Home » Olay White Radiance: Rahasia Kulit Cerah Malam Ini

Olay White Radiance: Rahasia Kulit Cerah Malam Ini

Olay White Radiance: Rahasia Kulit Cerah Malam Ini

Skincapedia.com – Olay White Radiance Light Perfecting Night Cream merupakan salah satu produk perawatan kulit malam yang diformulasikan untuk memberikan kelembapan optimal sepanjang malam. Keunggulan utama krim ini terletak pada formulasi ringan yang dirancang untuk merawat kulit wajah secara efektif, sekaligus membantu mengurangi berbagai masalah kulit seperti iritasi dan jerawat.

Olay White Radiance Light Perfecting Night Cream. Sumber: shopee

Krim malam ini ditawarkan dengan kisaran harga Rp90.000 hingga Rp150.000 untuk kemasan 50 gram.

Penjelasan Ingredients Olay White Radiance Light Perfecting Night Cream

Daftar Lengkap Ingredients:

Water, glyserine, niacinamide, Isohexadecane, butylene Glycol, dimethicone, isopropyl Isostearate, sorbitan stearate, cetyl alcohol, sucrose polycottonseedate, tocopheryl acetate, panthenol, stearyl alcohol, carbomer, benzyl alcohol, dimethiconol, ethylparaben, sodium hydroxide, fragrance, glucosyl hesperidine, magnesium ascorbyl phosphate, peg-100 stearate, propyl paraben, stearic acid, titanium dioxide, disodium edta, acrylates c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer, sucrose Cocoate, morus Alba root extract, tamarindus indica extract, lilium candidum bulb extract, Angelica acutiloba root extract, Citrus grandis (grapefruit) extract, crataegus cuneata fruit extract, Pyrus Malus fruit extract, zizyphus jujuba fruit extract, lonicera japonica flower extract, hypericum perforatum flower/leaf/stem extract, aesculus hippocastanum leaf extract, arnica Montana flower extract, hammamelis Virginiana witch hazel extract, hedera helix (Ivy) leaf/steam extract, Citrus aurantifolia juice, Citrus aurantium Dulcis Orange juice, Citrus Limon juice, Cl 19140, Cl 16035.

Kandungan Utama dan Manfaatnya:

Niacinamide

Bahan ini berfungsi sebagai pencerah kulit (skin brightening) dengan mekanisme menghambat transfer melanosom dari melanosit ke keratinosit. Selain itu, niacinamide juga berperan dalam sintesis ceramide, memiliki sifat anti-inflamasi, dan membantu mengatur sebum, menjadikannya baik untuk kulit berjerawat (acne-prone).

Tocopheryl Acetate (Vitamin E)

Sebagai antioksidan, Vitamin E membantu melembapkan kulit dan melindungi dari paparan sinar UVB. Ia juga berkontribusi dalam menjaga kesehatan lapisan kulit.

Panthenol (Pro-Vitamin B5)

Pro-vitamin B5 ini efektif melembapkan kulit dengan mendukung produksi lipid esensial yang menjaga kekuatan dan kesehatan lapisan pelindung kulit. Panthenol juga memiliki sifat anti-inflamasi dan pelindung kulit, yang mampu mengurangi iritasi akibat bahan lain, serta membantu proses penyembuhan luka.

Glucosyl Hesperidin

Dikenal juga sebagai alpha glucosyl hesperidin (AGH), senyawa ini merupakan gabungan glukosa dan hesperidin (bioflavonoid dari buah Citrus). Glucosyl Hesperidin meningkatkan mikrosirkulasi kulit, membantu mengatasi kulit yang stres, lelah, atau terpapar hawa dingin. Ia juga merupakan antioksidan kuat, anti-inflamasi, membantu menyamarkan mata panda, serta menyegarkan kulit kusam dan lelah.

Magnesium Ascorbyl Phosphate (MAP)

MAP adalah salah satu turunan Vitamin C yang stabil hingga pH 7. Seperti turunan Vitamin C lainnya, MAP perlu dikonversi di dalam kulit untuk menghasilkan tiga manfaat utama Vitamin C: sebagai antioksidan, pencerah kulit (skin-brightening), dan stimulator kolagen (collagen booster).

Morus Alba Root Extract (Ekstrak Akar Mulberry)

Ekstrak kulit batang mulberry memiliki aktivitas antioksidan dan sifat anti-inflamasi yang dapat menenangkan gejala iritasi. Kandungan flavonoid dan oxyresveratrol di dalamnya berpotensi memudarkan noda atau pigmentasi serta meratakan warna kulit.

