Skincapedia.com – Aulia Beauty Vit B3 Serum hadir sebagai solusi perawatan kulit yang menjanjikan, diklaim mengandung 90% bahan natural. Serum vitamin B3 ini diformulasikan untuk membantu mengangkat sel kulit mati, mengatasi noda bekas jerawat, serta memudarkan pigmentasi. Dengan penggunaan rutin, produk ini diharapkan dapat membuat warna kulit tampak lebih cerah dan lembut.
|
|
| Aulia Beauty Vit B3 Serum. Sumber: shopee |
Nomor Notifikasi BPOM untuk produk ini adalah NA18201901810. Dengan harga sekitar Rp35.000 untuk kemasan 15ml, serum ini menawarkan formulasi yang cukup terjangkau.
Penjelasan Ingredients Aulia Beauty Vit B3 Serum
Daftar Lengkap Bahan (Ingredients):
Aqua, niacinamide, glyserine, isoceteth 20, anona cherimola fruit extract, Centella Asiatica extract, ethoxydiglycol, Zinc PCA, propanediol, chamomila recutita flower extract, phenoxyethanol, Tranexamic acid, ascorbyl glucoside, arisema amurense extract, xanthan gum, disodium edta, ethylhexylglycerin, Citrus medica limonum lemon fruit oil, 1,2 hexanediol, polygonum cuspidatum root extract, scutellaria baicalensis root extract, sodium Citrate, Camelia sinensis leaf extract, glycyrrhiza Glabra root extract, rosmarinus officinalis leaf extract, phenyl propanol, sodium dehydoacetae, citric acid.
Kandungan Utama (Key Ingredients) dan Manfaatnya:
Niacinamide (Vitamin B3)
Merupakan vitamin B3 yang memiliki banyak manfaat untuk kulit. Niacinamide berperan sebagai pencerah kulit (skin brightening), membantu meningkatkan sintesis ceramide untuk memperkuat lapisan pelindung kulit, serta mengatur produksi sebum sehingga efektif untuk mengatasi masalah kulit berminyak dan berjerawat. Sifat anti-inflamasinya juga membantu menenangkan kulit dan mengurangi kemerahan. Selain itu, niacinamide juga memberikan perlindungan terhadap efek buruk radiasi UV dan bluelight.
Anona Cherimola Fruit Extract
Ekstrak dari buah cerimoya, yang masih berkerabat dekat dengan buah srikaya. Bahan ini berfungsi sebagai antioksidan kuat dan kaya akan vitamin C. Manfaatnya meliputi pencegahan penuaan dini dan membantu meratakan warna kulit.
Centella Asiatica Extract (Cica Extract)
Ekstrak cica dikenal luas karena kemampuannya memicu produksi kelembapan alami kulit, seperti glycosaminoglycans dan hyaluronic acid. Sangat efektif dalam membantu proses penyembuhan luka, termasuk luka bakar, dengan cara meningkatkan aktivitas antioksidan dan sintesis kolagen. Cica juga memiliki sifat anti-inflamasi yang baik untuk menenangkan kulit.
Zinc PCA
Merupakan kombinasi antara Zinc dan L-PCA. Zinc memiliki peran penting dalam menormalkan produksi sebum dan membatasi perkembangan bakteri penyebab jerawat. Sementara itu, L-PCA adalah Natural Moisturizing Factor (NMF) yang tidak hanya melembapkan kulit tetapi juga meningkatkan efektivitas Zinc.
Chamomilla Recutita Flower Extract
Ekstrak bunga chamomile memiliki komponen utama bisabolol yang bersifat anti-inflamasi dan menenangkan kulit (skin-soothing). Sangat cocok untuk merawat kulit yang berjerawat, iritasi, dan sensitif. Ekstrak ini juga mengandung senyawa antioksidan seperti matricine, apigenin, dan liteolin yang membantu menetralisir radikal bebas dan polusi.
Tranexamic Acid
Merupakan agen pencerah kulit generasi baru yang sering digunakan untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi seperti melasma (flek akibat perubahan hormonal) dan bekas luka atau jerawat yang membandel (Post-Inflammatory Hyperpigmentation/PIH). Cara kerjanya adalah menghambat aktivitas enzim tyrosinase dan mencegah transfer melanosome dari melanosit ke keratinosit, sehingga mengurangi pembentukan melanin.
Ascorbyl Glucoside
Ini adalah turunan dari Vitamin C yang sangat stabil dan mudah diformulasikan. Ascorbyl Glucoside mudah diserap kulit dan diubah menjadi vitamin C murni. Manfaatnya meliputi sifat antioksidan, mencerahkan kulit, dan merangsang produksi kolagen.
