Skincapedia.com – Moriganic Exposure Toner hadir sebagai solusi perawatan kulit yang komprehensif, diformulasikan secara khusus untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit seperti sel kulit mati, pori-pori tersumbat, tekstur kulit yang tidak merata, jerawat, dan komedo. Keunggulan utama produk ini terletak pada kombinasi bahan aktif yang kuat namun tetap lembut, menjadikannya pilihan menarik bagi para pencari kulit sehat.
Produk ini diperkaya dengan kombinasi AHA, BHA, Mugwort, dan Bakuchiol. Komposisi ini dirancang untuk bekerja sinergis dalam mengangkat sel kulit mati yang menumpuk, membersihkan pori-pori yang tersumbat, serta memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan. Lebih dari itu, Moriganic Exposure Toner juga diklaim efektif dalam penanganan masalah jerawat dan komedo, serta memberikan nutrisi dan kelembapan yang dibutuhkan kulit.
|
|
| Moriganic exfo toner. Sumber: shopee |
Manfaat yang ditawarkan oleh Moriganic Exposure Toner mencakup:
- Mengangkat sel kulit mati secara efektif.
- Mengatasi masalah pori-pori tersumbat yang dapat menyebabkan jerawat.
- Memperbaiki tekstur kulit agar terasa lebih halus dan lembut.
- Membantu mengatasi jerawat dan komedo yang membandel.
- Memberikan nutrisi penting untuk kesehatan kulit.
- Menjaga kelembapan kulit agar tidak kering.
- Merawat kulit yang sedang berjerawat, menenangkan iritasi.
Untuk penggunaan yang optimal, toner ini sebaiknya diaplikasikan setelah membersihkan wajah. Tuangkan secukupnya ke telapak tangan, lalu tepuk-tepuk secara lembut ke seluruh area wajah dan leher hingga produk meresap sempurna. Dianjurkan untuk menggunakannya setiap 2-3 hari sekali, khususnya pada malam hari, agar kulit memiliki waktu untuk beregenerasi.
Penjelasan Ingredients Moriganic Exfosure Toner
Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):
Aqua, mandelic acid, glycolic acid, Centella Asiatica extract, phenoxyethanol, artemisia capillaris extract, caprylyl/capric glucoside, polyglyceryl-10 Laurate, babassu oil polyglyceryl-4 Ester, ethylhexylglycerin, galactosyl salicylate, 1,2 hexanediol, polygonum cuspidatum root extract, scutellaria baicalensis root extract, Camellia Sinensis Leaf extract, glycyrrhiza Glabra root extract, chamomilla Recutita flower extract, rosmarinus officinalis Rosemary leaf oil, glyserine, butylene Glycol, disodium edta, citric acid, bakuchiol
Bahan Utama (Key Ingredients) dan Fungsinya:
Mandelic Acid
Termasuk dalam golongan Alpha Hydroxy Acid (AHA). Molekulnya yang lebih besar membuatnya lebih lembut dibandingkan Glycolic Acid, sehingga risiko iritasi lebih minim. Manfaat utamanya adalah membantu melancarkan proses regenerasi kulit, menghasilkan kulit yang lebih halus dan cerah, serta efektif dalam mengatasi jerawat.
Glycolic Acid
Merupakan jenis AHA yang paling banyak diteliti dan terbukti khasiatnya. Memiliki ukuran molekul terkecil di antara AHA lainnya, sehingga mampu menembus lapisan epidermis dengan lebih mudah. Ini menjadikannya salah satu AHA yang paling ‘kuat’ dalam eksfoliasi.
Centella Asiatica Extract (Cica Extract)
Ekstrak Cica dikenal mampu merangsang produksi kelembapan alami kulit, seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Sangat baik dalam membantu proses penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Selain itu, ekstrak ini juga memiliki kemampuan anti-inflamasi yang kuat.
Artemisia Capillaris Extract (Mugwort Extract)
Ekstrak Mugwort sangat bermanfaat untuk merawat kulit kering, iritasi, sensitif, dan rentan eczema. Ia melembapkan, menutrisi, serta melindungi kulit. Mampu menenangkan kulit yang gatal dan kemerahan, sekaligus mengurangi jerawat dan breakout. Kandungan antioksidan, Vitamin A (baik untuk regenerasi sel), dan Vitamin C (baik untuk mencerahkan dan melindungi kulit) juga melengkapi manfaatnya.
Polygonum Cuspidatum Root Extract (Japanese Knotweed Extract)
Tanaman herbal dari pengobatan Tiongkok ini merupakan salah satu sumber resveratrol, antioksidan kuat dari golongan polyphenolic. Mampu menghambat kerusakan DNA akibat radikal bebas dan mengurangi tanda-tanda iritasi pada kulit.
