Skincapedia.com – Dalam dunia perawatan kulit yang terus berkembang, perlindungan dari sinar matahari menjadi garda terdepan untuk menjaga kesehatan dan penampilan kulit. Nivea, sebagai salah satu merek yang telah dikenal luas, kembali menghadirkan inovasi melalui produk terbarunya, Nivea Sun Triple Protect Acne Oil Control SPF 50 PA++++. Produk ini menjanjikan perlindungan menyeluruh, tidak hanya dari radiasi UV, tetapi juga dari paparan bluelight dan polusi, serta diklaim mampu mengontrol minyak berlebih pada wajah.
Produk ini diposisikan sebagai sunscreen harian yang menawarkan tiga lapis perlindungan canggih. Dengan kandungan Himalayan Salt, formulasi ini diklaim tidak menyumbat pori dan tidak menyebabkan jerawat, serta membantu kulit tampak matte selama delapan jam. Teksturnya yang ringan seperti serum diklaim cepat menyerap, menjaga kesehatan kulit wajah, dan memberikan hasil akhir yang tidak berminyak.
Berdasarkan hasil uji klinis, dengan penggunaan teratur.
Tiga manfaat utama yang ditawarkan adalah:
- Perlindungan kulit wajah dari bluelight, UVA/UVB, dan polusi.
- Mengandung Himalayan Salt yang tidak menyumbat pori.
- Kulit tampak matte selama delapan jam.
Berdasarkan hasil uji klinis, dengan penggunaan teratur.
Cara pemakaian produk ini cukup sederhana. Oleskan Triple Protect Oil Control serum secara merata ke seluruh wajah sebelum terpapar sinar matahari. Kandungan Himalayan Salt diklaim membantu menjaga kulit tetap terhidrasi tanpa menyumbat pori, sekaligus memberikan efek matte yang tahan lama.
Berdasarkan hasil uji klinis, dengan penggunaan teratur.
|
|
| Nivea Sun Triplecare Protect Acne Oil Control SPF 50 PA++++. |
Penjelasan Ingredients Nivea Sun Triplecare Protect Acne Oil Control SPF 50 PA++++
Daftar Lengkap Ingredients:
Aqua, homosalate, alcohol denat, butylmethoxydibenzoylmethane, ethylhexyl salicylate, octocrylene, distarch phosphate, dimethicone, phenylbenzimidazole sulfonic acid, behenyl alcohol, cetearyl alcohol, glycerine, methyl Propanediol, silica dimethyl silylate, phenoxyethanol, silica, isoamyl Laurate, dimethicone crosspolymer, sodium hydroxide, sodium stearoyl Glutamate, ethylhexylglycerin, trisodium EDTA, carbomer, acrylates c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer, mica, xanthan gum, glycyrrhiza inflata root extract, mineral salt, sodium chloride, cl77891, parfum
Bahan Utama (Key Ingredients)
Carnitine
Merupakan asam amino yang juga diproduksi oleh tubuh. Dalam skincare, carnitine berperan membantu proses metabolisme kulit, melancarkan regenerasi sel, meningkatkan level hidrasi, sekaligus mengurangi produksi sebum.
Glycyrrhiza inflata root extract
Dikenal sebagai ekstrak akar licorice khas Tiongkok, bahan ini memiliki sifat mencerahkan kulit (skin-brightening) dan anti-inflamasi. Mengandung senyawa antioksidan aktif bernama lichochalcone yang dapat memperkuat pertahanan kulit terhadap kerusakan akibat paparan sinar UV.
Mineral Salt (Himalayan Salt)
Terkenal sebagai Himalayan Salt, bahan ini kaya akan mineral yang bermanfaat untuk menutrisi dan menjaga level hidrasi kulit. Selain itu, ia juga membantu mengontrol minyak berlebih, sehingga membuat kulit tampak matte.
Agen Sunscreen
Homosalate
Berfungsi sebagai penyerap sinar UVB, namun kekuatannya terbatas dan tidak sepenuhnya stabil terhadap cahaya (photo-stable). SPF-nya dapat berkurang sekitar 10% dalam waktu 45 menit. Bahan ini juga membantu melarutkan agen sunscreen lainnya.
Butylmethoxydibenzoylmethane (Avobenzone)
Dikenal sebagai Avobenzone, agen sunscreen kimiawi ini merupakan salah satu yang paling umum digunakan. Ia efektif menyerap sinar UVA I dan UVA II. Namun, Avobenzone tidak sepenuhnya photo-stable dan dapat berkurang efektivitasnya hingga 36% dalam satu jam pemakaian.
Ethylhexyl Salicylate
Berfungsi sebagai filter UVB. Meskipun tergolong agen sunscreen yang lemah, bahan ini sangat stabil terhadap cahaya (photo-stable). Jika digunakan sendiri mungkin kurang efektif, namun dapat membantu melarutkan agen sunscreen lain dan meningkatkan stabilitasnya terhadap cahaya.
