Skincapedia.com – Airnderm Aesthetic Radiant Serum menawarkan solusi perawatan kulit yang komprehensif, tidak hanya fokus pada pencerahan tetapi juga efektif mengatasi masalah jerawat dan hidrasi. Keunggulan serum ini terletak pada formulasi bahan aktifnya yang dirancang untuk memberikan efek kulit glowing, terhidrasi, sekaligus menenangkan peradangan jerawat.
Serum ini diformulasikan dengan kombinasi Asam Salisilat dan Niacinamide, yang masing-masing memiliki peran penting. Asam Salisilat bertugas untuk eksfoliasi, membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori. Sementara itu, Niacinamide dikenal luas karena kemampuannya menghidrasi, melembapkan, dan mencerahkan kulit. Lebih dari itu, kedua bahan ini secara sinergis membantu dalam pengobatan kondisi jerawat, menjadikannya pilihan tepat bagi pemilik kulit berjerawat, bruntusan, komedo, kusam, hingga bekas jerawat.
Produk ini dibanderol dengan harga Rp 125.000 untuk kemasan 20ml.
|
|
| Airnderm Aesthetic Radiant Serum. Sumber: Shopee |
Detail Komposisi Airnderm Aesthetic Radiant Serum
Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):
Water, ethyl alcohol, propylene Glycol, niacinamide, butylene Glycol, phyllodendron amurense bark extract, glycolic acid, peg-60 hydrogenated Castor oil, salix Alba bark extract, Rehmania chinensis root extract, Melia azadirachta leaf extract, scutellaria baicalensis root extract, Houttuynia Cordata extract, glycine soja protein, lactobacillus/pear Juice ferment Filtrate, glyseryl caprylate, ethylhexylglycerin, o-cymen-5-ol, salicylic acid, triethanolamine, methylparaben, camphor.
Bahan Aktif Unggulan
Niacinamide (4%)
Niacinamide, dengan konsentrasi 4% dalam serum ini, tidak hanya berperan sebagai pencerah kulit (skin brightening) tetapi juga memiliki sifat anti-inflamasi dan mengatur produksi sebum. Berdasarkan penelitian, penggunaan niacinamide 4% selama 8 minggu terbukti mampu memperbaiki kondisi jerawat hingga 82%, menunjukkan efektivitas yang sedikit lebih baik dibandingkan dengan gel clindamycin 1%.
Phyllodendron Amurense Bark Extract
Ekstrak kulit pohon Amur Cork Tree ini memiliki khasiat anti-inflamasi, antioksidan ringan, dan antibakteri yang kuat. Kandungannya efektif dalam mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat, sehingga membantu mengendalikan breakout.
Glycolic Acid (2%)
Meskipun konsentrasi 2% tergolong sebagai mild exfoliant, Glycolic Acid tetap efektif dalam membantu proses eksfoliasi. Pada konsentrasi rendah, bahan ini juga berfungsi sebagai humektan dan membantu menjaga keseimbangan acid mantle kulit.
Salix Alba Bark Extract (Willow Bark Extract)
Ekstrak kulit pohon Willow ini kaya akan komponen aktif seperti flavonoid dan phenolic acid. Bahan ini memiliki kemampuan sebagai tonik, astringen, dan antiseptik, yang sangat bermanfaat untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat.
Rehmannia Chinensis Root Extract
Akar Rehmannia mengandung Vitamin A, B, C, asam amino, dan rehmaglitin. Senyawa-senyawa ini memiliki properti anti-inflamasi dan antijamur yang kuat. Selain itu, kandungan stachyose di dalamnya juga berperan sebagai pelembap kulit.
Melia Azadirachta Leaf Extract (Neem Leaf Extract)
Dikenal luas dalam pengobatan Ayurveda, ekstrak daun Neem memiliki kandungan antioksidan, antiseptik, anti-inflamasi, dan anti-jerawat. Bahan ini juga mendukung proses penyembuhan luka pada kulit.
Scutellaria Baicalensis Root Extract (Skullcap Root Extract)
Ekstrak akar Skullcap, tanaman herbal tradisional Tiongkok, kaya akan flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin. Senyawa-senyawa ini dikenal memiliki potensi antioksidan dan anti-inflamasi yang signifikan.
Houttuynia Cordata Extract
Ekstrak ini mengandung senyawa antioksidan seperti quercetin, quickercitrin, hyperoside, dan rutin, yang memberikan efek anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Selain itu, kandungan polisakarida di dalamnya (seperti galacturonic acid, galactose, rhamnose, arabinose, glucuronic acid, glucose, xylose, dan mannose) berfungsi sebagai humektan dan peningkat hidrasi kulit, menjaga kelembapan dan elastisitas.
