Skincapedia.com – Ryoona Skin Fortifying Cleanser hadir sebagai solusi pembersih wajah yang lembut namun efektif, dirancang untuk membersihkan kotoran, minyak berlebih, dan sel kulit mati tanpa meninggalkan rasa kering atau tertarik. Dengan tekstur cream-to-foam yang unik, produk ini diklaim aman bahkan untuk kulit sensitif berkat formulasi bebas sulfate, alkohol, dan pewangi.
Produk ini diformulasikan secara khusus untuk tidak hanya membersihkan, tetapi juga memelihara kesehatan kulit. Keunggulan utamanya terletak pada kandungan bahan-bahan aktif seperti probiotik, asam amino, ceramide, dan hyaluronic acid. Kombinasi ini bekerja sinergis untuk menjaga kelembapan alami kulit serta memperkuat skin barrier, lapisan pertahanan terluar kulit yang krusial untuk melindungi dari berbagai ancaman eksternal.
|
|
| Ryoona Skin Fortifying Cleanser. Sumber: shopee |
Manfaat yang ditawarkan Ryoona Skin Fortifying Cleanser mencakup pembersihan wajah yang lembut, perlindungan skin barrier dari radikal bebas, serta hidrasi mendalam yang menjaga kulit tetap lembap. Dengan harga Rp 139.000 untuk kemasan 100ml, produk ini menawarkan nilai yang menarik bagi konsumen yang mencari pembersih wajah berkualitas.
Penjelasan Ingredients Ryoona Skin Fortifying Cleanser
Ingredients:
Aqua, Cocamidopropyl Betaine, Potassium Cocoyl Glycinate, Betaine, Cocamide DEA, Glycol Distearate, Lactobacillus / Hydrolyzed Collagen Ferment Filtrate Extract, Trehalose, Saccharide Isomerate, Potassium Cocoate, Hydroxypropyl Methylcellulose, Sodium PCA, Sodium Hyaluronate, Deoxyphytantril Palmitamide MEA, Ceramide 3, Cholesterol, Arginine, Hydrogenated Lecithin, Silver Oxide, Glycerin, Sodium Chloride, Phenoxyethanol, DMDM Hydantoin, Caprylic / Capric Triglyceride, Disodium EDTA, Citric Acid, Ethylhexylglycerin, Sodium Citrate, Phytic Acid.
Key Ingredients
Betaine.
Betaine adalah turunan gula yang diperoleh dari bit merah. Bahan ini dikenal memiliki kemampuan melindungi kulit (skin-protection) dan melembapkan (moisturizing). Keunikannya terletak pada fungsinya sebagai osmoprotektan, yang berperan penting dalam mengatur keseimbangan kadar air di dalam sel kulit, mencegah dehidrasi dari dalam.
Lactobacillus / Hydrolyzed Collagen Ferment Filtrate Extract.
Ekstrak fermentasi kolagen terhidrolisis ini memiliki beragam manfaat untuk kulit. Ia mampu meningkatkan elastisitas kulit, memberikan hidrasi yang mendalam, serta membantu mengurangi tampilan kulit yang kering, kasar, dan kusam. Selain itu, bahan ini juga memiliki efek menenangkan (soothing) dan mendukung kesehatan skin barrier. Lebih lanjut, ia berkontribusi dalam menjaga keseimbangan mikrobioma kulit, yang penting untuk pertahanan kulit dari ancaman luar.
Trehalose.
Trehalose adalah sejenis gula alami yang ditemukan pada berbagai tanaman, termasuk kaktus. Kemampuannya yang luar biasa dalam mengikat air menjadikannya agen pelembap yang efektif, mampu mempertahankan kelembapan kulit dalam jangka waktu yang lebih lama.
Saccharide Isomerate.
Bahan pelembap yang sepenuhnya berasal dari tumbuhan ini memiliki struktur yang mirip dengan karbohidrat yang secara alami terdapat pada lapisan terluar kulit. Saccharide Isomerate diklaim memiliki kemampuan unik untuk mengunci kelembapan kulit secara efektif, bahkan hingga 72 jam, menjadikannya salah satu pelembap terbaik di pasaran.
Sodium PCA.
Merupakan komponen yang identik dengan kulit (skin identical) dan termasuk dalam Natural Moisturizing Factor (NMF). Sodium PCA berperan penting dalam menjaga hidrasi kulit dan mendukung fungsi optimal dari skin barrier.
Sodium Hyaluronate.
Sebagai bentuk garam dari hyaluronic acid dengan berat molekul tinggi, Sodium Hyaluronate bekerja di permukaan kulit. Ia membentuk lapisan pelindung yang mencegah dehidrasi dan sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan skin barrier.
Ceramide 3.
