Skincapedia.com – Memahami kandungan dalam produk perawatan kulit adalah kunci untuk memilih yang tepat, terutama bagi mereka yang berjuang melawan jerawat membandel. Acnaway Stubborn Acne Cream hadir sebagai solusi yang menjanjikan, dengan formulasi yang dirancang khusus untuk menuntaskan masalah jerawat yang sulit diatasi. Krim totol ini mengklaim mampu mematangkan jerawat hanya dalam waktu 24 jam, berkat kombinasi bahan aktif utamanya.
Produk ini diformulasikan dengan tiga bahan utama yang dikenal ampuh dalam memerangi jerawat: Sulfur 2%, Salicylic Acid 2%, dan Totarol 1%. Penggunaannya pun cukup sederhana, yakni setelah membersihkan wajah dan mengaplikasikan toner, krim ini dioleskan secara secukupnya pada area yang berjerawat. Penggunaan rutin diharapkan dapat membantu mengeringkan jerawat dan mencegah kemunculannya kembali.
|
|
| Acnaway Stubborn Acne Cream. Shopee |
Membongkar Tuntas Komposisi Acnaway Stubborn Acne Cream
Daftar Lengkap Bahan Aktif dan Pendukung
Water, cetearyl alcohol, propanediol, glyserine, glyseryl stearate, dimethicone, mandelic acid, cetyl alcohol, Propylene Glycol, salicylic acid, niacinamide, arginine, propanediol, glycereth-26, peg-100 stearate, peg-75 stearate, polyacrylate crosspolymer 6, Zinc PCA, triethanolamine, 1,2 hexanediol, sophora Angustifolia root extract, ceteth 20, stearateth-20, Alcohol, sulfur, allantoin, hexamidine Diisethionate, dextrin, cnidium moniferi fruit extract, caprylhydroxamic acid, sodium Hyaluronate, xanthan gum, acasia Senegal gum, glycyrrhiza Uralensis (Licorice) Root Extract, phellodendron Amurense Bark extract, iris Florentina root extract, totarol, Zinc sulfate, retinyl Palmitate, polyquaternium 73.
Fokus pada Bahan Utama (Key Ingredients)
Mandelic Acid
Sebagai salah satu jenis Alpha Hydroxy Acid (AHA), Mandelic Acid memiliki struktur molekul yang lebih besar dibandingkan Glycolic Acid. Hal ini membuatnya bekerja lebih lembut pada kulit, sehingga risiko iritasi menjadi lebih minim. Manfaat utamanya adalah membantu memperlancar proses regenerasi kulit, menghasilkan kulit yang tampak lebih halus dan cerah, serta secara efektif mengatasi masalah jerawat.
Salicylic Acid
Bahan aktif golongan Beta Hydroxy Acid (BHA) ini dikenal karena kemampuannya dalam mengikis sel kulit mati dan membersihkan pori-pori yang tersumbat. Sifatnya yang oil-control, anti-inflamasi, dan antibakteri menjadikannya pilihan ideal untuk perawatan kulit berjerawat.
Niacinamide
Dikenal juga sebagai Vitamin B3, Niacinamide memiliki berbagai manfaat, termasuk mencerahkan kulit (skin brightening). Ia berperan penting dalam memicu sintesis ceramide, yang krusial untuk menjaga kesehatan skin barrier. Selain itu, Niacinamide efektif dalam mengatur produksi sebum, meredakan peradangan (anti-inflamasi), serta melindungi kulit dari dampak buruk sinar UV dan blue light.
Arginine
Asam amino semi-esensial ini merupakan bagian dari komponen alami kulit (skin identical ingredients) dan dapat ditemukan dalam berbagai sumber makanan seperti biji labu, daging, dan susu. Arginine menawarkan tiga manfaat utama: sebagai antioksidan kuat, humektan yang mampu menarik dan menahan kelembapan, serta booster kolagen. Ia juga dapat membantu meredakan sensasi menggelitik yang terkadang muncul akibat penggunaan Lactic Acid.
Zinc PCA
Merupakan gabungan antara Zinc dan L-PCA. Zinc bekerja dengan menormalkan produksi sebum dan membatasi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Sementara itu, L-PCA adalah bagian dari Natural Moisturizing Factor (NMF) yang tidak hanya melembapkan kulit, tetapi juga meningkatkan efektivitas Zinc.