Tamarindus Indica Extract (Ekstrak Asam Jawa)

Ekstrak asam jawa mengandung xyloglucans, antioksidan, natural AHA (malic, tartaric, citric acid), Vitamin C, K, serta mineral. Manfaatnya meliputi nutrisi kulit, menjaga elastisitas, dan membantu meratakan warna kulit.

Lilium Candidum Bulb Extract (Ekstrak Bunga Lily Madonna)

Ekstrak bunga lily ini mengandung gallic acid, tannin, pati, mucilage, gula, dan tartaric acid. Ia memiliki kemampuan antioksidan, astringent (mengecilkan pori), dan anti-inflamasi. Kandungan pati, gula, dan mucilage memberikan efek melembapkan kulit.

Angelica Acutiloba Root Extract (Ekstrak Akar Angelica Jepang)

Akar Angelica Jepang mengandung ferulic acid, ligustilide, angeliside, succinic acid, nicotinic acid, uracil, dan adenine. Bahan ini memiliki properti anti-aging dengan menghambat enzim collagenase dan elastase yang merusak kolagen dan elastin. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai detoksifier yang baik untuk kulit berjerawat, pori-pori tersumbat, dan kulit iritasi.

Citrus Grandis (Grapefruit) Extract (Ekstrak Jeruk Bali)

Ekstrak jeruk bali kaya akan Vitamin A, C, dan E, natural AHA (citric acid, malic acid), antioksidan, flavone glycoside, flavonoid, dan quercetin. Manfaatnya meliputi nutrisi kulit, menetralisir radikal bebas, mencerahkan, meratakan warna kulit, dan memiliki efek anti-inflamasi.

Crataegus Cuneata Fruit Extract

Mengandung komponen aktif seperti cuneatol, hyperoside, dan proanthocyanidins yang memiliki properti antioksidan, anti-inflamasi, serta melindungi kulit dari stres oksidatif.

Pyrus Malus Fruit Extract (Ekstrak Buah Apel)

Ekstrak apel berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit berkat kandungan antioksidan tinggi, vitamin, protein, pati, gula, dan garam. Ia memberikan efek melembapkan dan menghaluskan, serta melindungi dari sinar UV. Kandungan asamnya (malic dan gallic acid) memberikan manfaat eksfoliasi ringan, mencerahkan, dan antibakteri.

Zizyphus Jujuba Fruit Extract (Ekstrak Buah Jujube/Kurma Cina)

Ekstrak buah jujube mengandung Vitamin C, A, B Complex, serta senyawa aktif seperti alkaloid, glikosida, saponin, dan flavonoid. Manfaatnya meliputi antioksidan, anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), dan melembapkan.

Lonicera Japonica Flower Extract (Ekstrak Bunga Honeysuckle)

Ekstrak bunga honeysuckle mengandung senyawa aktif seperti loniceracetalides, saponin, lonicerosides, caffeic acid, chlorogenic acid, dan antioksidan flavonoid. Ia memiliki kemampuan antimikroba, antioksidan, anti-aging, dan anti-inflamasi, sehingga cocok untuk kulit sensitif.

Hypericum Perforatum Flower/Leaf/Stem Extract (Ekstrak St. John’s Wort)

Ekstrak ini kaya antioksidan, serta memiliki aktivitas anti-inflamasi, antibakteri, dan astringent yang membantu mengontrol minyak serta mengecilkan pori-pori.

Aesculus Hippocastanum Leaf Extract (Ekstrak Daun Horse Chestnut)

Mengandung komponen aktif aescin yang bersifat anti-inflamasi, anti-iritasi, dan membantu penyembuhan luka. Selain itu, kandungan antioksidan proanthocyanidins mencegah kerusakan jaringan kolagen dan elastin.

Arnica Montana Flower Extract (Ekstrak Bunga Arnica)

Ekstrak bunga arnica memiliki kemampuan anti-inflamasi, analgesik, membantu meringankan gigitan serangga, dan bersifat antiseptik.

Hammamelis Virginiana Witch Hazel Extract (Ekstrak Witch Hazel)

Ekstrak witch hazel memiliki komponen bioaktif utama seperti hammamelitannins (astringent dan antioksidan), catechin (anti-inflamasi dan antioksidan), serta gallic acid (antibakteri).