Ceramide adalah komponen lipid alami yang menyusun sekitar 50% dari struktur kulit kita. Ceramide 3, sebagai salah satu jenis ceramide yang ada di kulit, memainkan peran vital dalam menjaga integritas skin barrier dan memastikan kulit tetap terhidrasi dengan baik.
Cholesterol.
Juga merupakan komponen skin identical dan emolien. Cholesterol adalah bagian integral dari skin barrier, berfungsi untuk melindungi kulit dari berbagai ancaman eksternal.
Arginine.
Asam amino semi-esensial ini adalah bahan yang identik dengan kulit dan dapat ditemukan secara alami pada berbagai sumber makanan. Arginine memiliki tiga manfaat utama: sebagai antioksidan kuat, humektan yang menarik kelembapan, dan pendorong kolagen. Selain itu, ia juga dapat membantu mengurangi sensasi menyengat yang terkadang muncul dari penggunaan lactic acid.
Silver Oxide,
Mengandung ion perak yang memiliki kemampuan antimikroba kuat. Bahkan dalam konsentrasi rendah, Silver Oxide efektif membunuh mikroorganisme dengan cara menembus sel bakteri dan mengganggu DNA mereka.
Agen surfaktan
Cocamidopropyl Betaine.
Termasuk dalam kategori surfaktan amfoterik, bahan ini berfungsi sebagai peningkat busa (foam booster) dan agen pembersih yang lembut dengan tingkat iritasi rendah. Meskipun disintesis, ia bersifat biodegradable dan ramah lingkungan.
Potassium Cocoyl Glycinate.
Merupakan surfaktan anionik yang sangat lembut, berbahan dasar asam amino glisin. Keamanannya untuk kulit sensitif menjadikannya pilihan yang baik, dan ia juga mampu mengurangi efek keras dari surfaktan lain.
Cocamide DEA.
Berfungsi sebagai foam booster dan ko-surfaktan. Bahan ini sering dikombinasikan dengan surfaktan anionik untuk meningkatkan kualitas busa dan efektivitas pembersihan.
Potassium Cocoate.
Dibuat dari 100% minyak kelapa dan sodium hydroxide, surfaktan ini menghasilkan busa yang melimpah dan memiliki daya bersih yang baik.
Bahan pelengkap
- Aqua, pelarut utama dalam formulasi.
- Glycol Distearate, berfungsi sebagai emolien, pengemulsi, dan pengental formula. Memberikan efek kilau atau pearly pada produk.
- Hydroxypropyl Methylcellulose, pengental alami yang juga berfungsi sebagai penstabil emulsi dan menjaga stabilitas busa.
- Deoxyphytantril Palmitamide MEA, berperan sebagai pengemulsi.
- Hydrogenated Lecithin, berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
- Glycerin, pelarut, humektan, dan bahan yang identik dengan kulit, membantu menarik dan menahan kelembapan.
- Sodium Chloride, pengental ionik yang meningkatkan viskositas produk.
- Phenoxyethanol, pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroba.
- DMDM Hydantoin, pengawet yang melepaskan sedikit formalin untuk menjaga produk dari kontaminasi.
- Caprylic / Capric Triglyceride, emolien yang memberikan rasa lembut pada kulit.
- Disodium EDTA, agen pengkelat yang menetralkan ion logam, menjaga kestabilan formula.
- Citric Acid, pengatur pH yang bersifat asam.
- Ethylhexylglycerin, peningkat efektivitas pengawet dan juga berfungsi sebagai humektan.
- Sodium Citrate, membantu mengatur tingkat pH formula agar sesuai.
- Phytic Acid, alternatif pengkelat yang lebih alami dibandingkan EDTA. Berbahan dasar alami dengan sifat antioksidan, ia menetralisir ion logam agar formula tetap stabil dan tahan lama.
Kesimpulan
✔️Ryoona Skin Fortifying Cleanser diformulasikan dengan empat agen surfaktan yang lembut, efektif membersihkan kotoran dan minyak tanpa membuat kulit terasa kering.
✔️ Diperkaya dengan 10 key ingredients yang sebagian besar bersifat humektan, produk ini sangat baik dalam menjaga kelembapan kulit dan mencegah rasa tertarik setelah mencuci muka.
✔️ Kandungan yang sangat baik untuk skin barrier meliputi probiotik, sodium pca, ceramide, cholesterol, sodium hyaluronate, dan saccharide isomerate.
✔️ Kehadiran silver oxide sebagai agen antibakteri menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit acne-prone dan membantu mencegah infeksi pada kulit.
✔️ Produk ini bebas dari alkohol, pewangi, paraben, dan sulfate, serta memiliki pH yang seimbang.
✔️ Sangat direkomendasikan untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.
✔️ Sebagai produk lokal, Ryoona Skin Fortifying Cleanser telah terdaftar di BPOM, menjamin keamanan dan kualitasnya.

