Generasi Z telah membentuk budaya minum kopi, di mana mereka menginginkan sajian mereka sejalan dengan gaya hidup dan citra diri mereka.
Banyak faktor yang menjadikan kopi sebagai minuman yang sangat sesuai untuk mereka nikmati setiap hari. Dengan mengutamakan kenyamanan dan kesehatan, berikut adalah alasan mengapa kopi begitu populer dan sangat disukai oleh generasi Z, sebagaimana dikutip dari Tastewise dan Perfect Daily Grind!
1. Kebutuhan untuk Fokus dan Suasana Hati Harian
Mengonsumsi kafein (setara dengan satu cangkir kopi) setiap empat jam dapat menghasilkan pola peningkatan suasana hati yang konsisten sepanjang hari dan berpotensi mengurangi stres.
Ini merupakan tren di mana mereka mencari kebahagiaan kecil untuk memperbaiki suasana hati sebagai sebuah ritual dan menjadikannya minuman khas yang dapat disesuaikan dengan selera pribadi, sekaligus menarik secara visual.Ã
Untuk waktu konsumsi, disarankan untuk memilih pagi hari karena kafein dapat meningkatkan dan mempertahankan konsentrasi dalam jangka waktu yang lama.
Penelitian tambahan juga menemukan bahwa aroma kopi dapat meningkatkan memori kerja, mempertajam konsentrasi, serta menambah energi fisik dan memperbaiki suasana hati.Ã
2. Pergeseran Tren
Generasi muda saat ini, khususnya generasi Z, telah beralih dari alkohol ke kafein seiring dengan berkembangnya budaya kesehatan. Peningkatan kesadaran dan pentingnya kebugaran mendorong mereka pada pola pikir yang memicu minat pada gerakan “sober curious” (penasaran dengan gaya hidup tanpa alkohol).
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan bahwa konsumsi alkohol di kalangan individu berusia 15 tahun ke atas relatif rendah, hanya 0,30 liter per kapita.
Angka ini telah mengalami penurunan signifikan dibandingkan dengan periode sebelum pandemi dan diperkirakan akan terus menurun.
3. Kebiasaan yang Lebih Sehat
Semakin banyaknya pilihan yang tidak hanya memperhatikan rasa, tetapi juga memberikan dukungan fungsional bagi kesehatan memudahkan generasi Z untuk mengganti alkohol dalam lingkungan sosial.
Mengingat popularitas dan kecenderungan generasi Z untuk memilih alternatif makanan dan minuman yang lebih sehat, banyak merek dan perusahaan kopi meluncurkan produk yang rendah gula, tanpa kafein, dan bebas susu.
Demikian pula, beberapa merek memanfaatkan peluang ini untuk mengambil keuntungan dari tren kopi hitam yang mencari pengalaman kopi yang lebih sederhana.
4. Media Sosial
Instagram, salah satu platform yang paling sering digunakan generasi Z, menjadikan pengalaman estetis sebagai prioritas utama bagi konsumen milenial maupun generasi Z.
Selain rasa, para pemilik kafe juga memprioritaskan pemandangan, kenyamanan, serta dekorasi untuk menarik banyak pengunjung. Kafe yang menarik di Instagram dan produk yang memikat secara estetika menciptakan “momen kopi” yang terkurasi dengan potensi viral yang besar.
Salah satu tren yang sukses adalah tren Dalgona Coffee Challenge pada tahun 2020 yang mendapat perhatian global. Tren ini menunjukkan bahwa minat pada minuman kopi dari rumah mendorong perusahaan untuk meningkatkan produksi kapsul kopi dan kopi instan sebagai pilihan DIY untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Media Tastewise melaporkan bahwa topik generasi Z mengenai Kopi di media sosial mengalami pertumbuhan sebesar 150%, sehingga dapat dikatakan bahwa peminum kopi generasi Z memiliki pengaruh besar terhadap bagaimana merek-merek kopi dan kafe di seluruh dunia tetap mengikuti tren.
Baca juga: Manfaat Minum Teh Serai Setiap Pagi
Nah, kamu sendiri termasuk pencinta kopi tidak?
