Skincapedia.com – Memahami kandungan dalam produk perawatan kulit adalah langkah krusial bagi siapa saja yang peduli dengan kesehatan dan penampilan kulit. Terutama bagi pemilik kulit berjerawat, memilih produk yang tepat dapat menjadi tantangan tersendiri. Salah satu produk yang kerap menjadi sorotan adalah Everwhite Acnepair Acne-prone Treatment Cream. Artikel ini akan mengupas tuntas ingredients dari krim totol ini, baik versi lama maupun versi baru, untuk memberikan gambaran yang komprehensif bagi para pembaca.
Everwhite Acnepair Acne-prone Treatment Cream
|
|
| Everwhite Acnepair Acne-prone Treatment Cream. Kiri: versi baru. Kanan: versi lama. Sumber: Soco.Review by Najieh Ibrahim |
Produk ini diklaim sebagai krim totol yang diformulasikan khusus untuk kulit rentan berjerawat, dengan kandungan utama BHA dan CiCa. Klaim efektivitasnya meliputi:
- Efektif membersihkan pori-pori dari bakteri penyebab jerawat
- Membantu mengurangi produksi sebum dan minyak berlebih
- Membantu mengurangi efek gatal, dan kemerahan pada kulit
- Menenangkan kulit yang iritasi karena jerawat
- Mencegah pertumbuhan jerawat baru pada kulit
Penjelasan Ingredients Everwhite Acnepair Acne-prone Treatment Cream (Versi Lama)
Aqua, cetearyl alcohol, stearic acid, glyceryl stearate, niacinamide, salicylic acid, glyserine, c12-15 Alkyl benzoate, Centella asiatica leaf extract, peg-100 stearate, dimethicone, neopentyl Glycol diheptanoate, styrene Acrylate Copolymer, polyacrylamide, DMDM hydantoyn, c13-14 isoparaffin, c9-11 pareth 6, parfum, xanthan gum, tree malaleuca alternifolia oil, collagen, glutathione, lactobacillus leuconostoc acetobacter, kluyveromyces saccharomyces milk ferment filtrate, tocopheryl acetate, Cl 19140, Quaternium 73, Cl 42090
Bahan Aktif Utama
Niacinamide
Bahan multifungsi ini dikenal karena kemampuannya mencerahkan kulit dengan menstabilkan melanosome, sehingga efektif mencegah dan mengurangi hiperpigmentasi. Bagi kulit berjerawat, niacinamide sangat berharga karena sifatnya sebagai pengatur sebum dan agen anti-inflamasi.
Salicylic Acid (BHA)
Sebagai Beta Hydroxy Acid (BHA), salicylic acid bersifat keratolitik yang membantu melepaskan ikatan sel kulit mati yang menumpuk, mencegah penyumbatan pori. Ia juga membantu proses eksfoliasi jerawat agar lebih cepat matang. Sifat anti-inflamasinya meredakan kemerahan dan peradangan, sementara kemampuan antibakterinya melawan bakteri P. acnes, menjadikan jerawat lebih cepat kempes.
Centella Asiatica Leaf Extract (Cica)
Ekstrak cica terkenal dengan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan kemampuannya menenangkan kulit (skin soothing). Ia juga membantu meningkatkan kelembapan alami kulit dan mempercepat proses pemulihan luka, menjadikannya sangat baik untuk merawat kulit yang teriritasi akibat jerawat.
Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Oil (TTO)
Dikenal luas sebagai bahan anti-jerawat, tea tree oil memiliki sifat antibakteri yang kuat, astringent, mengontrol minyak, dan anti-inflamasi.
Collagen
Collagen memiliki kemampuan mengikat air dari lingkungan sekitar dan menahannya di dalam kulit, sehingga menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.
Glutathione
Glutathione adalah peptide yang tersusun dari tiga asam amino (cysteine, glutamic acid, dan glycine). Ketika diaplikasikan secara topikal, glutathione berperan sebagai agen pemulih kulit (skin-restoring) dan pencerah kulit (skin brightening).
Lactobacillus / Leuconostoc / Acetobacter / Kluyveromyces / Saccharomyces Milk Ferment Filtrate
Merupakan ekstrak kefir yang berfungsi sebagai antioksidan, anti-iritan, pencerah, dan pelembap untuk kulit wajah.
Tocopheryl Acetate (Vitamin E)
Sebagai antioksidan, vitamin E membantu melembapkan kulit, melindungi dari efek buruk sinar UV, dan mencegah formula produk teroksidasi.
Quaternium 73 (Pionin™)
Bahan ini memiliki properti antibakteri yang kuat, mampu menghambat perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat bahkan pada konsentrasi rendah (0,001%). Pionin™ juga berfungsi sebagai pengawet yang lebih efektif dari paraben dan diklaim aman, tidak toksik, serta non-iritan.
Bahan Pelengkap
- Aqua
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emollient, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Stearic Acid: Asam lemak yang berperan sebagai emollient, pengental (lipid thickener), dan penstabil emulsi.