Sophora Angustifolia Root Extract
Dikenal juga sebagai ekstrak Ku Shen atau akar pahit, herbal tradisional Tiongkok ini memiliki khasiat mencerahkan kulit karena kemampuannya menghambat enzim tyrosinase. Ia juga bersifat anti-inflamasi, menenangkan kulit (skin soothing), serta anti-acne berkat aktivitas antibakteri spektrum luasnya.
Sulfur
Bahan ini memiliki kemampuan antijamur (anti-fungal), antibakteri, dan bersifat keratolitik. Sifat keratolitik hampir serupa dengan eksfoliasi, yaitu mampu menghilangkan keratin pada lapisan kulit terluar dan mengangkat sel kulit mati. Hal ini membantu jerawat matang lebih cepat dan mengelupas. Namun, perlu diperhatikan bahwa Sulfur dapat menimbulkan aroma yang kurang sedap, sensasi panas atau terbakar pada kulit, serta menyebabkan kulit menjadi kering.
Allantoin
Senyawa alami yang berasal dari tanaman Comfrey ini memiliki kemampuan menenangkan kulit (skin soothing), anti-inflamasi, dan membantu proses pemulihan luka.
Hexamidine Diisethionate
Bahan ini memiliki spektrum antibakteri yang luas dan efektif membersihkan kulit dari infeksi bakteri. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster).
Cnidium Monniferi Fruit Extract
Dikenal juga sebagai Osthole, ekstrak ini memiliki kemampuan antihistamin kuat (anti-alergi) sehingga baik untuk menenangkan kulit yang mengalami eksim, rosacea, atau psoriasis. Ia juga bersifat antibakteri dan anti-inflamasi.
Sodium Hyaluronate
Merupakan bentuk garam dari Hyaluronic Acid dengan ukuran molekul yang besar. Bekerja di permukaan kulit, Sodium Hyaluronate membentuk lapisan pelindung non-oklusif yang membantu mencegah penguapan air dari kulit (TEWL) dan menjaga integritas skin barrier.
Glycyrrhiza Uralensis (Licorice) Root Extract
Ekstrak akar manis ini populer sebagai agen pencerah yang aman. Komponen utamanya, Glabridin, berfungsi sebagai agen pencerah kulit, sementara Glycyrrhizin memiliki sifat anti-inflamasi.
Phellodendron Amurense Bark Extract
Ekstrak kulit kayu ini memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan ringan, dan antibakteri kuat yang mampu mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat.
Iris Florentina Root Extract
Dikenal sebagai Orris Root Extract, bahan ini mengandung komponen aktif seperti isoflavon glucoside, xanthones, dan decanoic acid. Orris Root Extract membantu mencegah aktivitas enzim yang merusak protein (kolagen dan elastin), memperkuat skin barrier, meningkatkan kelembapan alami kulit, serta mengurangi kerutan halus. Ia memiliki efek anti-aging dan anti-stress.
Totarol
Senyawa bioaktif yang diekstrak dari pohon totara ini memiliki kemampuan antibakteri terhadap bakteri Gram positif dan negatif, efektif melawan bakteri penyebab jerawat dan bakteri pada gigi. Totarol dikenal lembut, tidak mengiritasi, namun tetap efektif. Selain itu, Totarol memiliki kemampuan antioksidan yang kuat, tiga kali lebih poten dari Vitamin E, yang membantu melindungi kulit dari radikal bebas dan polusi, serta menjaga stabilitas formula dari oksidasi.
Zinc Sulfate
Memiliki manfaat oil-control dan astringent, serta sifat antibakteri. Sangat baik untuk merawat kulit berminyak yang rentan berjerawat.
Retinyl Palmitate
Merupakan ester dari retinol atau turunan Vitamin A. Meskipun tidak seefektif retinol dalam memberikan hasil yang cepat, Retinyl Palmitate lebih lembut dan aman untuk kulit sensitif, dengan efek samping yang lebih minim. Namun, prosesnya cenderung lebih lambat.
Polyquaternium 73 (Pionin™)
Bahan ini memiliki properti antibakteri, antijamur, anti-patogen, dan anti-melanin. Pada konsentrasi rendah (0.00002%), PIONIN® dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, Propionibacterium acnes. Pada konsentrasi 0.00001%, ia mampu menghambat 83% pembentukan melanin.
Bahan Pelengkap yang Mendukung Formulasi
- Water: Pelarut utama.
- Cetearyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emollient dan penambah kekentalan formula, serta penstabil emulsi.
- Propanediol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi bahan aktif, dan humektan.
- Glycerine: Pelarut, bahan yang identik dengan kulit (skin identical), dan humektan.
- Glyceryl Stearate: Berfungsi sebagai pengemulsi dan emollient.
- Dimethicone: Jenis silikon yang bertindak sebagai emollient semi-oklusif. Mampu mengunci kelembapan tanpa membuat kulit terasa berat, melapisi kulit agar terasa halus dan licin, serta sementara menyamarkan garis halus.
- Cetyl Alcohol: Lemak alkohol yang berfungsi sebagai emollient, penambah viskositas formula, dan penstabil emulsi.
- Propylene Glycol: Berfungsi sebagai pelarut, pengencer, peningkat penetrasi, dan humektan.
- Glycereth-26: Humektan dan emollient yang berasal dari gliserin.
- PEG-100 Stearate: Pengemulsi.
- PEG-75 Stearate: Pengemulsi.
- Polyacrylate Crosspolymer 6: Pengental sintetis.
- Triethanolamine: Pengatur pH (pH adjuster) yang bersifat basa.
- 1,2 Hexanediol: Pelarut, peningkat efektivitas pengawet (preservatives booster), dan humektan.
- Ceteth 20: Pengemulsi.
- Steareth-20: Pengemulsi.
- Alcohol: Pelarut yang sangat baik, membantu penyerapan formula dan bahan aktif. Memiliki sifat oil-control, astringent, dan antimikroba.
- Dextrin: Pengental alami.
- Caprylhydroxamic Acid: Pengawet.
- Xanthan Gum: Pengental alami.
Kesimpulan Mendalam Mengenai Acnaway Stubborn Acne Cream
Acnaway Stubborn Acne Cream membuktikan diri sebagai pilihan yang patut dipertimbangkan bagi individu yang menghadapi jerawat membandel. Dengan total 18 bahan utama yang diformulasikan secara strategis, krim ini menargetkan berbagai aspek masalah jerawat.
Kekuatan utamanya terletak pada kandungan 10 bahan aktif yang fokus pada aksi antibakteri dan anti-acne. Deretan bahan seperti Sulfur 2%, Salicylic Acid 2%, Totarol 1%, Zinc PCA, Sophora Angustifolia, Osthole, Hexamidine Diisethionate, Phellodendron Amurense, Zinc Sulfate, dan Pionin™ bekerja sinergis untuk memerangi bakteri penyebab jerawat.
Dibandingkan dengan produk sejenis seperti Acnaway Blemish Relief, varian Stubborn Acne Cream ini menawarkan konsentrasi agen antibakteri yang lebih tinggi, menjadikannya pilihan yang lebih kuat untuk kasus jerawat yang lebih persisten. Kehadiran Mandelic Acid juga berperan penting dalam melunakkan keratin dan sel kulit mati, memfasilitasi proses matangnya jerawat, pecah, dan mengelupas.
Untuk mencegah bekas jerawat yang seringkali mengganggu (PIH), formulasi ini diperkaya dengan Niacinamide, Licorice, dan Retinyl Palmitate. Sementara itu, Arginine dan Sodium Hyaluronate bersama dengan emollient lainnya memastikan kulit tetap terhidrasi dan tidak kering selama proses pengobatan jerawat.
Bagi yang sebelumnya mencoba Acnaway Blemish Relief namun belum mendapatkan hasil maksimal, beralih ke Acnaway Stubborn Acne Cream bisa menjadi langkah yang tepat.
Produk ini memiliki keunggulan bebas pewangi (no fragrance), paraben (no paraben), dan sulfat (no sulfate), serta bebas minyak (oil-free).
Namun, perlu dicatat beberapa potensi komedogenik dari bahan-bahan seperti cetearyl alcohol, dimethicone, triethanolamine, dan peg-100 stearate. Selain itu, kandungan alkohol pada urutan ke-24 perlu diwaspadai oleh individu yang sangat sensitif terhadap alkohol. Produk ini juga tidak sepenuhnya aman untuk fungal acne karena adanya glyceryl stearate, peg-100 stearate, dan peg-75 stearate.
Acnaway Stubborn Acne Cream dapat diperoleh di Shopee dengan harga sekitar 65 ribu rupiah. Hingga saat ini, produk ini belum tersedia di Tokopedia.

