Skincapedia.com – Rutinitas setelah bangun tidur merupakan cerminan jujur dari kondisi psikologis seseorang.
Bagi sebagian orang, transisi ke fase terjaga sering kali memicu kecemasan. Namun, mereka yang memiliki ketangguhan dan ketenangan batin justru tahu cara menyiasatinya sejak awal hari.
Merangkum dari YourTango dan tulisan Lisa Miller, seorang psikolog klinis, dalam Cottonwood Psychology, orang yang memiliki mental tangguh dan tenang tidak membutuhkan jadwal yang muluk-muluk. Mereka hanya mengandalkan beberapa tindakan sederhana yang konsisten untuk mengirimkan sinyal pada otak bahwa mereka siap menghadapi hari.
Yuk, simak 5 kebiasaan pagi mereka.
1. Menyambut Cahaya Pagi

Alih-alih langsung terjebak dalam kepanikan pagi, orang yang bermental tangguh dan tenang terbiasa membuka tirai jendela atau melangkah keluar rumah sesaat setelah bangun tidur.
Kebiasaan menyapa matahari pagi ini membantu jam biologis tubuh untuk menyesuaikan diri serta mendukung suasana hati.
Berdasarkan studi dalam jurnal Sleep Health, paparan cahaya pagi hari dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik dan tingkat depresi yang lebih rendah.
Berdiri di dekat cahaya alami memberikan stimulasi positif pada sistem saraf untuk perlahan bangun sepenuhnya tanpa rasa cemas.
2. Minum Air Putih dan Menentukan Satu Fokus Utama

Sebelum menyentuh cangkir kopi, mereka yang tangguh dan tenang secara emosional memilih meminum segelas air putih terlebih dahulu sebagai kemenangan awal.
Penelitian dalam World Journal of Psychiatry menyebutkan bahwa minum air putih akan mengaktifkan saraf vagus yang mengontrol sistem istirahat tubuh sehingga membuat mereka lebih rileks dan tenang.
Setelah itu, mereka akan merumuskan satu pertanyaan penting: “Apa satu hal yang jika diselesaikan hari ini akan membawa kemajuan?”.
Dengan menentukan target yang spesifik dan realistis, mereka sedang melatih kepercayaan diri sebelum menghadapi keramaian luar.
Tugas yang selesai menjadi bukti nyata kepedulian mereka dengan hadir untuk diri sendiri sebelum memenuhi ekspektasi orang lain.
3. Bergerak Ringan

Baca juga: Rekomendasi Buku Bernuansa Dongeng Terbaik
Bagi orang dengan mental tangguh dan tenang, berolahraga atau sekadar melakukan peregangan selama lima menit di pagi hari bukan sekadar aktivitas fisik.
Pergerakan tubuh ini merupakan batasan sehat untuk menciptakan ruang personal sebelum hari menjadi bising oleh tuntutan luar.
Riset dalam Journal of Health Psychology menunjukkan bahwa melakukan stretching dapat meningkatkan rasa tenang sekaligus menangkal efek buruk dari respons stres (fight-or-flight) yang rentan terpicu di pagi hari.
4. Menulis Jurnal Apresiasi

Bahkan di tengah situasi yang menantang sekalipun, mereka yang bermental baja tetap meluangkan waktu untuk mencatat hal-hal positif di dalam hidup mereka.
Sebuah penelitian dalam jurnal Einstein (Sao Paulo) menemukan bahwa orang yang rutin menulis jurnal apresiasi merasakan tingkat syukur dan optimisme masa depan yang jauh lebih tinggi.
Aktivitas menulis ini mampu mengubah cara kerja otak untuk lebih jeli menangkap peluang baik, alih-alih fokus pada hal yang salah.
5. Sarapan

Orang dengan ketangguhan dan ketenangan mental yang tinggi memahami bahwa mereka tidak bisa meminta tubuh bekerja optimal jika berjalan dengan tangki kosong.
Oleh karena itu, mereka pantang melewatkan sarapan yang bermanfaat untuk menghilangkan stres akibat pengambilan keputusan saat otak masih dalam tahap pemanasan.
Sarapan teratur akan membantu menjaga suasana hati tetap stabil karena energinya terjaga.
Ketika kondisi fisik stabil, seseorang akan menjadi jauh lebih mudah untuk berpikir jernih serta mampu memberikan respons yang bijak daripada sekadar bereaksi impulsif saat menghadapi masalah.
Itulah beberapa kebiasaan pagi yang sering menjadi tanda bahwa seseorang memiliki mental yang tangguh dan tenang.
Dari kelima poin di atas, mana rutinitas pagi yang sudah mulai kamu lakukan untuk menguatkan mentalmu?
