Skincapedia.com – The Ordinary “Buffet” adalah sebuah serum peptida multifungsi yang diformulasikan dengan kombinasi kompleks peptida canggih, probiotik, dan berbagai jenis asam hialuronat untuk mengatasi berbagai tanda penuaan pada kulit. Dengan harga sekitar Rp 250.000 untuk kemasan 30ml, serum ini menawarkan solusi komprehensif untuk kulit yang membutuhkan perawatan anti-penuaan.
Serum ini dirancang untuk memberikan efek peremajaan kulit secara menyeluruh, menargetkan garis halus, kerutan, serta meningkatkan kekencangan dan elastisitas kulit. Kombinasi bahan-bahan aktifnya bekerja sinergis untuk mendukung kesehatan kulit dari berbagai aspek.
|

|
| The Ordinary Buffer Multipeptide serum. Sumber: shopee |
Penjelasan Mendalam Mengenai Komposisi The Ordinary “Buffet”
Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):
Aqua (Water), Glycerin, Lactococcus Ferment Lysate, Acetyl Hexapeptide-8, Pentapeptide-18, Palmitoyl Tripeptide-1, Palmitoyl Tetrapeptide-7, Palmitoyl Tripeptide-38, Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetate, Acetylarginyltryptophyl Diphenylglycine, Sodium Hyaluronate Crosspolymer, Sodium Hyaluronate, Allantoin, Glycine, Alanine, Serine, Valine, Isoleucine, Proline, Threonine, Histidine, Phenylalanine, Arginine, Aspartic Acid, Trehalose, Fructose, Glucose, Maltose, Urea, Sodium PCA, PCA, Sodium Lactate, Citric Acid, Hydroxypropyl Cyclodextrin, Sodium Chloride, Sodium Hydroxide, Butylene Glycol, Pentylene Glycol, Acacia Senegal Gum, Xanthan Gum, Carbomer, Polysorbate 20, PPG-26-Buteth-26, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Trisodium Ethylenediamine Disuccinate, Ethoxydiglycol, Sodium Benzoate, Caprylyl Glycol, Ethylhexylglycerin, Phenoxyethanol, Chlorphenesin.
Bahan-Bahan Kunci dan Fungsinya:
Lactococcus Ferment Lysate.
Merupakan ekstrak probiotik yang berperan penting dalam mendukung pemulihan kulit, memperkuat fungsi lapisan pelindung kulit (skin barrier), dan merangsang produksi peptida antimikroba yang membantu kulit mempertahankan diri dari serangan eksternal.
Acetyl Hexapeptide-8 (Argireline).
Dikenal juga sebagai Argireline, bahan ini memiliki efek serupa dengan botoks, namun bekerja secara topikal. Diklaim efektif dalam mengurangi tampilan kerutan, terutama di area garis senyum (smile lines) dan kerutan di sekitar mata (crow’s feet). Studi menunjukkan bahwa aplikasi Argireline 10% di sekitar mata selama 15 hari dapat mengurangi kerutan hingga 17% dan meningkatkan kelembapan kulit secara signifikan.
Pentapeptide-18 (Leuphasyl).
Peptida ini, yang terdiri dari beberapa asam amino, bekerja dengan mekanisme yang berbeda namun memiliki tujuan serupa dengan Argireline, yaitu mengurangi kerutan. Ketika dikombinasikan dengan Argireline, efeknya menjadi lebih sinergis dalam merawat kulit yang berkerut.
Matrixyl 3000.
Terdiri dari dua peptida utama:
- Palmitoyl Tripeptide-1,
- Palmitoyl Tetrapeptide-7,
Duo peptida ini bertindak sebagai “cell communicator”, yang berarti mereka mengirimkan sinyal ke sel-sel kulit. Dibuat dari fragmen asam amino yang merupakan bagian dari kolagen alami kulit, bahan ini menipu kulit agar berpikir bahwa ada kerusakan kolagen dan memicu produksi kolagen baru. Ini adalah strategi cerdas untuk merangsang regenerasi kolagen kulit.
Palmitoyl Tripeptide-38 (Matrixyl Synthe’6).
Bahan ini diklaim mampu meningkatkan produksi enam komponen utama matriks kulit, yaitu kolagen tipe I, III, dan IV, fibronectin, asam hialuronat, dan laminin-5. Peningkatan produksi komponen-komponen ini berkontribusi pada pengurangan kerutan halus. Studi klinis menunjukkan bahwa aplikasi Matrixyl Synthe’6 2% setiap hari selama dua bulan dapat mengurangi kerutan hingga 31%.
Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetate (Syn-Ake).
Juga merupakan peptida dengan berat molekul rendah yang mudah menembus kulit. Bahan ini populer sebagai agen anti-penuaan karena efek “botox-in-a-jar”-nya, yang menargetkan kerutan, terutama di area garis senyum dan mata.
Acetylarginyltryptophyl Diphenylglycine (Relistase).
Peptida ini dirancang khusus untuk mengatasi kulit yang kendur dan menua. Cara kerjanya adalah dengan menghambat enzim elastase, yang bertanggung jawab merusak jaringan kolagen dan elastin, sekaligus menstimulasi produksi kolagen tipe 1.
Sodium Hyaluronate Crosspolymer.