Octocrylene
Agen sunscreen kimiawi ini mampu menyerap sinar UVB dan UVA II. Cukup stabil terhadap cahaya (hanya berkurang sekitar 10% setelah 95 menit pemakaian). Octocrylene juga berperan menstabilkan agen sunscreen lain seperti Avobenzone, serta meningkatkan efek water-resistant agar perlindungan tidak mudah luntur akibat keringat.
Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid (Ensulizole)
Dikenal sebagai Ensulizole, agen sunscreen kimiawi ini larut dalam air, sehingga berkontribusi pada formula yang ringan. Merupakan pelindung UVB yang kuat dan cukup photo-stable. Konsentrasi maksimum yang diizinkan untuk bahan ini adalah 4-8%.
Bahan Pelengkap
- Aqua: Air, pelarut dasar formulasi.
- Alcohol Denat: Pelarut yang sangat baik, meningkatkan penetrasi bahan aktif, memiliki kemampuan mengontrol minyak yang kuat, dan bersifat antimikroba.
- Distarch Phosphate: Berfungsi mengurangi efek greasy dan lengket pada formula, sekaligus memiliki properti humektan (menarik kelembapan).
- Dimethicone: Jenis silikon yang berfungsi sebagai emolien semi-oklusif. Dapat mengunci kelembapan tanpa menghalangi kulit bernapas, melapisi kulit agar terasa halus dan licin, serta memberikan efek sementara untuk menyamarkan garis halus.
- Behenyl Alcohol: Alkohol lemak yang berfungsi sebagai emolien. Menambah kekentalan formula dan bertindak sebagai penstabil emulsi.
- Cetearyl Alcohol: Alkohol lemak yang juga berfungsi sebagai emolien, menambah kekentalan formula, dan menstabilkan emulsi.
- Glycerine: Pelarut, identik dengan kulit (skin identical), dan agen humektan.
- Methyl Propanediol: Pelarut, berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan agen humektan.
- Silica Dimethyl Silylate: Emolien yang menambah kekentalan formula dan bertindak sebagai penstabil emulsi.
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam produk.
- Silica: Pengental berbasis mineral yang juga berfungsi menyerap minyak berlebih.
- Isoamyl Laurate: Pengemulsi dan emolien yang berasal dari turunan gula dan asam lemak laurat.
- Dimethicone Crosspolymer: Jenis silikon yang menambah kekentalan formula dan menstabilkan emulsi. Sering dikombinasikan dengan dimethicone untuk menciptakan sensasi lembut, mudah diratakan, dan halus di kulit.
- Sodium Hydroxide: Pengatur pH yang bersifat basa.
- Sodium Stearoyl Glutamate: Agen pengemulsi.
- Ethylhexylglycerin: Peningkat efektivitas pengawet dan agen humektan.
- Trisodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam untuk menjaga kestabilan formula.
- Carbomer: Agen pengental yang membentuk gel.
- Acrylates C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer: Pengental sintetis yang membantu menciptakan formula bertekstur gel.
- Mica: Pewarna atau pigmen, yang juga dapat memberikan efek kilau.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
- Sodium Chloride: Garam yang berfungsi sebagai pengental ionik untuk menambah viskositas formula.
- Cl77891: Pigmen putih, yaitu Titanium Dioxide.
- Parfum: Pewangi.
Kesimpulan
✔️ Nivea Sun Triplecare Protect Acne Oil Control adalah sunscreen kimiawi murni yang diformulasikan dengan lima agen sunscreen.
✔️ Produk ini menawarkan perlindungan SPF 50 (melindungi kulit dari UVB hingga 98%) dan PA++++ (melindungi kulit dari UVA lebih dari 16 kali lebih lama dibandingkan tanpa perlindungan).
✔️ Dilengkapi dengan tiga bahan utama yang membantu merawat kesehatan kulit dan mengontrol minyak berlebih.
✔️ Bebas pewangi (fragrance-free).
✔️ Bebas paraben.
✔️ Bebas minyak (oil-free) dengan potensi komedogenik rendah.
- Dimethicone (terdapat dalam daftar bahan) umumnya dianggap aman dan memiliki potensi komedogenik rendah, sehingga dapat diabaikan bagi sebagian besar pengguna.
❗ Perlu diperhatikan bahwa produk ini mengandung alkohol denat di urutan kedua dalam daftar bahan, sehingga mungkin kurang cocok bagi individu yang sangat sensitif terhadap alkohol.
❗ Produk ini tidak sepenuhnya ramah untuk fungal acne karena mengandung isoamyl laurate.
Produk ini dibanderol dengan harga sekitar 60 ribuan rupiah.