Arisaema Amurense Extract
Dikenal juga sebagai ekstrak cobra lily. Ekstrak ini mengandung berbagai komponen seperti alkaloid, fenol, terpenoid, flavonoid, lektin, saponin, glikosida, triterpenoid, dan stigmasterol. Memiliki kemampuan mencerahkan kulit dengan cara menghambat produksi melanin dan melindungi kulit dari paparan sinar UV. Selain itu, juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur.
Citrus Medica Limonum Lemon Fruit Oil
Minyak esensial lemon ini memiliki kemampuan antiseptik, menyegarkan (toning), membersihkan (clarifying), dan meningkatkan sirkulasi darah di bawah kulit (circulation boost). Mengandung komponen aktif seperti limonene, linalool, dan citral yang merupakan pewangi alami dan terkadang dapat bersifat sensitizing. Komponen aktif ini juga membantu penyerapan formula ke dalam kulit (penetration enhancer).
Polygonum Cuspidatum Root Extract
Merupakan ekstrak dari tanaman herbal Jepang yang dikenal sebagai Japanese Knotweed. Tanaman ini adalah sumber resveratrol, sebuah antioksidan kuat dari golongan polifenol. Manfaatnya adalah menghambat kerusakan DNA akibat radikal bebas dan mengurangi tanda-tanda iritasi pada kulit.
Scutellaria Baicalensis Root Extract
Ekstrak akar Skullcap, tanaman herbal tradisional Tiongkok. Mengandung flavonoid seperti baicalin, baicalein, dan wogonin, yang memiliki potensi sebagai antioksidan dan agen anti-inflamasi.
Camellia Sinensis Leaf Extract
Ekstrak teh hijau ini kaya akan polifenol. Manfaatnya meliputi sifat antioksidan, perlindungan terhadap sinar UV, antikarsinogenik, dan anti-inflamasi. Senyawa ini dapat menghambat kerusakan DNA dan mengaktifkan enzim yang membantu perbaikan DNA.
Glycyrrhiza Glabra Root Extract
Ekstrak akar manis (licorice) populer sebagai bahan pencerah yang aman. Komponen utamanya adalah glabridin sebagai agen pencerah kulit dan glycyrrhizin sebagai agen anti-inflamasi.
Rosmarinus Officinalis Leaf Extract
Ekstrak rosemary mengandung asam rosmarinic, flavonoid, asam fenolat, dan diterpen. Memiliki khasiat antioksidan dan anti-inflamasi yang potensial, serta sifat antibakteri, astringen, dan toning.
Bahan Pelengkap (Pendukung Formulasi):
- Aqua: Basis utama formulasi.
- Glycerine: Pelarut, bersifat identik dengan kulit (skin identical), dan humektan yang menarik kelembapan.
- Isoceteth 20: Pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air.
- Ethoxydiglycol: Pelarut, meningkatkan efikasi bahan aktif, dan berfungsi sebagai penguat pengawet (preservatives booster).
- Propanediol: Pelarut, membantu penyerapan bahan aktif ke dalam kulit (penetration enhancer), dan humektan.
- Phenoxyethanol: Pengawet untuk menjaga stabilitas produk.
- Xanthan Gum: Pengental alami yang memberikan tekstur pada produk.
- Disodium EDTA: Agen pengkelat (chelating agent) yang menetralkan ion logam agar tidak mengganggu kestabilan formula.
- Ethylhexylglycerin: Penguat pengawet dan humektan.
- 1,2 Hexanediol: Pelarut, penguat pengawet, dan humektan.
- Sodium Citrate: Membantu mengatur tingkat pH formula.
- Phenyl Propanol: Pewangi (perfuming), pelarut, dan penguat pengawet.
- Sodium Dehydroacetate: Pengawet.
- Citric Acid: Penyesuai pH (pH adjuster) yang bersifat asam.
Kesimpulan Mengenai Aulia Beauty Vit B3 Serum
Aulia Beauty Vit B3 Serum menawarkan kombinasi yang kaya dengan 14 bahan utama yang berfokus pada pencerahan kulit, antioksidan, dan anti-inflamasi.
- Bahan-bahan yang berkontribusi pada pencerahan kulit meliputi: niacinamide, ekstrak buah cerimoya, tranexamic acid, ascorbyl glucoside, dan ekstrak arisaema.
- Untuk kontrol minyak dan penanganan jerawat, serum ini dilengkapi dengan Zinc PCA.
- Produk ini juga diperkaya dengan BSASM, sebuah kompleks yang terdiri dari 7 ekstrak botani (termasuk Centella Asiatica, teh hijau, skullcap, Japanese knotweed, rosemary, dan licorice). Kombinasi ini memberikan manfaat antioksidan, anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan melembapkan.
Serum ini diformulasikan tanpa alkohol, pewangi tambahan (fragrance), dan paraben. Klaimnya juga mencakup formula bebas minyak (oil-free), non-komedogenik, dan aman untuk fungal acne. Produk ini memiliki periode setelah dibuka (PAO) selama 12 bulan.

