retinoic Acid)
  • retinol
  • retinol ester (retinyl Proprionate, retynyl palmitate)
Apa perbedaan dari kelima jenis Vitamin A tersebut?

Perbedaan mendasar terletak pada potensinya. Retinoids/retinoic acid adalah yang paling efektif sekaligus paling “keras”. Kulit dapat langsung mengenalinya sehingga bisa bekerja secara optimal, namun berisiko menimbulkan efek samping seperti kulit kering, mengelupas, kemerahan, dan sensitif terhadap cahaya.

Sementara itu, retinol perlu diubah atau dikonversi terlebih dahulu oleh enzim di dalam kulit menjadi retinyl dehyde, lalu menjadi retinoic acid sebelum dapat bekerja. Kabar baiknya, efek samping retinol tidak sekeras retinoids.

Demikian pula dengan Retinyl palmitate dan seterusnya, semakin ke bawah urutannya, semakin kecil potensinya dan semakin kecil pula efek sampingnya. Ini karena mereka memerlukan beberapa tahap konversi terlebih dahulu agar dapat dikenali oleh kulit (menjadi retinoic acid). Semakin banyak tahapannya, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk melihat hasilnya.

Bagaimana Retinol Bekerja?

  • Retinol meningkatkan cell-turnover, yaitu pergantian sel kulit, sehingga sel kulit mati cepat tergantikan oleh sel baru yang lebih sehat.
  • Retinol memicu sintesis kolagen sekaligus menghambat produksi enzim kolagenase, yang memecah kolagen. Dengan berkurangnya kolagenase, kolagen tidak cepat rusak, sehingga kulit tetap awet muda. Inilah efek anti-aging dari Vitamin A ini.
  • Selain itu, retinol dapat mencegah penumpukan komedo dengan meningkatkan pembelahan sel, menurunkan produksi sebum, dan meminimalisir ukuran pori.
  • Untuk mengatasi hiperpigmentasi, retinol bekerja dengan mengurangi jumlah enzim tirosinase (enzim pemroduksi pigmen) dan menghancurkan melanin.
  • Retinol juga memiliki sifat antibakteri dan mencegah perkembangbiakan bakteri pada komedo, sehingga jerawat dapat dicegah. Tretinoin, nama generik retinoic acid, yang diresepkan dokter untuk obat jerawat, menunjukkan potensi retinol dalam melawan jerawat, meskipun tidak sekuat Tretinoin. Keunggulan retinol adalah kekhawatiran akan efek samping yang lebih rendah.

Bahan Lainnya

Terephthalylidene Dicamphor Sulfonic Acid.

Bahan ini berfungsi sebagai UVA absorber. Dalam serum ini, tugasnya adalah melindungi Retinol dari paparan cahaya, karena Retinol bersifat tidak stabil dan mudah teroksidasi oleh cahaya.

Ceramide-3

Salah satu jenis ceramide yang secara alami terdapat di permukaan kulit. Berperan penting dalam menjaga kekuatan skin-barrier dan mempertahankan kelembapan kulit. Jika skin-barrier kuat, kulit tidak mudah iritasi.

Selain itu, produk ini juga dilengkapi dengan allantoin dan hyaluronic acid yang baik untuk menenangkan dan melembapkan kulit.

Triethanolamine

Bahan ini berfungsi sebagai pH adjuster. Penting untuk menyeimbangkan pH formula, terutama karena adanya retinol, agar tidak melukai kulit.

Hydroxyethylcellulose

Merupakan bahan pengental yang aman, terbuat dari bahan alami. Bahan ini tidak memicu komedo maupun fungal acne.

Phenoxyethanol

Bahan pengawet yang aman digunakan dengan konsentrasi maksimum 2%.

Kesimpulan

Apakah Retinol Bersifat Peeling?

Tidak. Retinol mempercepat pergantian sel. Percepatan ini menyebabkan sel-sel lama/mati menumpuk, mengering, dan akhirnya terkelupas. Berbeda dengan AHA/BHA yang mengikis sel mati terlebih dahulu, retinol mempercepat pergantian sel yang memicu pengelupasan.

Apakah Retinol Aman untuk Ibu Hamil?

Retinol larut dalam minyak, sehingga mudah diserap kulit dan masuk ke aliran darah. Hal ini dikhawatirkan dapat mengganggu perkembangan janin.

Apakah Somethinc Retinol Aman untuk Kulit Sensitif?

Secara umum aman. Somethinc Retinol menggunakan teknologi enkapsulasi, di mana bahan aktif (retinol) dilepaskan lapis demi lapis secara bertahap, sehingga meminimalkan iritasi. Selain itu, pH produk ini mendekati pH kulit (5,5-6) dan diperkaya dengan bahan seperti Ceramide-3, allantoin, dan hyaluronic acid untuk membantu meminimalkan efek retinol.

Apakah Retinol Menyebabkan Fotosensitif?

Ya. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakannya di malam hari dan tetap menggunakan sunscreen minimal SPF 30 di pagi hari.

Apakah Retinol Menyebabkan Kulit Kering?

Pada awal pemakaian, kulit mungkin terasa kering. Ini adalah bagian dari cara kerja retinol yang mempercepat pergantian sel, menyebabkan sel mati menumpuk dan kulit mengelupas sebelum muncul kulit baru yang lebih sehat. Untuk mencegah iritasi di awal pemakaian, aplikasikan tipis-tipis dan atur frekuensi penggunaan agar kulit dapat beradaptasi. Setelah itu, frekuensi pemakaian dapat ditingkatkan.

Apakah Bisa Menyebabkan Purging?

Bisa. Terutama jika kulit memiliki ‘cikal bakal’ jerawat yang terpendam, retinol akan membantu mengeluarkannya sehingga timbul purging. Durasi purging tergantung pada banyaknya jerawat terpendam di dalam kulit.

Bahan Apa yang Dihindari Selama Pakai Retinol?

Hindari penggunaan produk dengan bahan aktif AHA, BHA, Vitamin C, agen pencerah, agen anti-acne, produk oil control, dan produk dengan kandungan alkohol.

Sebaliknya, gunakan skincare yang mengandung Niacinamide, Vitamin E, Aloe Vera, atau produk yang bersifat skin-soothing.

Retinol Konsentrasi 1% Adalah Paling Kuat.

Konsentrasi retinol 1% termasuk high strength. Jika kulit Anda baru dalam penggunaan retinol, disarankan untuk memulai dengan konsentrasi yang lebih rendah (misalnya 0.1% atau 0.3%) secara bertahap. Jika cocok dan memberikan hasil yang baik, barulah beralih ke konsentrasi 1%.

Artikel menarik Lainnya