Hedera Helix (Ivy) Leaf/Steam Extract (Ekstrak Daun/Batang Ivy)

Memiliki sifat antibakteri, anti-jamur, anti-virus, dan merupakan astringent kuat. Namun, terkadang dapat bersifat menyensitisasi kulit.

Citrus Aurantifolia Juice (Jus Jeruk Nipis)

Mengandung Vitamin C, asam organik/natural AHA, dan antioksidan.

Citrus Aurantium Dulcis Orange Juice (Jus Buah Jeruk Manis)

Mengandung Vitamin C, asam organik/natural AHA, dan antioksidan.

Citrus Limon Juice (Jus Lemon)

Mengandung Vitamin C, asam organik/natural AHA, dan antioksidan.

Bahan Pelengkap dan Fungsinya:

  • Water: Pelarut dasar formulasi.
  • Glycerine: Pelarut, identik dengan kulit, humektan (menarik kelembapan).
  • Isohexadecane: Pelarut, emolien (melembutkan kulit).
  • Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, humektan.
  • Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif, membantu mengunci kelembapan, dan memberikan efek kulit yang licin serta halus.
  • Isopropyl Isostearate: Emolien yang melembutkan kulit.
  • Sorbitan Stearate: Pengemulsi dan emolien.
  • Cetyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental formula, dan penstabil emulsi.
  • Sucrose Polycottonseedate: Emolien, pengemulsi, dan kondisioner kulit.
  • Stearyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental formula, dan penstabil emulsi.
  • Carbomer: Agen pengental untuk formula.
  • Benzyl Alcohol: Pengawet.
  • Dimethiconol: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien dan pelembap, memberikan tekstur halus dan tidak berminyak.
  • Ethylparaben: Pengawet.
  • Sodium Hydroxide: Pengatur pH, bersifat basa.
  • Fragrance: Pewangi.
  • PEG-100 Stearate: Pengemulsi dan emolien.
  • Propyl Paraben: Pengawet.
  • Stearic Acid: Asam lemak yang berfungsi sebagai emolien, pengental formula, dan penstabil emulsi.
  • Titanium Dioxide: Umumnya digunakan sebagai agen tabir surya, namun dalam formulasi ini lebih berfungsi sebagai agen opacifier (menutup warna agar tidak transparan) dan penyerap minyak (oil absorbent/mattifier).
  • Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam agar kestabilan formula terjaga.
  • Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis yang membantu menciptakan tekstur gel.
  • Sucrose Cocoate: Pengemulsi dan humektan.
  • Cl 19140: Pewarna.
  • Cl 16035: Pewarna.

Kesimpulan

Olay White Radiance Light Perfecting Night Cream mengandung sekitar 20 bahan aktif utama yang berkontribusi dalam merawat kesehatan kulit dan mengatasi masalah kulit kusam.

Bahan-bahan yang mendukung skin radiance (kecemerlangan kulit) meliputi: niacinamide, glucosyl hesperidin, morus alba extract, Vitamin C (MAP), ekstrak tamarin, ekstrak apel, dan ekstrak jeruk bali.

Krim ini juga diperkaya dengan berbagai ekstrak botani yang memiliki kemampuan antioksidan dan anti-inflamasi.

Keunggulan lain dari produk ini adalah formulasi yang bebas alkohol dan bebas minyak (oil-free).

Namun, perlu diperhatikan potensi komedogenik dari beberapa bahan dalam formulasi:

  • Butylene Glycol (rating 1)
  • Dimethicone (rating 1)
  • Isopropyl Isostearate (rating 5)
  • Cetyl Alcohol (rating 3)
  • Stearyl Alcohol (rating 2)
  • PEG-100 Stearate (rating 1)
  • Stearic Acid (rating 2)

Penting untuk diingat bahwa rating komedogenik (skala 0-5) bersifat perkiraan dan efeknya dapat bervariasi pada setiap individu, tergantung pada keseluruhan formulasi dan kondisi kulit masing-masing. Oleh karena itu, rutinitas eksfoliasi atau pembersihan ganda (double cleanse) tetap disarankan untuk meminimalkan penumpukan komedo.

Produk ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung bahan seperti isopropyl isostearate, sorbitan stearate, peg-100 stearate, dan stearic acid.

Selain itu, produk ini mengandung dua jenis paraben. Bagi individu yang memiliki preferensi untuk menghindari paraben, mungkin perlu mempertimbangkan kembali penggunaan produk ini.

Artikel menarik Lainnya