Skincapedia.com – Lidah buaya atau Aloe vera telah lama dikenal dan digunakan selama ribuan tahun untuk berbagai keperluan, mulai dari perawatan kulit dan rambut, pengobatan tradisional, hingga P3K dan konsumsi.
|
|
| Aloevera sudah terkenal manfaatnya. |
Gel atau daging dari tanaman lidah buaya mengandung lebih dari 75 komponen aktif yang telah teridentifikasi. Komponen-komponen ini meliputi vitamin, mineral, enzim, gula, senyawa fenolik seperti anthraquinones, lignin, saponin, sterol, asam amino, dan salicylic acid.
|
|
| Komponen aktif Aloevera. Ketuk untuk melihat lebih jelas. Sumber: ayujournal |
Kekayaan kandungan ini menjelaskan mengapa lidah buaya memiliki begitu banyak manfaat yang telah terbukti melalui penelitian. Oleh karena itu, ekstrak lidah buaya seringkali menjadi bahan utama dalam berbagai formulasi produk perawatan kulit, seperti pembersih, toner, serum, tabir surya, hingga krim wajah. Tren produk berbasis gel dengan kandungan utama ekstrak lidah buaya juga semakin populer karena kepraktisan dan kehigienisannya, ditawarkan oleh berbagai merek lokal maupun internasional.
Lalu, apa saja kegunaan spesifik dari aloe vera gel itu sendiri?
1. Pelembap (Moisturizer) dan Masker Wajah
Kandungan lignin, polisakarida, mucilage, dan asam amino dalam lidah buaya sangat efektif dalam melembapkan kulit yang kering. Gel ini dapat digunakan sebagai pelembap harian setelah mencuci muka, sebelum menggunakan tabir surya, atau bahkan sebagai sleeping mask semalaman.
2. Perawatan Kulit Terbakar Matahari (Sunburn/Sun Care)
Sifat antiinflamasi dan kandungan allantoin pada lidah buaya membantu meredakan gejala sunburn, seperti rasa panas, kemerahan, dan pengelupasan kulit akibat paparan sinar matahari berlebih.
3. Perawatan Rambut
Vitamin, asam amino, dan enzim dalam lidah buaya menutrisi rambut, menguatkan akar, serta mencegah rambut kering dan bercabang. Kandungan glycoprotein juga dipercaya dapat menyuburkan rambut, menyeimbangkan pH kulit kepala, dan mengurangi ketombe. Caranya, oleskan gel lidah buaya pada rambut kering dan bercabang, gunakan secukupnya setelah keramas, atau aplikasikan pada area kulit kepala yang berketombe.
4. Perawatan Kulit Tubuh (Body Care)
Gel lidah buaya dapat diaplikasikan ke seluruh tubuh seperti losion untuk memberikan kelembapan dan perawatan ekstra pada kulit.
5. Perawatan Setelah Bercukur (After-Shave Care)
Setelah bercukur, mengoleskan lidah buaya dapat membantu melembapkan dan melembutkan kulit, serta mempercepat penyembuhan luka gores kecil akibat pisau cukur.
6. Pertolongan Pertama pada Luka Ringan atau Luka Bakar
Gel lidah buaya efektif mendinginkan luka bakar ringan atau kulit yang terkena cipratan minyak panas. Selain itu, lidah buaya mengandung enam agen antiseptik, yaitu lupeol, salicylic acid, urea nitrogen, cinnamonic acid, phenol, dan sulfur, yang membantu mencegah infeksi. Kandungan allantoin, glycoprotein, dan glucomannan juga mempercepat proses penutupan dan pengeringan luka.
7. Efek Anti-Aging
Selain kaya antioksidan yang menetralisir radikal bebas dan mencegah penuaan dini, lidah buaya mengandung senyawa seperti Glucomannan, polysaccharide, mannose, dan gibberellin (hormon pertumbuhan). Senyawa-senyawa ini menstimulasi jaringan fibroblast untuk memproduksi kolagen dan elastin, sehingga menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.
8. Perawatan Jerawat (Acne Care)
Sifat antibakteri, antiinflamasi, dan astringent yang dimiliki lidah buaya sangat membantu dalam merawat kulit berjerawat.
Sebagai informasi tambahan, meskipun jarang terjadi, gel lidah buaya berpotensi menimbulkan reaksi alergi seperti gatal, rasa cekit-cekit, dan panas, terutama karena kandungan aloin dan barbaloin di dalamnya.
Setelah mengetahui beragam manfaat lidah buaya, kini Anda dapat memilih produk gel lidah buaya yang paling sesuai dengan kebutuhan kulit dan anggaran Anda.
Sumber referensi:
https://www.ayujournal.org/article.asp?issn=0974-8520;year=2012;volume=33;issue=2;spage=193;epage=196;aulast=Gupta