- Glyceryl Stearate: Pengemulsi dan emollient.
- Glycerin: Pelarut, bersifat skin identical, dan humektan yang menarik kelembapan ke kulit.
- C12-15 Alkyl Benzoate: Emollient yang juga berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster).
- PEG-100 Stearate: Emollient dan pengemulsi.
- Dimethicone: Silikon yang berfungsi sebagai emollient semi-oklusif. Membentuk lapisan halus di permukaan kulit yang mengunci kelembapan tanpa rasa lengket.
- Neopentyl Glycol Diheptanoate: Alternatif silikon yang bersifat emollient dan menambah kekentalan formula.
- Styrene Acrylate Copolymer: Skin conditioner.
- Polyacrylamide: Pengental sintetis untuk menambah kekentalan formula.
- DMDM Hydantoin: Pengawet yang melepaskan sedikit formalin.
- C13-14 Isoparaffin: Pengemulsi, pengental, dan emollient.
- C9-11 Pareth 6: Pengemulsi.
- Parfum
- Xanthan Gum: Pengental alami untuk menambah kekentalan formula.
- Cl 19140 (Yellow 5)
- Cl 42090 (Blue 1)
Kesimpulan Mengenai Everwhite Acnepair Acne-prone Treatment Cream
EverWhite Acnepair Acne-prone Treatment Cream hadir dalam dua versi: versi lama dengan kemasan hijau (mengandung BHA + Cica) dan versi baru dengan kemasan putih (mengandung Sulfur + Calamine + Cica). Keduanya adalah krim totol yang diaplikasikan langsung pada area berjerawat.
Perbedaan deskripsi produk yang mungkin membingungkan pembeli ternyata disebabkan oleh keberadaan dua varian produk ini. Pemilihan antara kedua versi tergantung pada kondisi jerawat masing-masing individu, karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.
Produk ini diperkaya dengan empat bahan utama yang sangat bermanfaat untuk mengatasi jerawat: niacinamide, salicylic acid, TTO, dan Pionin™. Kombinasi salicylic acid dengan niacinamide dinilai sangat efektif untuk penanganan jerawat.
Meskipun diklaim dapat mengeringkan jerawat, formulasi krim ini tidak membuat kulit menjadi sangat kering berkat kandungan pelembap seperti kolagen dan emollient.
Keunggulan lainnya adalah adanya kandungan pencerah seperti niacinamide, glutathione, dan ekstrak kefir yang membantu mencegah atau mengurangi bekas jerawat (PIH).
Produk ini tidak mengandung alkohol dan paraben.
Namun, perlu diperhatikan bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung glyceryl stearate.

Everwhite Acnepair Acne-prone Treatment Cream Versi Baru
Bahan aktif pada versi baru ini cukup berbeda dari versi lama. Bahan yang sama hanya tiga: niacinamide, cica, dan BHA.
Ingredients (Versi Baru):
Glycerin, Aqua, Propylene Glycol, Calamine, Zinc Oxide, Kaolin, Bentonite, Biosulfure Fluid, Niacinamide, Centella Asiatica Extract, Salicylic Acid, Magnesium Aluminum Silicate, Polysorbate 21, Camphor, Styrene/Acrylates Copolymer, Sodium Carboxyethyl Cellulose, Menthol, Hexamidine Diisethionate, Glutathione, Collagen, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Oil.
Bahan Aktif yang Baik untuk Acne (Versi Baru):
- Calamine: Memberikan efek menenangkan (soothing) dan anti-inflamasi.
- Zinc Oxide: Bersifat anti-inflamasi, menyerap minyak (oil absorbent), dan antibakteri.
- Kaolin: Menyerap minyak dan memberikan efek menenangkan.
- Bentonite: Menyerap minyak dan memiliki sifat antibakteri.
- Biosulfure Fluid: Bekerja sebagai keratolitik, antibakteri, anti-jamur, dan pengontrol minyak.
- Niacinamide: Agen anti-inflamasi dan pengatur sebum.
- Centella Asiatica Extract: Menenangkan kulit dan membantu penyembuhan luka.
- Salicylic Acid: Keratolitik, anti-inflamasi, pengontrol minyak, dan antibakteri.
- Menthol: Astringent dan antibakteri.
- Hexamidine Diisethionate: Agen antibakteri.
- Tea Tree Oil: Antibakteri, astringent, pengontrol minyak, dan anti-jamur.
Selain itu, produk ini juga mengandung:
Glutathione: Antioksidan dan pencerah kulit.
Collagen: Menghidrasi kulit (skin hydrator).
Keunggulan versi baru ini adalah tidak mengandung alkohol, paraben, dan pewangi (fragrance).
Produk ini juga telah teruji secara dermatologis (Dermatologically Tested), ramah untuk kulit sensitif (Sensitive skin friendly), dan diklaim memberikan hasil terlihat dalam 3 hari.


