Skincapedia.com – Whitelab sebagai salah satu merek produk perawatan kulit lokal terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai pilihan produk yang menjawab kebutuhan konsumen. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah Whitelab Acne Calming Serum, sebuah serum yang diformulasikan khusus untuk mengatasi masalah jerawat.
Bagi Anda yang mungkin penasaran atau sudah mencoba produk-produk dari Whitelab, kali ini kita akan mengulas lebih dalam mengenai Whitelab Acne Calming Serum.
|
|
| Whitelab Acne Calming Serum. Sumber foto: shopee |
Deskripsi Produk:
Serum ini dirancang sebagai solusi anti-jerawat yang efektif, dengan formulasi yang diperkaya oleh dua bahan utama yang sudah tidak asing lagi di dunia skincare: Tea Tree dan Cica. Whitelab Acne Calming Serum diklaim mampu memberikan efek menenangkan pada kulit yang mengalami iritasi dan peradangan akibat jerawat, sekaligus mendukung proses penyembuhan jerawat yang sedang muncul. Lebih lanjut, serum ini juga dilengkapi dengan Hexamidine yang berfungsi untuk membantu menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes, salah satu penyebab utama timbulnya jerawat.
Untuk cara pemakaiannya, produk ini sangat mudah diaplikasikan. Cukup gunakan 2-4 tetes serum, lalu ratakan ke seluruh area wajah. Dianjurkan untuk menggunakannya secara rutin pada pagi dan malam hari, sebelum Anda mengaplikasikan krim wajah lainnya.
Menariknya, berdasarkan ulasan di Female Daily, produk ini mendapatkan rating yang sangat tinggi, yaitu 4,9 dari 5 bintang, dengan persentase rekomendasi mencapai 100% dari 92 pengguna. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa jumlah pengguna yang memberikan ulasan belum terlalu banyak. Untuk kisaran harganya, serum ini dibanderol sekitar Rp75.000 untuk kemasan 20ml, menjadikannya pilihan yang cukup terjangkau di pasaran.
Penjelasan Ingredients Whitelab Acne Serum
Daftar Lengkap Ingredients:
Aqua, cyclopentasiloxane, glycerine, niacinamide, propanediol, malaleuca (teatree) leaf water, centella asiatica extract, fomes officinalis extract, yeast ferment extract, PEG-6 caprylic/capric glyserides, polyacrylamide, salicylic acid, cytoseira tamariscifolia extract, lactic acid, dipotassium glycyrrhizate, c13-14 isoparaffin, c9-11 pareth-6, dmdm hydantoin, sodium hyaluronate, hexamidine diisethionate, licorice (glycyrrhiza glabra root extract), collagen, xanthan gum, parfum.
|
|
| Teksturnya ringan dan mudah meresap. Sumber foto by shopee |
Dari segi tekstur, serum ini digambarkan ringan dan cepat meresap ke dalam kulit, sebuah karakteristik yang disukai banyak orang, terutama bagi pemilik kulit berminyak atau berjerawat.
Bahan-Bahan Aktif Unggulan
Niacinamide
Dikenal juga sebagai Vitamin B3, Niacinamide adalah bahan multifungsi yang sangat populer. Selain kemampuannya dalam mencerahkan kulit, melawan tanda penuaan, dan mengatasi jerawat, Niacinamide juga berperan penting dalam merangsang sintesis ceramide. Penelitian menunjukkan bahwa Niacinamide dapat mempercepat regenerasi sel epidermal yang cenderung melambat seiring bertambahnya usia, membantu proses penyembuhan luka, menghaluskan tekstur kulit, serta memiliki sifat antibakteri dan photo-protective. Aktivitas anti-inflamasinya juga sangat signifikan. Tidak heran jika Niacinamide sering disebut sebagai super ingredient dalam dunia skincare.
Malaleuca (Tea Tree) Leaf Water
Ini adalah versi encer dari Tea Tree Oil (TTO), yang dikenal sebagai Tea Tree hydrosol. Komposisinya sebagian besar adalah air (sekitar 99%) dengan konsentrasi Tea Tree Oil yang lebih rendah (sekitar 1%). Meskipun konsentrasinya lebih rendah, Tea Tree water tetap memiliki properti anti-inflamasi, antimikroba, dan anti-jerawat. Kelebihannya adalah, tea tree water lebih mudah ditoleransi oleh berbagai jenis kulit, termasuk kulit sensitif, dibandingkan dengan Tea Tree Oil murni.
Centella Asiatica Extract
Ekstrak pegagan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Cica ini telah digunakan sebagai bahan herbal selama ribuan tahun berkat khasiat penyembuhannya. Manfaat utamanya adalah sifat anti-inflamasi dan kemampuannya dalam mempercepat pemulihan luka. Bagi kulit, Cica juga berfungsi sebagai skin-soothing, membantu memicu produksi NMF (natural moisturizing factor) sehingga menjaga kelembapan kulit, dan memiliki efek anti-jerawat.
Fomes Officinalis Extract
Ekstrak dari jamur Fomes ini memiliki potensi astringent yang kuat, yang berarti dapat membantu meringkas dan mengencangkan pori-pori serta mengontrol produksi sebum berlebih. Sebuah uji in-vitro yang dilakukan oleh laboratorium Serobiologiques menunjukkan bahwa formula dengan 3% ekstrak Fomes Officinalis mampu mengurangi ukuran pori hingga 54%. Meskipun memiliki efek astringent, ekstrak ini tidak membuat kulit menjadi kering karena juga memiliki properti melembapkan dan membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit.
