Skincapedia.com – Azarine kembali hadir dengan inovasi terbaru dalam perlindungan kulit, yaitu Azarine Tone Up Mineral Sunscreen Serum SPF 50 PA++++. Produk ini dirancang tidak hanya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, namun juga memberikan efek mencerahkan dan menutrisi. Dengan formula yang mengombinasikan mineral sunscreen dan serum, produk ini menawarkan perlindungan menyeluruh serta perawatan kulit.
AZARINE TONE UP MINERAL SUNSCREEN SERUM SPF50 PA++++
Tabir surya ini diformulasikan khusus untuk menenangkan, memperbaiki, dan melindungi kulit dari dampak negatif sinar matahari, sinar blue light, serta polusi lingkungan. Keunikan produk ini terletak pada kombinasi bahan aktifnya yang mampu memberikan efek tampilan kulit lebih cerah (tone up) sekaligus menjaga kelembapan agar kulit tetap kenyal.
|
|
| Azarine Tone Up Mineral Sunscreen Serum. Sumber: Shopee |
Azarine Tone Up Mineral Sunscreen Serum sangat cocok untuk berbagai jenis kulit, termasuk:
✔️ Kulit normal
✔️ Kulit sensitif
✔️ Kulit kering
Produk ini hadir dalam kemasan 27ml dengan kisaran harga Rp50.000 – Rp70.000.
Penjelasan Ingredients Azarine Tone Up Mineral Sunscreen Serum
Daftar Lengkap Ingredients:
Aqua, Titanium Dioxide, Zinc Oxide, Glyceryl Stearate, Glycerin, Squalane, Silica, Propanediol, Ectoin, Phytol, Isomalt, Sodium Hyaluronate, Acrylates Crosspolymer, Allantoin, Phenoxyethanol, Acetyl Hexapeptide-8, Chlorphenesin, Ceramide 3, Disodium EDTA, Xanthan Gum.
Bahan Aktif Utama
Squalane
Squalane, yang bisa berasal dari sumber hewani (seperti hati ikan cod) maupun nabati (minyak zaitun, minyak jojoba), merupakan pelembap unggulan. Sifatnya yang skin identical memungkinkannya mengunci kelembapan kulit tanpa meninggalkan rasa lengket dan cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.
Ectoin
Ectoin adalah asam amino 100% alami yang diproduksi oleh mikroorganisme yang hidup di lingkungan ekstrem. Senyawa ini memiliki kemampuan anti-aging, anti-polusi, dan melindungi kulit dari stres. Ectoin bekerja dengan mencegah kerusakan sel kulit, menstabilkan struktur protein dan sel. Manfaatnya meliputi perbaikan kondisi kulit seperti iritasi, skin barrier yang bermasalah, penuaan dini, kekeringan, kekasaran, serta tekstur kulit yang tidak merata. Ectoin juga meningkatkan kemampuan pertahanan alami kulit (self-defence).
Phytol
Phytol merupakan senyawa alkohol diterpen yang ditemukan dalam klorofil tanaman, lumut, dan alga. Berdasarkan uji in-vitro, phytol berpotensi meningkatkan produksi kolagen, memiliki sifat anti-inflamasi, dan memiliki potensi skin whitening dengan cara menghambat proses melanogenesis (pembentukan melanin).
|
|
| Phytol memiliki properti anti melanogenesis yang berpotensi sebagai skin whitening agent. Sumber referensi. |
Isomalt
Isomalt adalah sejenis gula alkohol rendah kalori yang berasal dari gula bit. Fungsinya adalah membantu meningkatkan kemampuan kulit dalam menahan kelembapan.
Sodium Hyaluronate
Sebagai bentuk garam dari asam hialuronat dengan ukuran molekul besar (high molecular weight), sodium hyaluronate bekerja di permukaan kulit. Senyawa ini membentuk lapisan pelindung (protective barrier) yang mencegah dehidrasi dan sangat baik untuk kesehatan skin barrier.
Allantoin
Allantoin adalah senyawa alami yang diperoleh dari tanaman Comfrey. Memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), dan membantu proses pemulihan luka.
Acetyl Hexapeptide-8
Dikenal juga sebagai Argireline, peptide ini memiliki efek seperti botox. Bermanfaat untuk meningkatkan tingkat kelembapan, mengencangkan kulit, sekaligus mengurangi tampilan kerutan.
Ceramide-3
Ceramide-3 merupakan komponen lemak yang secara alami terdapat di stratum corneum (lapisan terluar kulit). Penelitian menunjukkan bahwa ceramide-3, bersama dengan ceramide-1, efektif memperbaiki fungsi skin barrier dan mencegah kehilangan kelembapan.
