Home » White Story Brightening Night Cream: Rahasia Kulit Cerah!

White Story Brightening Night Cream: Rahasia Kulit Cerah!

White Story Brightening Night Cream: Rahasia Kulit Cerah!

Skincapedia.com – Memahami kandungan dalam produk perawatan kulit adalah kunci untuk mendapatkan hasil optimal dan menghindari potensi iritasi. White Story Brightening Night Cream hadir dengan klaim mampu mencerahkan, melembapkan, dan menenangkan kulit. Mari kita bedah lebih dalam setiap bahan yang terkandung di dalamnya untuk mengetahui efektivitasnya.

Produk ini diformulasikan dengan tiga bintang utama: niacinamide, Ekstrak daun kelor, dan glutathione. Kombinasi ini diklaim memberikan berbagai manfaat, mulai dari melembapkan kulit, mencerahkan kulit yang tampak kusam, hingga menenangkan area yang mengalami iritasi atau kemerahan. Lebih jauh lagi, formula ini juga dirancang untuk menstimulasi produksi kolagen, yang penting untuk menjaga kekencangan kulit wajah, serta memperkuat lapisan pelindung kulit atau skin barrier.

  • Melembabkan kulit
  • Mencerahkan kulit yang kusam
  • Menenangkan kulit yang iritasi / kemerahan
  • Menstimulasi produksi kolagen sehingga dapat merawat kekencangan kulit wajah
  • Membantu memperkuat skin barrier
  • Merawat kekencangan & kehalusan kulit wajah

White Story Brightening Night Cream sangat direkomendasikan bagi pemilik kulit yang memiliki masalah seperti kekusaman, warna kulit yang tidak merata, serta munculnya noda hitam. Dengan harga yang cukup terjangkau, sekitar Rp 43.000 untuk kemasan 15 gram, produk ini menawarkan solusi praktis bagi permasalahan kulit tersebut.

White Story Brightening Night Cream. Sumber: shopee

Mari kita selami daftar lengkap ingredients yang tertera pada White Story Brightening Night Cream:

Penjelasan Ingredients White Story Brightening Night Cream

Ingredients:

Aqua, caprylic/capric triglyceride, glyserine, niacinamide, cetyl alkohol, glyseryl stearate, propylene Glycol, stearic acid, carbomer, polyacrylamide, DMDM hydantoin, c13-14 isoparaffin, c9-11 pareth 6, Moringa oleifera leaf extract, titanium dioxide, dimethicone, sodium hyaluronate, sodium hydroxide, parfum, tetrasodium edta, tocopheryl acetate, collagen, glutathione

Bahan Aktif Unggulan

Niacinamide

Dikenal juga sebagai Vitamin B3, niacinamide adalah bahan multifungsi yang sangat populer dalam dunia skincare. Manfaat utamanya meliputi pencerahan kulit dengan membantu mengurangi tampilan hiperpigmentasi dan meratakan warna kulit. Niacinamide juga berperan penting dalam memperkuat skin barrier dengan meningkatkan produksi ceramide, lipid alami kulit yang esensial untuk menjaga kelembapan dan melindungi kulit dari faktor eksternal. Selain itu, sifat anti-inflamasinya efektif meredakan kemerahan dan iritasi, serta membantu mengatur produksi sebum sehingga baik untuk kulit berminyak dan berjerawat.

Moringa oleifera leaf extract (Ekstrak Daun Kelor)

Ekstrak daun kelor kaya akan antioksidan kuat seperti vitamin A, C, dan E. Kandungan nutrisi ini sangat baik untuk menutrisi kulit, memberikan efek mencerahkan, dan menghaluskan tekstur kulit. Antioksidan dalam ekstrak kelor juga berfungsi sebagai tameng pelindung kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan paparan sinar UV yang dapat mempercepat penuaan dini.

Tekstur kulit menjadi lebih halus setelah 3 bulan rutin menggunakan Cream moringa oleifera. Ketuk gambar untuk melihat lebih jelas. Cek Sumber referensi.

Sodium Hyaluronate

Merupakan bentuk garam dari hyaluronic acid, sodium hyaluronate adalah komponen yang identik dengan kulit (skin identical). Molekul ini memiliki kemampuan luar biasa untuk mengikat air hingga 1000 kali beratnya sendiri. Fungsinya sangat krusial dalam menjaga tingkat kelembapan kulit, meningkatkan elastisitas, dan mencegah dehidrasi yang dapat menyebabkan kulit tampak kusam dan berkerut.

Tocopheryl Acetate (Vitamin E)

Sebagai bentuk vitamin E yang stabil, tocopheryl acetate adalah antioksidan kuat yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai pelembap kulit (skin moisturizing), membantu menjaga kelembutan dan kehalusan permukaan kulit. Perannya dalam melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB juga menjadikannya bahan yang berharga dalam formulasi skincare.

