Skincapedia.com – Somethinc BEE POWER Propolis & Manuka Honey Sleeping Mask hadir sebagai solusi perawatan kulit malam hari yang intensif, diformulasikan dengan kekuatan superfood dari lebah. Produk ini menjanjikan hidrasi mendalam dan nutrisi optimal berkat kombinasi tiga bahan utama: Korean Propolis, Manuka Honey, dan Bee Venom.
Dengan klaim formula non-comedogenic yang tidak menyumbat pori, serta tekstur gel yang ringan dan cepat menyerap tanpa rasa lengket, masker tidur ini dirancang untuk membuat kulit tampak lebih cerah dan bebas kilap di pagi hari. Produk ini terdaftar di BPOM dengan nomor NA18220200561 dan hadir dalam ukuran 50gr.
|
|
| Somethinc bee power Manuka honey propolis sleeping mask. |
Memahami formulasi sebuah produk perawatan kulit adalah kunci untuk memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan. Berikut adalah penelusuran mendalam mengenai ingredients yang terkandung dalam Somethinc BEE POWER Propolis & Manuka Honey Sleeping Mask.
Penjelasan Ingredients Somethinc BEE POWER Propolis Manuka honey Sleeping Mask
Daftar Lengkap Ingredients:
Aqua, Butylene Glycol, Pentylene Glycol, Trehalose, Ammonium Polyacryloyldimethyl Taurate, 2-HexanedioL, Polyglyceryl-4 Caprate, Glycerin, Disodium EDTA, Flavour, Honey (Manuka) Extract, Ethylhexylglycerin, Triethanolamine, Ethyl Hexanediol, Phenoxyethanol, Propolis Extract, Sodium benzoate, Citric Acid, Potassium sorbate, Bee Venom / as Melittin, Beta Carotene, Limonene, Tocopherol.
Bahan Utama (Key Ingredients)
Trehalose.
Trehalose merupakan jenis gula alami yang ditemukan pada berbagai jenis tanaman, terutama yang memiliki kemampuan bertahan di kondisi ekstrem seperti kaktus. Sifat utamanya adalah kemampuannya yang luar biasa dalam mengikat air (water-binding), sehingga dapat membantu menjaga kelembapan kulit dalam jangka waktu yang lebih lama. Ini menjadikannya humektan yang efektif untuk mencegah dehidrasi kulit.
Honey (Manuka) Extract.
Manuka honey dikenal memiliki potensi yang lebih tinggi dibandingkan madu biasa, terutama karena kandungan methylglyoxal (MGO) yang lebih tinggi. MGO merupakan komponen kunci dari UMF (Unique Manuka Factor) yang memberikan sifat antibakteri, antijamur, dan antivirus yang kuat. Kemampuan ini sangat bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka, mencegah infeksi, dan melawan bakteri penyebab jerawat seperti Propionibacterium acnes. Kualitas Manuka honey seringkali diukur dari kadar MGO-nya; semakin tinggi, semakin baik.
Selain itu, Manuka honey kaya akan vitamin, mineral, asam amino, antioksidan, dan polisakarida. Kandungan ini berfungsi menutrisi kulit, memiliki efek anti-inflamasi, menghidrasi secara mendalam, membantu meredakan kondisi seperti eksim, dan menjaga keseimbangan pH alami kulit. Dengan pH sekitar 3,2 hingga 4,5, Manuka honey dapat memberikan eksfoliasi ringan dan mendukung proses regenerasi sel kulit, menjadikannya bahan yang sangat baik untuk masker DIY.
Propolis Extract.
Propolis, yang juga dikenal sebagai lem lebah, telah digunakan sebagai agen penyembuh alami selama ribuan tahun dan menawarkan berbagai manfaat untuk kulit. Sifat antibakteri dan antijamurnya efektif melawan bakteri penyebab jerawat serta jamur Malassezia yang dapat menyebabkan fungal acne. Sifat anti-inflamasinya membantu meredakan kemerahan dan iritasi akibat jerawat, menenangkan kulit sensitif, dan bahkan dapat mencegah gejala sun-burn.