Merupakan bentuk asam hialuronat dengan berat molekul sangat besar (high molecular weight) yang memiliki kemampuan luar biasa dalam menahan kelembapan, bahkan 3-5 kali lebih baik dibandingkan asam hialuronat biasa.
Sodium Hyaluronate.
Bentuk garam dari asam hialuronat yang juga memiliki berat molekul besar. Bahan ini bekerja di permukaan kulit, membentuk lapisan pelindung (protective barrier) yang mencegah dehidrasi dan menjaga kesehatan skin barrier.
Allantoin.
Senyawa alami yang memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan membantu mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.
Mengandung 11 Asam Amino Esensial:
- Glycine. Membantu meningkatkan elastisitas dan mengurangi tampilan kerutan.
- Alanine. Berkontribusi pada hidrasi kulit.
- Serine. Berfungsi sebagai pelembap dan humektan.
- Valine. Membantu menghidrasi kulit.
- Isoleucine. Berfungsi sebagai pelembap dan memperbaiki skin barrier.
- Proline. Menjaga elastisitas kulit dan membantu menyamarkan garis halus.
- Threonine. Membantu menghidrasi kulit.
- Histidine. Meningkatkan aktivitas antioksidan dan menenangkan kulit.
- Phenylalanine. Membantu meratakan warna kulit, khususnya pada penderita vitiligo.
- Arginine. Memperbaiki kerusakan jaringan kulit dan memperkuat skin barrier.
- Aspartic Acid. Meningkatkan tingkat hidrasi kulit dan mendukung kesehatan mikrobioma kulit.
Mengandung 7 Komponen Natural Moisturizing Factor (NMF):
- Trehalose. Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
- Fructose. Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
- Glucose. Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
- Maltose. Molekul gula yang berfungsi sebagai humektan.
- Urea. Identik dengan kulit, berfungsi sebagai humektan.
- Sodium PCA. Identik dengan kulit, berfungsi sebagai humektan.
- PCA. Identik dengan kulit, berfungsi sebagai humektan.
- Sodium Lactate. Bentuk garam dari asam laktat yang memiliki kemampuan humektan dan menjaga keseimbangan mikrobioma kulit.
Komponen NMF secara keseluruhan berperan penting dalam menjaga hidrasi, memperbaiki, dan melindungi lapisan terluar kulit.
Bahan Pendukung dalam Formulasi:
- Aqua (Water): Pelarut utama.
- Glycerin: Pelarut, identik dengan kulit, dan humektan yang baik.
- Citric Acid: Penyesuai pH yang bersifat asam.
- Hydroxypropyl Cyclodextrin: Agen pengkelat (chelating agent) dan penstabil, aman untuk kosmetik.
- Sodium Chloride: Pengental ionik untuk meningkatkan viskositas formula.
- Sodium Hydroxide: Penyesuai pH yang bersifat basa.
- Butylene Glycol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Pentylene Glycol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet, dan humektan.
- Acacia Senegal Gum: Pengental alami.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- Carbomer: Agen pembentuk gel untuk mengentalkan formula.
- Polysorbate 20: Pengemulsi.
- PPG-26-Buteth-26: Pengemulsi.
- PEG-40 Hydrogenated Castor Oil: Pengemulsi.
- Trisodium Ethylenediamine Disuccinate (EDDS): Agen pengkelat yang menetralkan ion logam agar tidak bereaksi dengan formula.
- Ethoxydiglycol: Pelarut, humektan, dan peningkat penetrasi bahan aktif ke dalam kulit, serta peningkat efikasi.
- Sodium Benzoate: Pengawet.
- Caprylyl Glycol: Emolien dan peningkat efektivitas pengawet.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan humektan.
- Phenoxyethanol: Pengawet.
- Chlorphenesin: Pengawet.
Kesimpulan Mengenai The Ordinary “Buffet”
✔️The Ordinary “Buffet” diperkaya dengan 13 bahan kunci yang dirancang untuk memerangi tanda-tanda penuaan, menjaga elastisitas dan kekencangan kulit, serta mencegah penuaan dini.
✔️Serum ini diklaim mengandung total 25% bahan aktif kunci.
✔️Formulasi peptida di dalamnya sangat kaya dan masing-masing bahan mengklaim memiliki kemampuan untuk mengurangi kerutan dalam persentase tertentu.
✔️Sangat direkomendasikan untuk kulit yang menunjukkan tanda-tanda kendur, matang (mature), kusam, dan kering.
✔️Dapat digunakan baik pada rutinitas pagi (AM) maupun malam (PM).
✔️Bebas alkohol, pewangi, paraben, silikon, dan minyak (oil-free).
Namun, perlu diperhatikan bahwa produk ini mengandung bahan yang berpotensi menimbulkan komedogenik:
- Sodium chloride (tingkat potensi komedogenik 5).
❗Produk ini tidak aman untuk penderita fungal acne karena mengandung bahan seperti Polysorbate-20 dan PEG-40 Hydrogenated Castor Oil.
✔️Mengingat banyaknya kandungan peptida dalam serum ini, disarankan untuk tidak mengaplikasikannya bersamaan dengan produk yang mengandung direct acid seperti glycolic acid, lactic acid (produk eksfoliasi), atau ascorbic acid. Hal ini untuk mencegah penurunan efikasi peptida akibat interaksi bahan.