Yeast Ferment Extract
Ekstrak dari fermentasi ragi Saccharomyces cerevisiae ini kaya akan kombinasi flavonoids, gula, vitamin, dan asam amino. Berkat kandungannya tersebut, ekstrak ragi memiliki kemampuan antioksidan, melembapkan, dan menenangkan kulit. Penggunaan topikal ekstrak ragi dapat meningkatkan kualitas perlindungan alami kulit.
Salicylic Acid
Dikenal luas sebagai BHA (Beta Hydroxy Acid), Salicylic Acid memiliki kemampuan unik untuk menembus lapisan kulit dan membersihkan pori-pori dari dalam. Bahan ini dianggap sebagai gold standard dalam penanganan masalah kulit seperti blackhead, jerawat, inflamasi, dan kulit berminyak.
Cytoseira Tamariscifolia Extract
Ini adalah ekstrak dari rainbow algae. Sebagian besar ekstrak alga memiliki potensi antioksidan, melembapkan, anti-penuaan, dan melindungi dari sinar UV. Namun, ekstrak rainbow algae secara spesifik disebut sebagai ‘melano-breaker‘ karena kemampuannya menargetkan melanosom, yaitu organel yang bertugas mengangkut melanin ke keratinosit. Hasil uji in-vivo pada konsentrasi 1% menunjukkan bahwa 87% partisipan mengalami perataan warna kulit, peningkatan kecerahan, dan pengurangan hiperpigmentasi.
Dipotassium Glycyrrhizate
Merupakan bentuk garam dari senyawa yang diekstrak dari tanaman licorice. Bahan ini memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat dan kemampuan untuk mengatur produksi sebum.
Sodium Hyaluronate
Sebagai skin-identical ingredient, Sodium Hyaluronate memiliki kapasitas luar biasa dalam mengikat air. Konon, 6 gram hyaluronic acid mampu mengikat air sebanyak 6 liter, menjadikannya humektan yang sangat efektif.
Hexamidine Diisethionate
Bahan ini membantu membersihkan kulit atau mencegah bau dengan cara menghancurkan atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme, seperti yang dikutip dari Beauty Journal. Sifatnya yang mild namun efektif membuatnya cocok untuk kulit sensitif. Selain itu, Hexamidine Diisethionate juga berfungsi sebagai pengawet dalam formulasi.
Licorice (Glycyrrhiza Glabra) Root Extract
Ekstrak akar licorice mengandung senyawa glabridin yang efektif menghambat pembentukan pigmen, serta glycyrrhizin yang memiliki potensi anti-inflamasi yang baik.
Collagen
Dengan molekul yang besar, collagen memiliki kapasitas pengikatan air yang sangat baik (tremendous water-binding capacity), menjadikannya humektan yang sangat efektif, serupa dengan hyaluronic acid.
Bahan-Bahan Pelengkap
- Aqua: Air, pelarut utama.
- Cyclopentasiloxane: Silikon volatil yang berfungsi sebagai emollient dan pelumas. Bahan ini cepat menguap dan tidak meresap ke dalam kulit.
- Glycerine: Pelarut, skin-identical ingredient, dan humektan.
- Propanediol: Pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan. Merupakan alternatif alami dari propilen glikol.
- PEG-6 Caprylic/Capric Glyserides: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- Polyacrylamide: Berfungsi untuk menambah kekentalan produk.
- Lactic Acid: Bertindak sebagai pengatur pH (pH adjuster). Meskipun bersifat asam dan memiliki potensi eksfoliasi, posisinya di tengah daftar ingredients menunjukkan kontribusinya sebagai agen eksfoliasi mungkin tidak terlalu signifikan.
- C13-14 Isoparaffin: Emollient yang juga menambah kekentalan formula dan berfungsi sebagai pelarut.
- C9-11 Pareth-6: Berfungsi sebagai pengemulsi.
- DMDM Hydantoin: Pengawet yang melepaskan sedikit formaldehida.
- Xanthan Gum: Berfungsi untuk menambah kekentalan produk.
- Parfum: Memberikan aroma pada produk.
Kesimpulan
Berdasarkan analisis kombinasi bahan aktifnya, Whitelab Acne Calming Serum menawarkan manfaat yang komprehensif:
- Tidak hanya merawat kulit yang sedang berjerawat,
- tetapi juga efektif dalam mengontrol produksi sebum,
- menenangkan kulit yang kemerahan dan iritasi,
- menjaga kelembapan kulit,
- membantu mencegah jerawat datang kembali,
- serta mencerahkan kulit dan mencegah terbentuknya bekas jerawat (PIH).
Produk ini memiliki keunggulan:
- Bebas alkohol (No alcohol).
- Memiliki pH yang mendekati pH alami kulit berkat keberadaan lactic acid, dan tidak menggunakan pH adjuster yang bersifat basa.
- Formulanya oil-free dan non-comedogenic, sehingga tidak menyumbat pori-pori.
- Aman digunakan oleh penderita fungal acne.
Namun, perlu diperhatikan bahwa produk ini masih mengandung pewangi (fragrance). Bagi individu dengan kulit yang sangat sensitif terhadap pewangi, disarankan untuk melakukan patch test terlebih dahulu sebelum penggunaan rutin.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Whitelab Acne Calming Serum New Formula, Anda dapat mengeceknya Di Sini.
Sumber referensi yang digunakan dalam ulasan ini meliputi InciDecoder, Cosmetics and Toiletries, Beauty Journal, Wikipedia, dan informasi dari mesin pencari Google.