Propolis juga berperan dalam mengontrol produksi sebum sekaligus menjaga hidrasi kulit, menciptakan keseimbangan ekosistem kulit yang pada akhirnya meningkatkan imunitas kulit. Dengan sebum yang terkontrol, tampilan pori dapat tersamarkan dan pembentukan komedo dapat diminimalkan. Lebih lanjut, propolis mendukung regenerasi sel kulit, mempercepat pemulihan luka akibat jerawat, dan menggantinya dengan jaringan kulit yang lebih sehat.
Bee Venom / as Melittin.
Dikenal juga sebagai racun lebah, bee venom telah lama digunakan dalam terapi pengobatan. Cairan bening dan sedikit asam ini dikeluarkan lebah saat merasa terancam melalui sengatnya. Komponen utamanya, Melittin, memiliki sifat antibakteri dan antivirus. Selain itu, bee venom mengandung peptida seperti apamin dan adolapin yang memiliki efek anti-inflamasi dan pereda nyeri.
Ketika diaplikasikan pada kulit, bee venom dapat memicu respons alami kulit seolah-olah baru saja disengat lebah (tanpa rasa sakit), yang kemudian merangsang sirkulasi darah ke area tersebut. Secara keseluruhan, bee venom sangat bermanfaat untuk perawatan kulit kering, penuaan, serta kulit yang rentan berjerawat.
Beta Carotene.
Beta-carotene adalah jenis antioksidan yang memberikan warna oranye pada buah-buahan dan sayuran seperti wortel, pepaya, dan tomat. Dalam formulasi kosmetik, beta-carotene berfungsi sebagai pewarna alami sekaligus sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
Tocopherol.
Tocopherol adalah bentuk murni dari Vitamin E. Sebagai antioksidan yang kuat, vitamin E mudah diserap oleh kulit dan efektif dalam melembapkan kulit. Ia juga membantu melindungi kulit dari paparan sinar UVB dan berperan dalam menjaga stabilitas formula produk agar tidak mudah teroksidasi.
Bahan Pelengkap
- Aqua: Air, sebagai pelarut utama.
- Butylene Glycol: Pelarut, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Pentylene Glycol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Ammonium Polyacryloyldimethyl Taurate: Pengental sintetis yang memberikan tekstur pada produk.
- 2-Hexanediol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Polyglyceryl-4 Caprate: Pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air.
- Glycerin: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga stabilitas formula.
- Flavour: Agen pemberi aroma.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
- Triethanolamine: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Ethyl Hexanediol: Peningkat efektivitas pengawet.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- Sodium benzoate: Pengawet.
- Citric Acid: Pengatur keseimbangan pH.
- Potassium sorbate: Pengawet.
- Limonene: Pewangi alami.
Kesimpulan
Somethinc BEE POWER Propolis & Manuka Honey Sleeping Mask menawarkan formulasi yang kaya akan manfaat berkat enam bahan utamanya yang berfokus pada kesehatan kulit, hidrasi, kontrol minyak, dan penanganan kulit acne-prone tanpa menyebabkan kekeringan.
Kombinasi tiga kandungan inti—Manuka honey, propolis, dan bee venom—memberikan kekuatan antibakteri dan kemampuan mengontrol minyak, sekaligus menutrisi, melembapkan, dan memperkuat skin barrier. Produk ini efektif menenangkan serta mengurangi peradangan pada jerawat.
Kehadiran Beta-Carotene sebagai antioksidan sekaligus pewarna alami menambah nilai produk ini. Teksturnya yang berupa gel kental sangat cocok untuk rutinitas malam hari (PM routine).
Produk ini bebas dari alkohol, paraben, dan pewangi buatan (meskipun terdapat flavour dan natural fragrance seperti limonene). Diklaim hypoallergenic, telah teruji secara dermatologis, dan aman untuk kulit sensitif. Formula ini juga bebas silikon, oil-free, non-comedogenic, dan aman untuk fungal acne.
Somethinc BEE POWER Propolis & Manuka Honey Sleeping Mask ideal untuk semua jenis kulit, terutama bagi yang rentan terhadap jerawat dan bruntusan. Produk ini juga aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui. Karena termasuk dalam formula non-actives, produk ini dapat dikombinasikan dengan produk perawatan kulit lain yang mengandung bahan aktif.
Produk ini dapat dibeli di Official Store dengan harga sekitar Rp 129.000.
Catatan: Bagi individu yang memiliki alergi terhadap madu, disarankan untuk melakukan tes tempel (patch test) terlebih dahulu sebelum menggunakan produk ini secara luas.

