Home » Mineral Botanica Retinoid Oil: Cek Ingredients Pentingnya!

Mineral Botanica Retinoid Oil: Cek Ingredients Pentingnya!

Mineral Botanica Retinoid Oil: Cek Ingredients Pentingnya!

Skincapedia.com – Mineral Botanica Retinoid Overnight Oil hadir sebagai solusi perawatan kulit malam hari yang menjanjikan berbagai manfaat, mulai dari mengatasi garis halus, noda gelap, hingga meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit. Produk ini diklaim mampu mencerahkan, menghaluskan, serta membantu mengurangi penyumbatan pori tanpa menimbulkan iritasi.

Mineral Botanica Retinoid Overnight Oil. Sumber: shopee

Dengan kemasan 20ml yang dibanderol seharga Rp 80.000, produk ini menawarkan formulasi yang kaya akan bahan-bahan botani.

Penjelasan Ingredients Mineral Botanica Retinoid Overnight Oil

Ingredients:

Sunflower (Helianthus Annuus) Seed Oil, Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil, Rosa Canina Fruit Oil/Rosehip Oil, Ethyl Macadamiate/Macadamia, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Oil, Squalane, Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Tocopheryl Acetate, Bisabolol, Hydroxypinacolone Retinoate/Retinoid, Malic Acid.

Sunflower (Helianthus Annuus) Seed Oil.

Minyak biji bunga matahari ini kaya akan Vitamin E dan asam lemak linoleat (sekitar 60%). Kandungan ini berfungsi sebagai agen yang membantu memperbaiki dan memperkuat lapisan kulit (skin-replenishing), sekaligus memberikan efek menenangkan. Selain linoleat, minyak ini juga mengandung asam oleat, palmitat, stearat, dan linolenat.

Bagi kulit yang kering dan dehidrasi, minyak bunga matahari sangat bermanfaat. Asam linoleatnya membantu kulit mensintesis lipid penting seperti ceramide, yang krusial untuk memperbaiki dan memperkuat skin barrier. Lebih lanjut, minyak ini memiliki efek menenangkan alami yang dapat mengurangi tanda-tanda stres pada kulit dan meredakan iritasi.

Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil.

Minyak almond manis kaya akan asam oleat (55-86%) dan asam linoleat (7-38%), serta mengandung Vitamin E dan B. Properti utamanya adalah melembutkan, menghaluskan, dan melembapkan kulit, menjadikannya pilihan yang baik untuk merawat kulit kering.

Rosa Canina Fruit Oil/Rosehip Oil.

Rosehip oil memiliki kandungan asam lemak esensial yang tinggi, meliputi omega 3, 6, dan 9 (asam linoleat 51%, asam linolenat 19%, dan asam oleat 20%). Asam lemak ini bersifat skin-identical, artinya komposisinya mirip dengan yang ada di kulit kita, sehingga sangat penting untuk menjaga integritas skin barrier, menekan inflamasi, melembapkan, dan mendukung regenerasi kulit.

Selain itu, rosehip oil juga diperkaya dengan Vitamin E (tocopherol) dan karotenoid (pro-Vitamin A) yang berperan sebagai antioksidan, melindungi kulit, dan menjaga kelembapannya.

Ethyl Macadamiate/Macadamia.

Merupakan ester dari minyak biji macadamia yang berfungsi sebagai agen pengkondisi kulit (skin conditioner).

Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Oil.

Minyak esensial rosemary ini dikenal memiliki sifat antioksidan dan antimikroba. Namun, perlu diperhatikan bahwa kandungan camphor di dalamnya (sekitar 15%) berpotensi menyebabkan sensitisasi dan memicu reaksi alergi pada sebagian individu.

Squalane.

Squalane, yang bisa berasal dari sumber hewani (hati ikan kod) atau nabati (minyak zaitun, jojoba), adalah pelembap yang luar biasa. Sifatnya yang skin-identical memungkinkannya mengunci kelembapan secara efektif tanpa meninggalkan rasa lengket. Squalane cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat, karena formulanya ringan dan nyaman.

Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil.

Minyak esensial lavender memiliki berbagai manfaat, termasuk sifat anti-inflamasi, antioksidan, antibakteri, dan antijamur. Minyak ini juga berkontribusi pada aroma alami produk.

Tocopheryl Acetate.

Merupakan bentuk Vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan dan pelembap kulit. Vitamin E juga membantu melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar UVB.

Bisabolol.

Senyawa alami yang diekstrak dari bunga chamomile ini memiliki sifat menenangkan kulit (skin soothing) dan anti-inflamasi. Sangat bermanfaat untuk merawat kulit sensitif dan yang mengalami iritasi.

Hydroxypinacolone Retinoate/Retinoid.

Ini adalah bentuk vitamin A generasi baru, berupa ester dari retinoic acid. Keunggulannya adalah dapat bekerja langsung di kulit seperti retinoic acid tanpa perlu proses konversi, namun dengan profil iritasi yang lebih rendah. Dibandingkan retinol, Hydroxypinacolone Retinoate (HPR) diklaim lebih efektif meskipun dalam konsentrasi rendah.

HPR juga dikenal lebih stabil dan mudah diformulasikan. Diklaim mampu bekerja efektif di kulit hingga 15 jam.

Malic Acid.

Termasuk dalam keluarga AHA (Alpha Hydroxy Acid), malic acid pada konsentrasi tertentu dapat membantu mengangkat sel kulit mati melalui proses eksfoliasi. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai humektan yang menarik kelembapan, serta dapat berperan sebagai pengatur pH untuk menjaga keseimbangan acid mantle dan mikrobioma kulit.

Kesimpulan

✔️ Mineral Botanica Retinoid Overnight Oil memiliki komposisi yang didominasi oleh bahan aktif dan sebagian besar berasal dari sumber alami (100% natural).

✔️ Mengandung tiga jenis minyak nabati kaya asam lemak esensial yang krusial untuk menjaga fungsi skin barrier.

✔️ Sunflower dan rosehip oil sangat baik untuk perawatan kulit berjerawat karena tingginya kandungan asam linoleat.

✔️ Produk ini diperkaya turunan retinoid yang diklaim lebih potensial dibandingkan retinol namun dengan iritasi yang lebih ringan.

✔️ Bebas alkohol.

✔️ Tidak memerlukan pengawet karena formulasinya non-aqueous (bebas air).

✔️ Tidak mengandung fragrance tambahan; aroma berasal dari minyak esensial lavender dan rosemary.

✔️ Sebagai face oil, cara pakainya adalah di urutan paling akhir pada rutinitas malam untuk mengunci kelembapan dan mencegah pilling.

✔️ Direkomendasikan untuk rutinitas malam (PM routine).

✔️ Potensi komedogenik: masih dapat ditoleransi dengan skor sebagai berikut:

  • Sunflower (0),
  • sweet almond oil (2),
  • rosehip oil (1),

❗ Tidak aman untuk fungal acne. Sebagai produk berbasis minyak, hal ini perlu diperhatikan.

❗ Mengandung dua jenis minyak esensial. Individu yang memiliki alergi terhadap minyak esensial disarankan untuk melakukan patch test terlebih dahulu.

Artikel menarik Lainnya