Collagen

Kolagen adalah protein struktural utama dalam kulit yang bertanggung jawab atas kekencangan dan elastisitasnya. Dalam formulasi skincare, kolagen bertindak sebagai humektan yang sangat baik, artinya ia mampu menarik dan menahan molekul air di dalam kulit. Hal ini berkontribusi pada menjaga hidrasi kulit dan mendukung tampilan kulit yang lebih kenyal dan muda.

Glutathione

Dikenal sebagai “master antioxidant”, glutathione adalah molekul kuat yang berperan penting dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif. Dalam konteks perawatan kulit, glutathione tidak hanya berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kulit, tetapi juga dikenal efektif dalam memberikan efek mencerahkan (skin whitening) dengan membantu mengurangi produksi melanin.

Bahan Pelengkap Pendukung

Selain bahan aktif utama, beberapa bahan pelengkap juga turut berperan dalam menciptakan tekstur dan stabilitas produk:

  • Aqua: Air, sebagai pelarut utama dalam formulasi.
  • Caprylic/Capric Triglyceride: Emolien ester yang berasal dari minyak kelapa dan gliserin. Memberikan efek melembutkan dan melembapkan kulit tanpa rasa lengket, cocok untuk semua jenis kulit.
  • Glycerine: Pelarut, identik dengan kulit, dan berfungsi sebagai humektan untuk menarik kelembapan.
  • Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental, dan penstabil emulsi, memberikan tekstur yang nyaman pada kulit.
  • Glyceryl Stearate: Berfungsi ganda sebagai pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air, serta sebagai emolien untuk melembutkan kulit.
  • Propylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan juga humektan.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, membantu mengentalkan formula, dan menstabilkan emulsi.
  • Carbomer: Pengental sintetik yang memberikan tekstur gel pada formula.
  • Polyacrylamide: Pengental sintetik tambahan yang membantu mencapai kekentalan yang diinginkan.
  • DMDM Hydantoin: Pengawet yang bekerja dengan melepaskan sejumlah kecil formaldehida untuk mencegah pertumbuhan mikroba.
  • C13-14 Isoparaffin: Pengemulsi sekaligus emolien yang memberikan rasa halus pada kulit.
  • C9-11 Pareth 6: Agen pengemulsi yang membantu menstabilkan formula.
  • Titanium Dioxide: Mineral yang berfungsi sebagai pengental, penyerap minyak (agen mattifier), dan memberikan efek opacifier untuk menutupi warna formula.
  • Dimethicone: Jenis silikon yang memberikan efek emollient semi-oklusif, membuat kulit terasa halus dan licin, serta membantu mengunci kelembapan.
  • Sodium Hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa untuk menyeimbangkan keasaman formula.
  • Parfum: Memberikan aroma pada produk.
  • Tetrasodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam, menjaga kestabilan formula agar tidak mudah terdegradasi.

Kesimpulan Mendalam

White Story Brightening Night Cream menawarkan formulasi yang cukup menarik dengan fokus pada bahan-bahan pencerah dan pelembap. Keunggulan produk ini terletak pada:

  • Jumlah Bahan Aktif yang Signifikan: Mengandung enam bahan aktif utama, yang lebih banyak dibandingkan dengan varian day cream-nya, memberikan potensi manfaat yang lebih komprehensif.
  • Kandungan Niacinamide Tinggi: Dengan konsentrasi niacinamide 4%, produk ini tidak hanya efektif mencerahkan tetapi juga memiliki potensi anti-aging berkat kemampuannya dalam memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan.
  • Formula yang Ringkas: Dibandingkan dengan banyak night cream di pasaran, daftar bahan White Story tergolong lebih simpel, yang bisa menjadi nilai tambah bagi individu yang mencari produk dengan daftar bahan yang tidak terlalu kompleks.
  • Tekstur yang Nyaman: Tekstur krim ini dilaporkan lebih ringan dibandingkan dengan White Story Brightening Day Cream, membuatnya lebih mudah diaplikasikan dan nyaman digunakan semalaman.

Tekstur White Story Brightening Night Cream yang lebih ringan daripada day Cream nya.

Dari segi keamanan dan kesesuaian, produk ini memiliki beberapa poin positif:

  • Tidak mengandung alkohol.
  • Bebas paraben.
  • Formula oil-free, namun perlu dicatat bahwa beberapa bahan seperti cetyl alcohol (potensi komedogenik 2), stearic acid (potensi komedogenik 2), dan dimethicone (potensi komedogenik 1) memiliki potensi komedogenik rendah hingga sedang, sehingga mungkin perlu diuji coba terlebih dahulu oleh pemilik kulit yang sangat rentan berjerawat.
  • Ideal untuk semua tipe kulit.
  • Aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.

Namun, bagi penderita fungal acne, produk ini mungkin perlu dihindari karena kandungan glyceryl stearate dan stearic acid yang berpotensi memicu pertumbuhan jamur.

Untuk mendapatkan produk asli, disarankan untuk membelinya melalui Official store.

Sumber referensi:

https://www.researchgate.net/publication/264539646_Enhancement_of_human_skin_facial_revitalization_by_moringa_leaf_extract_cream

Artikel menarik Lainnya