Glycine Soja Protein (Soybean Protein)
Protein kedelai ini memiliki manfaat untuk menghaluskan dan melembutkan kulit. Selain itu, ia juga dapat menghambat pembentukan pigmentasi dengan cara memblokir transfer melanosome dari melanosit ke keratinosit.
Lactobacillus/Pear Juice Ferment Filtrate
Filtrat fermentasi jus pir ini mengandung AHA alami yang membantu meningkatkan regenerasi sel kulit, sekaligus memberikan hidrasi, serta menjaga keseimbangan acid mantle dan pH kulit.
o-Cymen-5-ol (Isopropyl Methylphenol)
Bahan ini merupakan agen antimikroba yang efektif menghambat perkembangbiakan bakteri, termasuk P. acnes, bahkan pada konsentrasi rendah.
Salicylic Acid (2%)
Sebagai BHA (Beta Hydroxy Acid), Salicylic Acid adalah agen eksfoliasi yang ampuh. Ia mampu menembus lapisan epidermis, membersihkan sumbatan pori, serta memiliki sifat anti-inflamasi, mengontrol minyak berlebih, dan antibakteri. Salicylic Acid juga bersifat keratolitik, yang membantu menghilangkan lapisan keratin dan sel kulit mati, menyempitkan saluran minyak, serta efektif mengurangi minyak, komedo, blackhead, jerawat, dan meratakan warna kulit.
Bahan Pelengkap
- Water
- Ethyl Alcohol: Berfungsi sebagai pelarut yang baik, penetration enhancer, astringen kuat, pengontrol minyak, dan antimikroba.
- Propylene Glycol: Berperan sebagai pelarut, pengencer, penetration enhancer, dan humektan.
- Butylene Glycol: Memiliki fungsi serupa dengan Propylene Glycol.
- PEG-60 Hydrogenated Castor Oil: Bertindak sebagai pengemulsi.
- Glyceryl Caprylate: Berasal dari gliserol dan asam lemak minyak kelapa, bahan alami ini memiliki properti emolien dan melembapkan. Ia juga berfungsi sebagai co-emulsifier dan pengawet.
- Ethylhexylglycerin: Meningkatkan efektivitas pengawet (preservative booster) dan bersifat humektan.
- Triethanolamine: Digunakan sebagai pengatur pH (pH adjuster) karena bersifat basa.
- Methylparaben: Berfungsi sebagai pengawet.
- Camphor: Komponen alami dengan aroma tajam dan sensasi dingin. Memiliki sifat antibakteri dan antijamur, namun terkadang dapat memicu sensitivitas pada kulit.
Kesimpulan Ulasan Airnderm Aesthetic Radiant Serum
✔️ Meskipun secara teknis mengandung AHA dan BHA, Airnderm Aesthetic Radiant Serum tidak dirancang sebagai serum eksfoliasi murni. Konsentrasi Glycolic Acid di bawah 4% membuatnya bekerja lebih lembut sebagai mild exfoliant dan humektan, aman untuk penggunaan harian.
✔️ Kombinasi 4% Niacinamide dan AHA (Glycolic Acid) dalam satu formula mungkin terdengar kontroversial, namun formulasi serum ini dipastikan telah diatur sedemikian rupa agar kedua bahan tersebut stabil dan aman digunakan bersamaan. Niacinamide memiliki stabilitas tinggi dan tidak mudah berubah menjadi Niacin dalam kondisi pH dan suhu normal, sehingga risiko Niacin flush sangat minim.
✔️ Serum ini mengandung total 12 bahan aktif yang tidak hanya berfokus pada mencerahkan kulit, tetapi juga secara efektif mengatasi berbagai masalah jerawat.
✔️ Produk ini memiliki klaim oil-free dan non-comedogenic, menjadikannya pilihan yang baik untuk kulit berminyak, berjerawat, kusam, berkomedo, dan bruntusan.
✔️ Pengguna akan merasakan efek cooling sensation saat aplikasi.
❗ Perlu diperhatikan bahwa produk ini mengandung alkohol. Pemilik kulit sensitif disarankan untuk melakukan tes tempel (patch test) terlebih dahulu.
❗ Serum ini tidak aman untuk fungal acne karena mengandung PEG-40 Hydrogenated Castor Oil dan Glyceryl Caprylate.
❗ Keberadaan Camphor juga berpotensi menimbulkan sensitivitas pada sebagian orang.
Tips Tambahan: Sebaiknya tetap berhati-hati saat mengombinasikan serum ini dengan produk eksfoliasi lain, retinol, atau benzoyl peroxide untuk menghindari iritasi.