Scutellaria Baicalensis Root Extract (Skullcap Root Extract)
Akar Skullcap adalah tanaman herbal tradisional Tiongkok yang kaya akan Flavonoids seperti baicalin, baicalein, dan wogonin. Senyawa-senyawa ini memiliki potensi sebagai antioksidan dan agen anti-inflamasi.
Camellia Sinensis Leaf Extract (Green Tea Extract)
Ekstrak teh hijau memiliki komponen utama polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan, pelindung dari sinar UV, antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini dapat menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim yang membantu perbaikan DNA.
Glycyrrhiza Glabra Root Extract (Licorice Root Extract)
Akar manis populer sebagai bahan pencerah kulit yang aman. Komponen utamanya adalah glabridin (agen pencerah kulit) dan glycyrrhizin (agen anti-inflamasi).
Chamomilla Recutita Flower Extract (Chamomile Flower Extract)
Ekstrak bunga Chamomile mengandung senyawa aktif bisabolol yang bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin-soothing). Sangat baik untuk merawat kulit berjerawat, iritasi, dan sensitif. Juga mengandung senyawa antioksidan.
Rosmarinus Officinalis Rosemary Leaf Oil
Minyak esensial rosemary memiliki khasiat antioksidan dan anti-inflamasi yang potensial. Selain itu, ia juga memiliki sifat antibakteri, astringent, dan toning.
Galactosyl Salicylate
Berasal dari ekstraksi fermentasi bakteri atau ragi dari tumbuhan. Kombinasi galactose dan salicylic acid ini memiliki fungsi mirip BHA, yaitu keratolitik, anti-inflamasi, dan antimikroba. Ia juga berfungsi sebagai antiseborrheic (mengurangi kulit bersisik) namun dengan sifat melembapkan, sehingga tidak menyebabkan kulit kering seperti salicylic acid murni.
Bakuchiol
Senyawa alami yang ditemukan pada tanaman babchi. Meskipun berbeda dengan retinol, bakuchiol memberikan efek yang menyerupai retinol, sehingga sering disebut sebagai alternatif retinol yang lebih aman dan alami.
Bahan Pelengkap dan Fungsinya:
- Aqua: Air sebagai pelarut utama.
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga stabilitas produk.
- Caprylyl/Capric Glucoside: Surfaktan non-ionik berbahan dasar alami yang berfungsi sebagai pengemulsi.
- Polyglyceryl-10 Laurate: Pengemulsi yang membantu mencampurkan bahan-bahan yang tidak larut dalam air.
- Babassu Oil Polyglyceryl-4 Ester: Surfaktan non-ionik berbahan dasar alami (minyak babassu) yang juga berfungsi sebagai pengemulsi dan emolien.
- Ethylhexylglycerin: Penguat fungsi pengawet (preservatives booster) dan humektan.
- 1,2 Hexanediol: Pelarut, penguat pengawet, dan humektan.
- Glycerine: Pelarut, bersifat skin-identical, dan humektan yang menarik kelembapan ke kulit.
- Butylene Glycol: Pelarut, pengencer, penambah penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat yang menetralkan ion logam untuk menjaga kestabilan formula.
- Citric Acid: Pengatur pH produk agar sesuai dengan pH kulit, bersifat asam.
Kesimpulan Ulasan
✔️ MORIGANIC EXFOSURE TONER memiliki keunggulan dengan 11 bahan utama (key ingredients) yang difokuskan untuk rutinitas eksfoliasi. Kandungan utamanya meliputi AHA 4% (Mandelic Acid 2% + Glycolic Acid 2%) dan BHA 0,5%.
✔️ Varian BHA yang digunakan adalah turunan salicylic acid yang lebih lembut di kulit.
✔️ Diperkaya dengan kombinasi ekstrak tumbuhan seperti Mugwort, Cica, Japanese Knotweed, Skullcap, Chamomile, dan Green Tea yang membantu menenangkan kulit.
✔️ Kehadiran Bakuchiol memberikan manfaat anti-aging dan anti-jerawat.
✔️ Ideal digunakan untuk rutinitas malam hari (PM routine).
✔️ Formula bebas alkohol, pewangi, paraben, sulfat, dan minyak (oil-free).
✔️ Diklaim non-komedogenik.
❗ Perlu diperhatikan bahwa produk ini tidak fungal acne safe karena mengandung Polyglyceryl-10 Laurate.
✔️ Dianjurkan penggunaan 2-3 kali seminggu.
✔️ Cek harga? Sekitar Rp 80.000 untuk kemasan 100ml.
✔️ Cek promo terbaru di Official store.