Agen Sunscreen
Titanium Dioxide
Merupakan agen sunscreen fisik/mineral yang memberikan perlindungan broad spectrum (melindungi dari UVB, UVA I, dan UVA II). Senyawa ini sangat stabil terhadap paparan cahaya (photo-stable) dan memiliki fungsi tambahan sebagai penyerap minyak (oil absorbent) serta agen mattifier. Tingkat penggunaan yang direkomendasikan adalah 1-25%.
Zinc Oxide
Berfungsi sebagai filter UVA dan UVB (broad spectrum). Zinc Oxide adalah agen sunscreen fisik yang paling populer, stabil terhadap cahaya, dan dianggap sangat aman. Meskipun dapat meninggalkan white cast (efek putih pada kulit), senyawa ini juga berfungsi sebagai penyerap minyak (oil-absorbent), agen mattifier, serta memiliki aktivitas anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin-soothing). Tingkat penggunaan yang direkomendasikan adalah 1-25%.
Bahan Pelengkap
- Aqua: Air, sebagai pelarut utama.
- Glyceryl Stearate: Berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
- Glycerin: Pelarut, bersifat skin identical, dan humektan (menarik kelembapan).
- Silica: Mineral pengental yang menambah kekentalan formula sekaligus berfungsi sebagai penyerap minyak dan agen mattifier.
- Propanediol: Pelarut, penambah penetrasi bahan aktif, dan humektan. Bahan ini aman digunakan hingga konsentrasi 100%.
- Acrylates Crosspolymer: Pengental sintetis yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi.
- Phenoxyethanol: Pengawet dengan konsentrasi rata-rata 0,1-1%.
- Chlorphenesin: Pengawet dengan konsentrasi rata-rata 0,1-0,3%.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam untuk menjaga kestabilan formula. Konsentrasi rata-rata 0,1-0,2%, maksimal 0,85%.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
Kesimpulan
✔️ Azarine Tone Up Mineral Sunscreen Serum adalah sunscreen fisik 100% yang didukung oleh dua agen sunscreen mineral utama.
✔️ Produk ini memberikan perlindungan SPF 50, yang mampu menahan hingga 98% radiasi UVB, serta PA++++, yang memberikan perlindungan UVA lebih dari 16 kali lebih lama dibandingkan tanpa perlindungan.
✔️ Dilengkapi dengan delapan bahan aktif yang bekerja secara sinergis untuk melembapkan kulit, melawan penuaan, dan menjaga kesehatan skin barrier.
✔️ Mengandung MossCellTec™ (kombinasi phytol dan isomalt), yang diekstrak dari lumut Physcomitrella Patens. Bahan ini memiliki kemampuan anti-aging dengan membantu kulit beradaptasi terhadap stres iklim, meningkatkan hidrasi, dan mengurangi garis halus.
✔️ Bahan yang berkontribusi pada pelembapan kulit meliputi squalane dan sodium hyaluronate.
✔️ Untuk manfaat anti-aging, terdapat MossCellTec, ectoin, dan argireline.
✔️ Bahan yang baik untuk skin barrier antara lain squalane, ectoin, sodium hyaluronate, dan ceramide 3.
✔️ Efek tone up pada kulit berasal dari kombinasi titanium dioxide, zinc oxide, dan silica.
✔️ Formula produk ini sangat sederhana, menjadikannya pilihan menarik bagi Anda yang menyukai daftar bahan yang ringkas dan tidak rumit.
✔️ Bebas dari alkohol, pewangi (fragrance), paraben, dan silikon.
✔️ Bebas minyak (oil-free) dan tidak menyumbat pori-pori (non-comedogenic).
✔️ Sangat ideal untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.
❗ Perlu diperhatikan, produk ini mungkin tidak aman untuk fungal acne karena mengandung glyceryl stearate.
✔️ Secara umum, produk ini tidak mengandung bahan yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dan menyusui.
Perlu dipahami bahwa sunscreen fisik bekerja dengan memantulkan sinar UV, berbeda dengan sunscreen kimiawi yang menyerap sinar UV. Oleh karena itu, jangan heran jika sunscreen fisik tidak menunjukkan reaksi seperti sunscreen kimiawi saat dilihat melalui kamera UV.
|
|
| Perbedaan Sunscreen kimiawi vs fisik di bawah UV Cam. Sumber: Facebook RGR Pharma Ltd. |



